Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Brian dan Marvel Nakal Lagi


__ADS_3

Ke dua bocah kecil itu menaruh semua boneka-boneka di dalam kardus dengan rapi.


"Yo ita atal te amal tata tu(yok kita antar ke kamar kaka ku)" ucap si kecil Marvel


Ke duanya keluar dengan membawa kardus yang berisi boneka, terlihat si kecil Brian sedikit kesusahan karena boneka lumayan banyak.


"Alvel elat anet cih(Marvel berat banget sih)" keluh si kecil Brian


"Ia elat anet atu ape(iya berat banget aku capek)" timpal Marvel juga


"Yo ita antat agi, amal yaa tata ula uda ekat(yok kita angkat lagi, kamar nya kaka Maura udah dekat)" ucap Marvel


Ke duanya kembali mengangkat kardus itu Brian dari sebelah dan Marvel dari sebelah, gimana bonekanya gak di kardusin semua si Brian bilang banci.


"Tot tot tata uka intu yaa tata(tok tok kaka buka pintunya kaka)" ucap Marvel


Clekk...


"Kalian lagi ngapain" tanya Ambar karena yang membuka pintu Ambar


"Ita au acih oneta yaa uat tata ura tata(kita mau kasih bonekanya buat kaka Maura kaka)" ucap Marvel

__ADS_1


"Yo Blian awa asuk (yok Brian bawa masuk)" ucap Marvel


"Tata oneta adeh uat tata aja(kaka boneka adek buat kaka aja)" ucap Marvel


"Kenapa gak mau main boneka lagi" tanya Maura


"Uda ga agi ata Blian alo ain oneta epelti tewe anti atu di ilanin anci(udah gak lagi kata Brian kalau main boneka seperti cewek nanti aku di bilangin banci)" ucap Marvel membuat Ambar dan Maura saling pandang


"Uda yo Blian itu ain agi(udah ayok Brian kita main lagi)" ucap Marvel


Ke dua bocah kecil itu pun keluar dari kamar Maura, lalu berjalan masuk ke kamar Marvel lagi, ke duanya mengambil bola yang berwarna merah lalu keluar dari kamar Marvel.


"Ita ain ini aja yo(kita main di sini aja yuk)" ucap Marvel


"Alvel atu endan ya ola ya(Marvel aku tendang ya bola nya)" ucap Brian


"Yo epat endan(ayok cepat tendang)" ucap Marvel


Tendangan pertama Brian mengenai kursi sofa, dan Marvel pun mengambil bola nya dan menendang kembali ke arah Brian, tapi bolanya bukan mengarah ke arah Brian tapi malah mengarah ke arah guci yang berdiri dengan diam di sudut lemari kaca dan...


Prankk...

__ADS_1


Suara benda pecah mengenang di seisi ruangan membuat semua penghuninya kaget dan bertanya-tanya kalau apa yang sudah terjadi.


Sedangkan ke dua bocah kecil itu saling pandang lalu Brian berlari terbelit-belit menuju taman belakang di ikuti oleh Marvel dari belakang, ke duanya takut di marahin oleh si pemilik guci yang tak lain adalah nyonya Nara.


"Blian ita au emana(Brian kita mau ke mana)" tanya Marvel


"Ita unbunyi tini, anti di alain onti Ala(kita sembunyi sini, nanti di marahin aunty Nara)" ucap Brian dan ke dua bocah kecil itu pun berjongkok di bawa pot bunga yang lumayan besar agar tak kelihatan oleh orang.


Sedangkan di ruang tenga Nara membelalak ke dua matanya melihat guci mahalnya pecah berserah kan di lantai tak berbentuk.


"Bi siapa yang memecahkan guci nya" tanya Nara


"Saya juga gak tau nya, kan tadi lagi bantu nyonya di dapur" ucap BiBi


Lalu ke dua mata Nara melihat bola milik putranya yang terletak tak jauh dari guci yang berserah kan di lantai, sekarang Nara tau siapa pelakunya, sudah pasti ke dua bocah nakal itu.


"Marvellll,, Briaannn sembunyi di mana kalian" teriak Nara memenuhi seisi rumah bahkan sampai ke dua bocah itu mendengarnya dan Brian mengisyaratkan dengan jari telunjuk di letakan di bibir mungil nya agar diam.


Bersambung...


Guys, Brian sama Marvel kembali berulah, kira-kira apa yang hukuman buat ke dua bocah kecil itu...

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2