
Clekk...
Nisa melihat sang suami yang hendak masuk ke dalam kamar mandi, Nicko melihat ke arah pintu yang terbuka.
"Ada apa sayang" tanya Nicko
"Adek ikut ngantar kaka ke sekolah mas" ucap Nisa
"Apa, kok bisa" tanya Nicko
"Iya mas kata bibi" ucap Nisa
Sedangkan dalam perjalanan pulang pak sopir di buat pusing oleh putra dari majikannya itu. Pasalnya bocah kecil itu minta mampir di pinggir jalan melihat penjual bubur ayam.
"Pa ita atan ubul ayam yo(pak kita makan bubur ayam yok)" ajak si kecil Brian
"Di bungkus aja ya den, bapak haru cepat balik mau antar tuan ke kantor" ucap pak sopir
"Api atu au ya atan di ini pa(tapi aku mau nya makan di sini pak)" ucap bocah kecil itu
Pak sopir menggaruk kepalanya yang tidak gatal, mau tidak mau ia meng iyakan permintaan bocah kecil itu.
Pak sopir keluar dari mobil bersama bocah kecil itu, lalu duduk di bangku yang sudah di siapkan untuk para pembeli.
"Pa, ita esan ubul yaa ua ya(pak, kita pesan bubur nya dua ya)" ucap Brian
Pak penjual melihat bocah kecil itu, lalu melihat ke arah sang sopir, pak sopir yang di tatap seperti itu mengerti lalu ia mengatakan kalau ini anak majikannya.
Tak lama kemudian bubur ayam pesanan Brian dan pak sopir datang.
__ADS_1
"Pa ubul ayam ya enat ya(pak bubur ayam nya enak ya)" ucap bocah kecil itu
"Iya den enak" ucap pak sopir
Di sela-sela memakan bubur ayamnya, tiba-tiba hp milik pak sopir berbunyi, ia tau pasti itu telpon dari tuannya. Dengan cepat pak sopir mengambil hp dari saku celananya.
"Hallo tuan" ucap pak sopir
"Pak, ada di mana kenapa belum sampai rumah" tanya Nicko dari seberang sana
"Lagi mampir makan bubur ayam pak sama den Brian, den Brian gak mau di bungkus bawa pulang" ucap pak sopir
"Ya sudah, kalau udah selesai cepat pulang ya, kita ke kantor" ucap Nicko
"Baik tuan" ucap pak sopir
Bocah kecil yang duduk di bangku dekat pak sopir mendengar percakapan sang daddy dengan sopir pribadi mereka.
"Iya den, tuan minta selesai makan langsung balik" ucap pak sopir
Ke duanya kembali memakan bubur ayam yang sudah agak mendingin itu, ke dua mata bocah kecil itu tak sengaja melihat pengemis yang lewat sambil membawa karung bekas di pundaknya.
Bocah kecil itu turun dari duduknya lalu memanggil pak pengemis itu, membuat pengemis itu melihat ke arah bocah kecil yang memanggilnya.
"Ada apa dek" tanya pak pengemis
"Pa au atan ubul ayam(pak mau makan bubur ayam)" tanya si kecil Brian
Pak pengemis itu melihat ke arah gerobak dan mengelus perutnya yang terasa laper, lalu melihat ke arah bocah kecil itu.
__ADS_1
"Bapak gak punya uang dek" ucap pak pengemis itu tersenyum
"Anti atu ya ayal, yo atan ubul ayam(anti aku yang bayar, yok makan bubur ayam)" ajak Brian
"Pa ubul ayam yaa atu agi ya uat pa ni(pak bubur ayamnya satu lagi ya buat pak ini)" ucap si kecil Brian
Pak penjual membuatkan bubur buat pak pengemis itu, Brian melihat pak pengemis itu makan dengan lahap, seperti orang yang kelaparan.
"Atan yaa elan-elan pa(makannya pelan-pelan pak)" ucap Brian
"Maaf dek bapak laper banget" ucap bapak pengemis
Brian mengambil uang pecahan seratus ribu untuk membayar bubur ayam yang mereka makan, kembalian uang itu 45 ribu, bocah kecil itu mengambil lagi uan 100 ribu dan sekarang menjadi 145 ribu, bocah kecil itu memberikan pada pak pengemis.
"Ni uat pa ya(ini buat bapak ya)" ucap Brian
"Gak usah dek, bapak udah bersyukur di bayar makan, bapak masi kuat kerja kok" ucap pak pengemis
"Ga ait olat edeki pa, di elima ya(gak baik nolak rezeki pak, di terima ya)" ucap Brian
"Alhamdulillah,, makasih nak kamu benar-benar baik" ucap pak pengemis
Kemudian Brian dan pak sopir pun masuk ke dalam mobil, lalu meninggalkan tempat itu. Pak sopir juga salut sama anak majikannya itu, biar pun nakal tapi berhati baik berbagi ke pada yang tidak mampu, seperti ia pagi ini di traktir bocah kecil itu.
Jangan di tanya dari mana bocah kecil itu mendapat uang, yang jelas uang jajan pemberian sang kakek dan juga eyang nya.
Bersambung...
Mau tamatin ni cerita tapi banyak yang suka, gak tega author,..
__ADS_1
Jangan lupa like, komen sama vote ya, guys hadiahnya juga jangan sampai lupa.
Jangan lupa mampir cerita si kembar yang juga lucu-lucu...