Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Pulang Sekolah


__ADS_3

Tak terasa sudah seminggu Brian dan Marvel menimbah ilmu di sekolah baru mereka, kedua bocah itu tak hanya belajar tapi juga mendapat banyak teman baru untuk di ajak bermain bersama.


Seperti saat ini bel pulang sekolah pun berbunyi membuat semua murid-murid bersorak senang.


"Yes pulang" ucap Rasya teman Brian dan Marvel.


"Anak-anak sebelum pulang jangan lupa kita berdoa dulu ya" ucap bunda Aira.


"Baik bunda" jawab mereka semua.


Salah satu murid yang bernama Ilham maju ke depan untuk memimpin doa, semua nya mulai berdoa bersama. Selesai berdoa semuanya berebutan menyalami punggung tangan bunda Aira.


"Hati-hati ya anak-anak" ucap bunda.


Brian dan Marvel berjalan ke arah parkiran, kali ini yang menjemput kedua bocah itu adalah sopir keluarga Nicko, karena mom Nisa hari ini tak dapat menjemput kedua bocah itu karena sedang kedatangan sang sahabat.


"Pak Jon kok mommy gak jemput kita" tanya Brian menghampiri sopir yang bernama Joni.


"Iya den, ibu lagi ada tamu jadi gak bisa jemput" ucap pak Joni.


"Tamu nya siapa pak Jon" tanya Marvel kepo.


"Bu Sisi sama non Sheila den" ucap pak Joni.

__ADS_1


Berhasil membuat Brian senang mendengarnya, dengan cepat Brian mengajak pak Joni dan juga Marvel masuk ke dalam mobil karena ia tak sabar ingin bertemu dengan gadis kecilnya itu.


Marvel memang setiap pulang sekolah selalu ikut ke rumah Brian begitu pun dengan Maura, karena mereka merasa bosan di rumah hanya berdua dan para pekerja, oleh karena itu Erik dan Nara membiarkan mereka ke rumah sang adik sepulang sekolah agar memiliki teman dan akan di jemput ke dua orang tuanya sore nanti.


"Sudah siap den" tanya pak Joni.


"Sudah pak Jon" jawab Brian dan Marvel bersama.


Mobil itu pun keluar dari gerbang sekolah kedua bocah itu, mobil itu membelah jalan raya sesekali Brian dan Marvel mengobrol tentang keseruan di sekolah hari ini.


30 menit kemudian, mobil yang di kendarai pak Joni memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu dan mobil pun berhenti tepat di depan pintu utama.


"Ayo kita turun" ajak Brian.


Mereka pun turun lalu masuk ke dalam rumah besar itu, suara cadel gadis kecil yang Brian rindukan pun terdengar sangat jelas di telinga kedua bocah itu.


"Wa alaitum alam tata" jawab gadis kecil yang ber kuncir dua sedang duduk di karpet bulu dengan boneka barbie miliknya.


"Dek kamu kok sendiri mommy mana" tanya Brian.


"Mama ama omy Isa agi uat ue tata(mama sama mommy Nisa sedang buat kue kaka)" jawab gadis kecil itu menyalami tangan Brian dan Marvel bergantian.


"Ata omy Isa atu di ulu ungu tata Blian ama tata Alvel(kata mommy Nisa aku di suruh tunggu kaka Brian dan Kaka Marvel)" ucap gadis kecil itu lagi.

__ADS_1


"Ya udah ayo kita ke dapur liat mommy" ajak Brian mengandeng tangan gadis kecil di ikuti oleh Marvel juga.


Gadis kecil itu adalah Sheila yang sekarang sudah berumur 2 tahun 3 bulan, gadis kecil itu tumbuh dengan cantik dan mengemaskan apa lagi dengan suara cadel nya membuat siapa saja tak tahan utuk tidak mencubitnya.


"Assalamualaikum mommy, tante Sisi" ucap Brian dan Marvel.


"Waalaikumsalam sayang, dah pulang" ucap Nisa, Brian dan Marvel pun mendekat untuk salim.


"Gimana belajarnya di sekolah sayang" tanya Nisa.


"Seru banget mom, apa lagi kita banyak teman baru, iya kan Marvel" ucap Brian.


"Ia onty, seru banget deh" timpal Marvel.


"Ganti baju dulu ya, nanti kita makan siang bareng" ucap mom Nisa yang di angguki oleh kedua bocah itu.


"Dek, kaka ganti baju dulu ya" ucap Brian dengan lembut.


"Ia tata(iya kaka)" jawab gadis kecil itu tersenyum manis.


Brian dan Marvel pun pergi ke kamar Brian untuk berganti pakaian, sekolah dengan pakaian rumah mereka, kemudian kembali lagi untuk makan siang bersama.


Bersambung....

__ADS_1


**Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya selesai baca.


Jangan lupa mampir ke cerita si kembar ya guys**,,,


__ADS_2