
"Apa saya mengaji kalian untuk bergosip?" tanya Nicko dengan marah.
"Maafkan kami pak" ucap salah satu karyawan wanita.
"Apa maaf kalian bisa membuat gadis kecil ini tak merasa sedih lagi" tanya Nicko, membuat ketiga karyawan itu diam membisu.
Terlihat Leo menghapus bekas air mati di pipi putri kecilnya itu dengan sayang, tap masi terlihat sesenggukan.
"Gaji kalian bulan ini saya potong" ucap Nicko, sedangkan Nisa hanya mencoba menenangkan amara sang suami.
"Mas, sabar" ucap Mom Nisa.
Setelah Nicko mengatakan itu, mereka semua pergi meninggalkan ruangan itu, masuk ke dalam lift menuju lantai di mana ruangan Nicko berada.
Ting...
__ADS_1
Mereka semua keluar dari lift, berjalan masuk ke ruangan Nicko, tiba-tiba semuanya di kaget kan dengan suara Sheila.
"Papa, ga uca elja agi di atol edy Nit ya(papa gak usa kerja lagi di kantor daddy Nick ya)" ucap Sheila.
"Kenapa sayang" tanya Leo melihat sang putri yang masi dalam gendongannya.
"Ela ga uka ante tu uka ama papa(Sheila gak suka tante itu suka sama papa)" ucap gadis kecil itu.
"Papa ga atan igalin ela ama mama tan(papa gak akan tinggalin Sheila sama mama kan)" tanya Sheila lagi.
"Ante tu ilan atan ya, ia uka ama papa, api ayam papa ika ama mama olan ampun(tante itu bilang kata nya, dia suka sama papa, tapi sayang papa nikah sama orang kampung)" ucap gadis kecil itu kembali terisak.
"Pa eleta ilan mama yaa ela olan ampun hikz hikz(pa, mereka bilang mama nya Sheila orang kampung)" ucap Sheila lagi di selah isak kan nya.
Membuat Leo dan Nicko saling pandang, lalu kembali membujuk gadis kecil itu, agar tak merasakan kesedihan yang mendalam, karena baru saja sembuh dari sakit.
__ADS_1
"Udah gak usah dengerin mereka ya sayang, papa Leo sayang kok sama Sheila dan Mama" ucap mom Nisa membujuk gadis kecil itu.
"Api ela atian ama mama di atain olan ampun ama eleta omy(tapi Sheila kasian sama mama di katain orang kampung sama mereka mommy)" ucap Sheila.
Mom Nisa tersenyum melihat wajah mengemaskan gadis kecil itu, Nisa lalu memeluk Sheila dengan sayang.
"Sheila kan punya dua mama, satu mama Sisi satu mommy Nisa dan punya dua papa juga yang satu papa Leo yang satu daddy Nicko" ucap Nisa dengan lembut.
"Dan punya banyak kaka juga, ada kak Ambar sama kak Maura dan ada kak Brian sama kak Marvel" ucap Brian sambil tersenyum.
Membuat gadis kecil itu menyajikan senyum manisnya di selah isak kan nya, ia memeluk leher mom Nisa dengan erat, lalu tak lama kemudian pintu ruangan itu di ketuk dari luar.
Lalu masuklah Sisi dengan wajah cemas nya karena mendengar sang putri sedang tidak baik-baik saja, ya Leo menghubungi sang istri untuk segera datang ke kantor karena putri mereka sedang bersedih mendengar gosip dari karyawan kantor.
Hal itu membuat Sisi dengan cepat langsung meninggalkan tokoh bunga, lalu pergi ke kantor di mana sang suami bekerja selama ini, dan di sinilah Sisi sekarang memeluk sang putri dengan erat.
__ADS_1
Bersambung...