Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Adek Lagi Kerja


__ADS_3

Masi di ruangan kerja Nicko, ke dua bocah itu berceloteh dengan riang sesekali tertawa mengabaikan Nisa yang sudah beberapa kali memperingati ke dua bocah itu.


"Amu au adi os Blian ya, epelti ucel Nit(Kamu mau jadi bos Brian ya, seperti uncle Nick)" ucap si kecil Marvel, yang mendapat anggukan oleh Brian


"Amu uga au adi os Alvel(kamu juga mau jadi bos Marvel)" tanya balik Brian


"Ia atu uga au adi os Alvel(iya aku juga mau jadi bos Marvel)" jawab si kecil Marvel dengan antusias.


Tiba-tiba si kecil Brian menyuruh sohibnya untuk mendorongnya di kursi kerja sang daddy.


"Alvel ali ada amu iam aja, nigan amu olong atu(Marvel dari pada kamu diam aja. mendingan kamu dorong aku)" ucap si kecil Brian


Saat ini posisi Marvel sedang berdiri di samping kursi besar yang di duduki oleh Brian, yang terlihat seperti direktur bocil.


Marvel mendorong kursi itu sampai berjalan sendiri, membuat Brian yang duduk di sana menyuruh dengan antusias.


Baru sekali mendorong kursinya tiba-tiba si kecil Marvel berhenti dengan nafas ngos-ngosan.


"Enapa to elenti(kenapa kok berhenti)" tanya si kecil Brian


"Atu ape, atu ga atan olon agi ah(aku capek, aku gak akan dorong lagi ah)" ucap si kecil Marvel berjalan mendekati sofa yang di duduki oleh Nisa


Nisa melihat keponakannya dan beralih melihat putranya yang sedang mendorong kursi besar itu ke tempat semula, sampai membuat tubuh bocah kecil itu tidak terlihat oleh besarnya kursi.

__ADS_1


"Kenapa sayang" tanya Nisa pada Marvel


"Atu apek unty, Blian ulu atu uat olon ursi (aku capek aunty, Brian suruh aku buat dorong kursi)" adu si kecil Marvel setelah duduk di sofa dekat Nisa.


Sedangkan si kecil Brian kembali duduk di kursi kerjanya setelah kursi kembali semula, Brian mengutak-atik lap top sang daddy yang ada di atas meja, entah apa yang bocah kecil itu lakukan.


"Sayang apa yang kau lakukan, jangan nakal" ucap Nisa beranjak mendekati sang putra


"Adeh agi elja my(adek lagi kerja myy)" ucap si kecil Brian masi dengan mengutak atik laptop yang ada di atas meja.


Nisa hanya menggeleng melihat sang putra yang seperti orang dewasa yang sedang serius bekerja mengunakan sebuah lap top.


Sedangkan si kecil Marvel sedang duduk diam di sofa dengan bermain robot-robotan yang sudah di rapikan oleh OB yang membereskan kekacauan yang mereka lakukan tadi.


"Myy, ommy ini capa(myy, mommy ini siapa)" tanya si kecil Brian


Nisa melihat ke arah yang di tunjuk oleh sang putra, dan di sana wajah sang suami waktu kecil dulu hampir sama dengan wajah sang putra kecil mereka sekarang.


"Itu daddy waktu kecil sayang" ucap Nisa masi memandang foto itu


"Hihihi.. Edyy ucu uga ya myy epelti adeh(Hihihi.. Daddy lucu juga ya myy seperti adek)" ucap si kecil Brian


Marvel yang kepo pun turun dari atas sofa dan berjalan mendekati Brian dan juga aunty Nisa.

__ADS_1


"Unty iat apa, atu uga au iat don(Aunty liat apa, aku juga mau liat dong)" ucap si kecil Marvel


"Ini Alvel(Sini Marvel)" ajak Brian


Marvel melihat wajah kecil yang sangat mirip dengan sohibnya itu, tapi ia yakin itu bukan Brian.


"Ni daddy atu Alvel, ama tan ajah yaa ama atu(Ini daddy aku Marvel, sama kan wajahnya sama aku)" ucap si kecil Brian antusias


Jari-jari mungil Brian kembali mengetik dan foto yang lain muncul lagi tidak hanya Nicko kecil tapi juga ada Nara kecil yang tidak lain adalah mommy dari Marvel.


"Tu tan omyy atu(itu kan mommy aku)" ucap Marvel


"Ia ni unty Ara(iya ini aunty Nara)" ucap Brian


Ke dua bocah itu asik melihat-lihat foto yang ada di dalam lap top, sambil tekikik geli melihat wajah lucu ke dua orang tua mereka, sedangkan Nisa pergi ke kamar mandi.


Bersambung...


Like, Komen sama Vote ya...


Mampir ke cerita Ambar dan Gilang yang udah besar ya, judulnya "DI JODOHKAN DENGAN SAHABAT KECIL" udah Bab 60 loh.


Mau liat ceritanya langsung ke profil author aja.

__ADS_1


__ADS_2