Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Dapat Hadiah


__ADS_3

"Assalamualaikum anak-anak" ucap bunda Aira yang baru saja masuk kedalam kelas A.


"Wa'aalayikumsalam salam bunda" ucap semua murid.


"Sekarang kumpulkan semua hasil karya kalian ke depan ya" ucap bunda Aira.


Satu persatu para murid mengumpulkan semua hasil karya mereka, Brian dan Marvel pun juga mengumpulkan hasil karyanya masing-masing.


"Baik bunda akan menilai satu persatu ya hasil karya kalian, dan mendapat juara 1 2 dan 3 akan mendapat hadiah.


"Pasti aku deh yang akan dapat juara, secara punya aku kan bagus dan belinya mahal" ucap Sindi sambil tersenyum.


Brian dan Marvel mendengar omongan Sindi hanya diam saja, tidak menanggapi sama skali percuma saja.


Bunda Aira mulai menilai semua karya murid-murid yang ada di dalam kelas, pandangan bunda tertuju pada pas bunga yang sangat mewah dan mahal, bunda tau itu harganya pasti sangat mahal.


"Ini punya siapa" tanya bunda mengangkat pas bunga itu.


"Punya ku" ucap Sindi dengan senang, karena dia pikir dia lah yang akan mendapat juara.


"Bukannya bunda sudah bilang bikin hasil karya dari bahan-bahan bekas, kenapa kamu beli yang mahal" tanya bunda Aira.

__ADS_1


"Bikin dari bahan bekas gak bagus bunda, jadi mami aku beli aja yang ada di tokoh" ucap Sindi.


Bunda hanya menggeleng kepala mendengat perkataan muridnya itu, bunda Aira menjauhkan karya Sindi, membuat gadis itu bersorak senang ia pikir itu sudah pertanda kalau akan mendapat juara satu.


"Kamu liat deh tuh, pasti aku yang akan dapat juara satu" ucap Sindi dengan pede.


Bunda Aira kembali menilai hasil karya yang lain, dan pandangannya jatuh pada dua karya asbak yang sangat unik terbuat dari bahan bekas, ia tau karya itu milik siapa.


Setelah selesai menilai semua karya-karya muridnya, bunda Aira pun mengumumkan juara 1 2 dan 3.


"Baik anak-anak bunda akan mengumumkan karya siapa yang akan mendapat juara" ucap bunda Aira.


"Juara 1 adalah.... Brian" ucap bunda Aira.


"Ayo sayang maju ke depan" ucap bunda dan Brian pun maju ke depan.


"Dan juara dua adalah... Marvel" ucap bunda Aira lagi, ia pun meminta Marvel maju ke depan juga.


"Ini adalah juara terakhir,, kira-kira siapa ya" ucap bunda Aira melihat semua muridnya.


"Shifa... Silahkan maju ke depan sayang" ucap bunda Aira.

__ADS_1


Murid yang mendapat juara sudah berdiri di depan, akan menerima hadiah dari bunda Aira.


"Bunda kok aku gak dapat juara sih, kan karya aku yang paling bagus dan mahal" ucap Sindi dengan kesal.


"Maaf ya sayang karya kamu bukan terbuat dari bahan bekas, tapi beli di tokoh jadi hanya mendapat nilai saja seperti yang lain" ucap bunda Aira.


Sindi memandang Brian dan Marvel dengan wajah kesal, karena ia tidak mendapat juara dan tidak mendapat hadiah.


"Ini hadiah buat Brian yang mendapat juara 1" ucap bunda Aira.


"Makasih ya bunda" ucap Brian menerima hafiah


"Ini buat Marvel yang mendapat juara dua" ucap bunda Aira lagi.


"Makasih bunda" ucap Marvel menerima hadiah


"Dan ini buat Shifa yang mendapat juara 3" ucap bunda Aira.


"Makasih bunda" ucap Shifa.


Ketiga hadiah yang di berikan itu sudah di bungkus dengan kertas kado, jadi tidak ada yang tau apa isi nya.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2