Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Kembali Berulah


__ADS_3

Saat ini ke dua bocah kecil itu sedang berlari kecil ke arah taman belakang, dengan si kecil Marvel yang sedang memeluk bola.


"Yo Alvel epat ita ain ola(ayo Marvel cepat kita main bola)" ucap si kecil Brian dengan antusias


Sesampainya di taman yang cukup luas, si kecil Marvel meletakan bolanya dan menendang ke arah Brian, tapi sayang nya bola yang di tendang Marvel bukan ke arah Brian malahan ke arah lain, membuat si kecil Brian mengerucut sebel karena tendangan Marvel begitu jauh.


"Alvel amu yan agus don endang ola yaa, atu tan ape bil ola yaa(Marvel kamu yang bagus dong tendang bola nya, aku kan capek ambil bola nya)" ucap si kecil Brian dengan membawa kembali bola nya


"Ati atu tan ecil Blian(kaki aku kan kecil Brian)" ucap Marvel


Si kecil Brian meletakan bolanya dan sekarang gilirannya menendang, dan...


Taakk...


Pandangan ke dua bocah kecil itu ter tuju pada bola yang jatuh di tenga-tenga kolam renang yang begitu besar.


"Yaaa to Blian endang ola yaa te olam ci, tiapa yan au bil(Yaah kok Brian nendang bola nya ke kolam sih, siapa yang mau ambil)" ucap si kecil Marvel


Ke dua bocah itu terdiam cukup lama melihat bola yang ada di tenga-tenga kolam renang, sepertinya ke dua bocah nakal itu sedang me mikir kan sesuatu.


Pandangan si kecil Brian tertuju pada rak sendal rumah di dekat pintu masuk ke dalam rumah besar itu, Si kecil Brian berlari mengambil 4 pasang sendal milik kakek Erlangga.

__ADS_1


"Blian to amu bil endal akek(Brian kok kamu ambil sendal kakek)" tanya si kecil Marvel


"Ia bial ola yaa ita empar(iya biar bola nya kita lempar)" ucap Brian


Ke dua bocah kecil itu mulai melempar sendal yang di bawa Brian ke tenga-tenga kolam renang, membuat bola itu sedikit-sedikit bisa semakin terbawa gerakan air.


"Alvel amu bil agi endal yaa ya(Marvel kamu ambil lagi sendal nya ya)" ucap Brian yang me dapat anggukan dari Marvel


Marvel berlari kecil ke dalam rumah untuk mencari sendal-sendal yang akan mereka lemparkan ke arah kolam renang, si kecil Marvel menemukan hels eyang Tania yang tersusun rapi di balik lemari kaca, bocah kecil itu mengeluarkan 3 pasang dan membawanya ke arah belakang.


"Ni Blian atu uga ambil patu eyan(Ini Brian aku udah ambil sepatu eyang)" ucap si kecil Marvel


Ke dua bocah kecil itu kembali melempar hels yang di bawa Marvel ke tenga-tenga kolam, dan lagi-lagi bola nya semakin menepi ke pinggiran kolam.


Ke dua bocah itu berjalan ke dalam rumah dan kembali mengambil sepatu milik kakek Erlangga, setelah itu ke duanya kembali ke luar.


Setelah semua sepatu dan sendal terlempar akhirnya bolanya menepi ke pinggiran kolam, membaut ke dua bocah itu bisa mengambilnya dengan muda. Tapi jangan di tanya keadaan kolam renang saat ini, seperti toko sepatu karena ulah nakal ke dua bocah itu.


Ke duanya kembali bermain bola, tapi kali ini ke duanya bermain rampas-rampasan tidak lagi menendang, asik bermain bola tiba-tiba eyang Tania datang.


"Astagaa kenapa ini bisa terjadi" ucap Eyang Tania melihat ke arah kolam

__ADS_1


Ke dua bocah yang sedang bermain bola, melihat ke arah eyang nya.


"Enapa eyan(kenapa eyang)" tanya ke dua bocah itu bersama


"Sayang kenapa kalian melempar sendal eyang dan sepatu kakek ke kolam" ucap eyang Tania


"Ola yaa adi i endang Blian te olam eyan, adi ita bil ate endal ama patu (Bola nya tadi di tendang Brian ke kolam eyang, jadi kita ambil pake sendal sama sepatu)" ucap si kecil Marvel


Eyang Tania hanya menggelengkan kepalanya tidak tau harus berkata apa lagi, ke dua cucu nya benar-benar nakal, memarahi mereka pun ia sangat menyayangi ke dua nya, eyang Tania mendapat laporan dari salah satu art kalau ke dua cucu nya sedang melempar sendal dan sepatu ke dua majikannya ke dalam kolam renang.


"Ada apa mom" tanya kakek Erlangga mendekati istrinya


"Kau lihat dad, apa kah Nick dan Nara dulu senakal ini, sampai menurun ke cucu-cucu mu" ucap eyang Tania.


Ke dua bocah itu bukan merasa bersalah tapi kembali bermain bola, kalau di rumah mereka pasti sudah kena hukuman sama mommy, mommy mereka, kakek Erlangga meminta art untuk membereskan kekacauan di kolam renang yang di akibatkan oleh ke dua bocah nakal itu.


Bersambung...


***Like, Komen sama Vote ya.....


Terimakasih***...

__ADS_1


Sabar ya awal tahun baru aku dobel up😊😊🙏🙏


__ADS_2