Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Mual


__ADS_3

Sudah satu minggu setelah kejadian insiden penculikan Ambar kini Nicko semakin ketat menjaga sang putri.


Nicko mengarah kan banyak pengawal untuk menjaga sang putri agar kejadian waktu itu tak terulang lagi.


"Mas" panggil Nisa


"Ada apa sayang" jawab Nicko berjalan mendekati sang istri


"Apa mas tidak merasa ada yang aneh sama mas Leo" ucap Nisa saat ini mereka sedang berada di taman belakang.


"Merasa aneh gimana sayang" ucap Nicko


"Mas Leo seperti nutupin sesuatu" ucap Nisa lagi


Nicko memikirkan perkataan sang istri, " Benar juga apa yang di katakan bini gue, si Leo akhir-akhir ini sering senyum-senyum sendiri" gumung Nicko dalam hati nya.


"Ia sayang nanti mas tanya sama Leo ya" ucap Nicko membawa sang istri dalam pelukannya.


Di ruangan tempat permainan Ambar dan Maura sedang bermain masak-masakan, karena hari ini hari libur Maura berkunjung ke rumah saudaranya Ambar dan dengan senang hati daddy Erik mengiyakan permintaan putri nya biar ia bisa berduaan dengan sang istri tampa adannya sang putri.


"Ambar kamu kalau besar mau jadi apa" ucap Maura


"Aku mau jadi CEO seperti daddy ku" ucap Ambar


"Kamu mau memimpin kantor ya" ucap Maura


"Iya" jawab Ambar


"Kalau kamu mau jadi apa" Ambar balik bertanya

__ADS_1


"Aku mau jadi Artis aku kan cantik seperti mommy ku" ucap Maura


"Kamu mau masuk TV ya" ucap Ambar


"Heuumm" Maura menjawab sambil menganggu kan kepala nya.


Waktu kini menunjukan pukul 11 siang dan waktu nya makan siang juga.


"Sayang-sayang nya mommy ayo makan siang dulu" ucap Nisa mengajak ke dua gadis kecil itu


"Iya my, iya aunty" ucap kedua nya


Tiba di meja makan di sana sudah ada Nicko dan Bu Tika, Nisa dan ke dua gadis kecil itu duduk di kursi yang suda di siapkan.


"Mas aku ambilin ya" ucap Nisa


Tidak lupa juga Nisa mengambilkan makanan untuk anak-anak nya.


Mereka makan dengan ramai dengan celoteh Ambar dan Maura.


Setelah beberapa sendok Nisa memasukan makanan ke dalam mulut nya, tiba-tiba ia merasa mual. Nisa berlari ke kamar mandi belakang untuk memuntahkan isi perut nya.


Uuwek.. Uwek..


Nicko meninggalkan meja makan untuk menyusul sang istri, Sedangkan Nisa terus saja mual dan itu membuat Nicko cemas.


"Sayang kenapa hemm" ucap Nicko sambil memijat tekuk sang istri


"Aku juga gak tau mas, mual banget" ucap Nisa

__ADS_1


Nicko mengambilkan segelas air untuk sang istri.


"Minum dulu sayang biar mual nya hilang" ucap Nicko


Nisa meminum air nya sampai habis dan itu membuat rasa mual nya hilang.


"Makasih mas" ucap Nisa


Nicko menuntun sang istri balik ke meja makan.


"Nak kamu gak papa" ucap bu Tika dengan wajah kuatir


"Nisa gak papa bu, mungkin cuma masuk angin" ucap Nisa


"Sayang wajah kamu pucat banget" ucap Nicko memandang sang istri


"Iya mas, Nisa merasakan pusing" ucap Nisa


"Ayo mas antar ke kamar ya, terus mas panggil kan dokter Vero" ucap Nicko yang di anggukan oleh Nisa


Dokter Vero adalah dokter pribadi keluarga Wijaya yang tak lain adalah anak dari adik nya Mom Tania.


Tiba di kamar Nicko langsung membaringkan sang istri dengan pelan di atas ranjang tidur mereka lalu ia menelpon Vero untuk segera datang ke kediaman nya.


Bersambung...


Like, Komen dan Vote nya ya guys, biar aku tambah semangat Up nya😊🙏🙏


TERIMAKASIH.

__ADS_1


__ADS_2