Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Es Krim


__ADS_3

Ke dua bocah kecil itu berjalan mendekati tukang jual es krim di pinggiran jalan, terlihat ada beberapa pembeli yang sedang mengantri.


Bria dan Marvel berdiri di samping gerobak si penjual es krim, ke dua bocah itu berdiri berdampingan dengan memandang es krim yang sedang di tata di kerupuk.


"Blian atu au atan es tim(Brian aku mau makan es krim)" ucap si kecil Marvel dengan menjilati bibir kecilnya


"Api ita tan ga unya uan(Tapi kita kan gak punya uang)" ucap si kecil Brian


Si penjual es krim melihat ke dua bocah kecil yang berdiri di dekat gerobak es krim nya, si penjual berpikir kalau ke dua bocah itu bukanlah orang sembarangan.


"Dek kalian mau beli es krim" tanya pak penjual


Bria dan Marvel saling pandang kemudian menggeleng kepala bersama, karena mereka tidak mempunyai uang.


"Ga ita ga unya uan(gak kita gak punya uang)" ucap si kecil Brian, yang di anggukan oleh Marvel


Bapak itu mengambil dua kerupuk lalu menata es krim nya di, lalu memberikan pada dua bocah kecil itu, tapi Brian dan Marvel mala saling pandang.


"Ita tan ga unya uan(kita kan gak punya uang)" ucap si kecil Brian lagi

__ADS_1


"Gak papa ini bapak kasih buat kalian" ucap bapak penjual


Dengan cepat ke dua bocah kecil itu mengambil es krim yang di berikan oleh penjual itu.


"Maasi ya(makasih ya)" ucap ke dua bocah itu bersama, lalu duduk di bangku dekat gerobak si penjual es krim.


Sementara itu di dalam ruangannya, Nicko dan Erik sedang kelimpungan mendapatkan ke dua bocah kecil itu tak ada di ruangan itu, Nicko mengutuki dirinya yang lupa mengunci pintunya kembali.


Ke dua pria yang di landa panik itu pergi ke ruangan CCTV untuk mencari keberadaan ke dua bocah nakal itu.


Nicko dan Erik mengamati ke dua bocah kecil itu keluar dari ruangannya sampai masuk ke dalam lift yang membawa mereka menuju lantai bawa.


Nicko dan Erik berlari ke arah belakang kantor, sampai semua para karyawan yang berada di lantai dasar di buat heran dengan tingkah bos mereka itu, sesampainya di halaman belakang, Nicko dan Erik tidak menemukan ke dua bocah itu, Erik hanya melihat robot yang sempat di mainkan ke dua bocah itu di dalam ruangan Nicko.


"Nick, ini bukanya robot milik Brian" tanya Erik


"Iya benar ini robot nya, terus mereka ke mana" ucap Nicko mulai panik karena tidak menemukan keberadaan ke dua bocah kecil itu.


Nicko dan Erik meminta bantuan satpam untuk membantu mencari keberadaan ke dua anak kecil itu, Nicko dan Erik sudah terlihat frustasi karena tidak menemukan ke duanya.

__ADS_1


Tiba-tiba Nicko dan Erik samar-samar mendengar suara tawa ke dua bocah itu...


"Hahahah.." tawa Brian


"Hihihihi..." tawa Marvel


Nicko dan Erik melihat ke luar pagar dan di sana ke dua bocah kecil itu sedang asik duduk di bangku dekat penjual es krim, dengan cepat Nicko dan Erik berlari keluar mendekati ke dua bocah itu.


Ke dua bocah itu melihat daddy mereka sedang berlari ke arah mereka dengan cepat.


"Edyy, ita agi atan es tim dyy(daddy, kita lagi makan es krim dyy)" ucap si kecil Brian dengan mulut yang belepotan oleh coklat es krim


"Heemm, es tim yaa enat aget(Hheemm, es krim nya enak banget)" ucap si kecil Marvel dengan mulut belepotan es krim juga.


Nicko dan Erik tidak tau harus berbuat apa, entah harus marah atau tertawa melihat kelakuan ke dua bocah nakal itu, Nicko dan Erik terdiam saling pandang, melihat dua bocah yang sedang asik menjilati es krim yang hampir habis itu.


Bersambung...


Like, Komen sama Vote...

__ADS_1


__ADS_2