Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Menginterogasi


__ADS_3

Setelah membisikkan sesuatu di telinga bocah kecil itu, Leo tersenyum senang melihat si kecil Brian turun dari atas sofa.


"Adeh ela atu elual ulu ya(adek Sheila aku keluar dulu ya)" ucap si kecil Brian mengelus pipi bayi cantik itu.


Kaki mungil Brian berjalan keluar dari ruangan Leo, tujuannya saat ini adalah pergi ke ruangan daddy nya, bocah kecil itu menaruh sebelah tangannya di saku celananya layaknya orang dewasa.


Brian yang hendak mendorong pintu ruangan itu tiba-tiba menjadi bingung kok pintunya gak bisa di buka.


"Dy, edyy uka intu yaa dyy(dy, daddy buka pintunya dyy)" teriak Brian dari luar


Baakk.. Bbakk..


Terdengar suara gedoran pintu dari luar sangat nyaring terdengar di telinga ke dua pasangan suami istri itu.


"Mas, udahan nanti di lanjut di rumah lagi, kasian adek di luar" ucap Nisa


"Dikit lagi sayang" ucap Nicko


Sedangkan si kecil Brian tak henti-hentinya menggedor pintu dari luar, merasa tidak mendengar suara ke dua orang tuanya bocah kecil itu kembali lagi ke ruangan Leo.


"Om Yeo to edy ama omy ga utain entu yaa buat atu(Om Leo kok daddy sama mommy gak bukain pintu buat aku)" ucap si kecil Brian

__ADS_1


"Brian terus ketok pintu ruangan daddy ya" ucap Leo


"Uda de atu oba etup intu uanan edy agi(udah deh aku coba ketuk pintu ruangan daddy lagi)" ucap si kecil Brian kembali keluar


Bbrrakk,, bbraakk..


Suara gedoran pintu kembali terdengar lagi setelah tadi sudah terdiam, Nicko dengan terpaksa menyudahi kegiatannya karena sang putra terus menggedor pintu ruangan.


Nisa merapikan pakaiannya yang berantakan karena ulah sang suami, lalu keluar terlebih dahulu sedangkan Nicko masuk ke kamar mandi untuk menuntaskan yang tertahan.


Cllekk...


Pintu ruangan Nicko terbuka dan Nisa melihat putranya sedang berdiri di depan dengan wajah kesal tapi terlihat lucu di mata Nisa.


Bocah kecil itu berjalan masuk dan melihat seisi ruangan itu tapi tak mendapatkan sang daddy, tak lama kemudian Nicko keluar dari kamar yang ada di ruangannya.


"Boyy.." panggil Nicko


"Edy ama omy agi apa ci ama anet uka itu yaa(daddy sama mommy lagi apa sih, lama banget buka pintunya)" ucap bocah kecil itu dengan ke dua tangannya berada di dadanya.


"Kita gak ngapa-ngapain kok boy" ucap Nicko

__ADS_1


"Edy ama omy oong, ata om Yeo intu uanan edy i unci(Daddy sama mommy bohong, kata om Leo pintu ruangan daddy di kunci)" ucap bocah kecil itu masi dengan menginterogasi ke dua orang tuanya


"Adeh Sheila di mana boy" ucap Nicko mengalihkan pertanyaan


"Adeh agi anya ama edy(adek lagi nanya sama daddy)" ucap bocah kecil itu lagi


"Gak boy,, daddy tadi beneran kerja kok dan mommy temanin daddy kan kamu kabur lagi ke ruangan om Leo" ucap Nicko masi mencari alasan


"Edy ati ium-ium omy tan(daddy pasti cium-cium mommy kan)" ucap bocah kecil itu


Membuat Nicko menggaruk kepalanya yang tidak gatal, putra kecilnya itu selalu saja tau apa yang akan ia lakukan pada sang istri.


"Ia tan myy, edy ati ium-ium omy(iya kan myy, daddy pasti cium-cium mommy)" ucap bocah kecil itu lagi


Nisa dengan cepat mengajak putranya pergi ke ruangan Leo di mana Sisi berada.


"Sayang kita liat adek Sheila yuk" ajak Nisa


"Yo omyy" ucap Brian antusias, seolah-oleh menginterogasi ke dua orang tuanya terlupakan sudah.


Bersambung...

__ADS_1


Like, komen sama Vote ya,, biar makin semangat up nya...


__ADS_2