
Prancis....
Di belahan negara lain tepatnya di prancis saat ini waktu sudah menunjukan pukul 19:15 waktu Prancis, seorang bocah laki-laki yang berumur 5 tahun kini sedang ikut kedua orang tuanya ke salah satu pesta rekan bisnis sang papa.
Bocah 5 tahun itu terlihat sangat tampan mengenakan jas kecil senada dengan sang papa, jangan lupakan dasi kupu-kupu yang ada di bawa dagunya.
"Ma, kita kasih selamat buat pak Robert dan istrinya yuk" ajak papa Raffa yang mendapat anggukan kepala dari sang istri.
Ya bocah itu adalah Raffa, yang saat ini juga sudah tumbuh besar seperti Brian dan Marvel, papa Raffa mengandeng tangan sang putra ke arah sih pemilik acara, tapi kedua mata Raffa tak sengaja melihat seorang gadis kecil sedang menangis di balik meja yang tak jauh dari mereka.
"Pa, Ma, Raffa gak ikut ya, Raffa ke sana dulu" ucap Raffa.
"Ia sayang jangan jauh-jauh ya" ucap mama Raffa.
Raffa pun mendekati gadis kecil yang sekitaran berumur 3 tahun itu, Raffa melihat kedua mata gadis itu yang sebam karena kelamaan menangis.
"Kamu kenapa nangis" tanya Raffa saat ini sudah berada di dekat gadis kecil itu.
"Atu mau tali mama sama papa atu" ucap gadis itu sambil menangis.
Raffa menatap gadis itu sejenak, di lihat dari wajahnya gadis kecil itu berwajah asia, rambut nya yang hitam dan matanya yang bulan seperti boneka, jangan lupakan bulu matanya yang lentik, Raffa tak sengaja melihat tai lalat hitam di atas telinga sebelah kiri gadis itu.
"Udah jangan nangis aku bantuin kamu cari mama,papa kamu ya" ucap Raffa.
"Benelan kaka mau bantuin atu" tanya gadis kecil itu.
"Iya, ayo kita cari kedua orang tua kamu" ajak Raffa, Gadis kecil itu pun ikut bersama Raffa.
__ADS_1
"Nama kamu siapa" tanya Raffa.
"Atu Melatih" ucap gadis kecil itu.
"Melatih nama yang cantik seperti orangnya" ucap Raffa dalam hati.
"Nama aku Raffa" ucap Raffa.
"Ayo kita ke sana, kita cari di sana" ajak Raffa lagi.
Gadis kecil yang berambut hitam itu pun mengikuti Raffa dari belakang untuk mencari kedua orang tuanya yang ternyata sedang mengobrol dengan para rekan bisnis.
☘☘☘☘
Brian, Marvel dan Rasya kini sedang bermain ayunan di halaman sekolah mereka, saat ini mereka sedang menikmati waktu istirahat.
"Ya udah deh, sekarang kamu" ucap Marvel.
Belum sempat Marvel duduk tiba-tiba datang Sindi dan Mita teman sekelas mereka.
"Kalian pindah dong, kita mau main" ucap Sindi
"Ish, kalian datang-datang ganggu aja" ucap Marvel kesal.
Karena mengatai mereka menganggu salah Sindi pun mendorong Marvel hingga jatuh, membuat Brian tak terima sang sepupu di dorong seperti itu.
"Kamu kok dorong sodara aku sih" ucap Brian dengan marah.
__ADS_1
"Kenapa kamu gak suka, dia itu udah ngatain kita menganggu tau" ucap Sindi
"Tapi gak usah dorong-dorong dong" ucap Brian.
Tak lama kemudian bunda Aira datang karena mendengar perdebatan murid-murid nya.
"Ada apa ini" tanya bunda Aira.
"Bunda, Sindi dorong Marvel sampai jatuh" adah Rasya.
"Ish, dasar Rasya tukang ngadu" ucap Mita menatap Rasya kesal.
"Sindi kenapa mendorong Marvel" tanya bunda Aira.
"Marvel ngatain kita menganggu mereka bun" ucap Sindi.
"Sayang lain kali jangan gitu ya, bahaya nanti kalau Marvel terluka gimana" ucap bunda Aira menasehati gadis kecil itu.
"Iya bunda maaf" ucap Sindi.
"Sekarang minta maaf sama Marvel" ucap bunda Aira.
Sindi pun meminta maaf pada Marvel tapi dengan terpaksa karena di suruh oleh bunda Aira, Brian, Marvel dan Rasya tau kalau Dinda hanya minta maaf pura-pura.
Bersambung....
***Like, komen sama vote ya...
__ADS_1
Terimakasih...❤❤❤***