
Sudah lam menunggu tapi ob yang mengambilkan mereka minuman tak kunjung datang, membuat ketiga bocah kecil itu mulai bosan.
"Om yaa ama anet cih(om nya lama banget sih)" ucap si kecil Brian.
"Ia tan elgi yaa ali adi(iya kan pergi nya dari tadi)" ucap Marvel juga.
Sedangkan Raffa hanya menjadi pendengar setia kedua sohibnya saja.
"Yo ita eli inuman di ual aja(ayo kita beli minuman di luar aja)" ajak Brian yang mendapat anggukan dari kedua sohibnya.
Ketiga bocah kecil itu masuk lagi kedalam lift, lalu menekan angka 1, pertanda kalau benda besi segi empat itu akan membawa mereka menuju lantai dasar.
Tingg....
Pintu lift terbuka ketiga bocah itu keluar bersama, Marvel berlari kecil meninggalkan kedua sohibnya sampai tersandung dan terjatuh.
Duhkk...
Wwhhaaa.... Suara tangisan Marvel terdengar nyaring di lantai dasar, membuat Brian dan Raffa dengan cepat mendekati Marvel.
"Wwhaaa atit(waahhh sakit)" tangis Marvel
"Yo atu antu, to amu ali-ali ci tan adi atu(ayo aku bantu, kok kamu lari-lari sih kan jadi jatuh)" ucap Brian.
"Atit au amu ala alain atu(sakit tau kamu malah marahin aku)" ucap Marvel.
"Iapa ulu ali-ali ga ada yan ejal(siapa suruh lari-lari gak ada yang kejar)" ucap Brian, sedangkan Raffa sedang membantu Marvel merapikan bajunya yang teracak.
__ADS_1
"Agan ali-ali agi ya Alvel(jangan lari-lari lagi ya ya Marvel)" ucap Raffa.
"Ia, yo ita elgi (iya ayo kita pergi)" ucap Marvel setelah menghapus air matanya.
"Hey adek-adek mau ke mana kalian" tanya salah satu karyawan pria.
"Ita au eli inum om, ita aus(kita mau beli minum om, kita haus)" jawab Brian.
Brian, Marvel dan Raffa kembali berjalan keluar dan Brin ingat kalau di samping kantor sang daddy ada supermarket.
"Blian ita au eli inum di ana(Brian kita mau beli minum di mana)" tanya Raffa.
"Di upel aket, yo(di supermarket ayo)" ajak Brian.
"Eman amu unya uawan (emang kamu punya uang)" tanya Marvel.
Ketiga bocah kecil itu masuk kedalam supermarket setelah tiba di depan pintu, ketiganya menjadi pusat perhatian semua para pembeli yang berada di dalam situ.
Brian mengajak kedua sohibnya untuk pergi ke rak semua jenis minuman, membuat ketiganya bingung mengambil yang mana.
"Alian au inum apa(kalian mau minum apa" tanya Brian.
"Atu imun tutu okat aja(aku minum susu coklat aja)" ucap Marvel, Raffa pun juga begitu.
"Imana don ita bil tutu yaa ingi anet(gimana dong kita ambil susu nya tinggi banget)" ucap Brian.
"Ia ya(iya yah)" jawab Marvel.
__ADS_1
Brian melihat seorang pekerja yang sedang mengatur barang di rak ujung, Brian berjalan mendekati pria itu untuk meminta tolong.
"Om" panggil Brian.
"Iya dek ada apa" tanya pria itu karena di panggil.
"Om atu inta olon don bil tutu tu di tana(om aku minta tolong dong ambil susu tuh di sana)" ucap Brian menunjuk rak minuman di mana kedua sohibnya sedang menunggu.
Pekerja itu pun pergi bersama Brian untuk mengambilkan susu yang ada di rak tinggi.
"Kalian sama siapa dek" tanya pria itu.
"Ita uma eltiga om(kita cuma bertiga om)" ucap Brian.
Brian meminta di ambilkan 6 susu ultra coklat yang ukuran besar, buat Marvel dua, Buat Raffa dua juga buatnya dua.
"Maaci ya om(makasih ya om)" ucap Brian setelah mendapat susu itu.
"Iya sama-sama dek" jawab pria itu dan kembali bekerja lagi.
"Yo ita ayal tutu yaa(ayo kita bayar susunya)" ajak Brian.
Ketiga bocah kecil itu pun berjalan menuju kasir untuk membayar susu yang mereka ambil itu.
Bersambung....
Jangan lupa like, komen sama Vote ya....
__ADS_1