
Malam harinya si kecil Brian malam ini akan menepati janjinya pada sang daddy untuk tidur sendiri di kamarnya.
"Edyy, omyy, adeh te amal ulu ya, au idul antut anet( Daddy, mommy, adek ke kamar dulu ya, mau tidur ngantuk banget)" ucap si kecil Brian
"Oke boyy, mimpi indah ya" ucap Nicko
"Adeh ga au impi inda edyy, adeh au impi in adeh ela(adek gak mau mimpi indah daddy, adek mau mimpi in adek Sheila)" jawab bocah kecil itu
"Ya terserah kau saja boy" ucap Nicko
Bocah kecil itu pun menaiki anak tangga satu per satu menuju kamarnya yang ada di lantai atas, setibanya di lantai atas bocah kecil itu langsung masuk ke dalam kamar dan melihat seprei tempat tidurnya sudah berganti dan susunan boneka tertata rapi di kepala ranjang.
Bocah kecil itu mengumpulkan semua boneka yang ia pinjam dari sang kaka untuk beby Sheila tadi siang.
Bocah kecil itu kembali keluar dari kamarnya berjalan menuju kamar sang kaka untuk mengembalikan boneka yang ia pinjam tadi.
"Tot tot.." ucap bocah kecil itu sambil mengetuk pintu
__ADS_1
Cclekk..
"Adek,,," ucap Ambar
"Tata, adeh au alitin oneta ya tata(kaka, adek mau balikin bonekanya kaka)" ucap bocah kecil itu
"Ayo masuk" ajak Ambar
Brian meletakan semua boneka yang ia pinjam di atas ranjang sang kaka, lalu kembali ke kamarnya dan mengambil dua sisi boneka yang tertinggal dan mengembalikannya lagi pada sang kaka.
"Iya dek makasih ya" ucap Ambar
"Ama-ama tata(sama-sama kaka)" jawab si kecil Brian
"Tata agi uat apa, elus ucin yaa tata aru di ana(kaka lagi buat apa, terus kucingnya di taruh di mana)" tanya si kecil Brian
"Kaka lagi buat baju kucing, kenapa adek nanya kucing kan adek gak suka sama kucing" tanya Ambar
__ADS_1
"Adeh uma anya aja, tan ga iat ucing(adek cuma nanya aja, kan gak liat kucing)" ucap si kecil Brian
"Kucingnya ada di dalam kandang tuh di sana" ucap Ambar menunjuk kandang kucing
Ke dua mata bocah kecil itu mengikuti arah tangan sang kaka, dan di sana kucing kecil yang pernah masuk ke dalam kamarnya sedang menatapnya dengan mata melotot, membuat bocah kecil itu berlari ke luar kamar dengan cepat, karena ia sangat takut melihat mata kucing yang melotot ke arahnya.
"Ata ucin ya otot anet cih(mata kucingnya melotot banget sih)" ucap bocah kecil itu seorang diri, lalu masuk ke dalam kamarnya
Bocah kecil itu mematikan lampu terang dan hanya menyisakan lampu tidur saja, bocah kecil itu naik ke atas tempat tidurnya lalu membaringkan tubuh mungil nya.
Sambil berbaring bocah kecil itu memutar vidio kartun yang ada di tap miliknya, vidio yang ia tonton adalah upin dan ipin.
"Aabat ita elamana el ama(Sahabat kita selamanya bersama)" terdengar bocah kecil itu bernyanyi mengikuti upin dan ipin yang ada di vidio yang ia tonton.
Tak lama kemudian suara dengkuran bocah kecil itu terdengar, tapi tap miliknya tetap memutar vidio upin dan ipin tapi si empunya sudah berada di alam mimpi.
Bersambung....
__ADS_1