Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Nakal Lagi


__ADS_3

Asik bermain mobil-mobil ke dua bocah itu, berpindah keluar ke halaman depan rumah, entah apa yang akan mereka lakukan lagi.


"Alvel ita iat itan oin yo(Marvel kita liat ikan koin yok)" ajak Brian pada sepupunya itu


"Anti ita aca agi(nanti kita basah lagi)" ucap Marvel


"Ita tan uma au iat aja(kita kan cuma mau liat aja)" ucap si kecil Brian


Bocah kecil yang satu terlihat sedang berpikir-pikir taku kalau mereka basah lagi dan pasti kena omelan mommy mereka.


"Yo api uma iat aja ya(ayok tapi cuma liat aja ya)" ucap Marvel


Ke dua bocah kecil itu berjalan mendekati kolam ikan hias yang berada di halaman depan rumah mewah itu, terlihat ke dua kaki mungil itu berlari kecil menuju kolam ikan hias.


"Aaaa... Itan naa dede-dede ya Blian(aaaa... Ikannya gede-gede)" ucap Marvel


"Ia itan na dede-dede(iya ikannya gede-gede)" balas Brian


Si kecil Brian melihat jaring ikan kecil yang tertaru tak jauh dari, kaki kecilnya melangkah mendekati jaring itu dan mengambilnya.


"Alvel ita antap itan naa ya(marvel kita tangap ikan nya ya)" ajak Brian lagi


"Yo" jawab Marvel antusias


Ke dua bocah kecil itu mengkap ikan-ikan kecil yang berada di kolam ikan sebelah, dan lagi ke duanya basah karena air yang terpancar saat jaring yang mereka celup di air di angkat kembali mengenai baju ke dua bocah kecil itu.

__ADS_1


Ke dua bocah kecil itu berhasil menangkap 2 ekor kecil, Marvel mengambilnya dari dalam jaring dan melemparnya di dalam kolam ikan yang besar, ke dua bocah itu terkikik melihat ikan kecil yang merah pindakan di kolam besar itu di kejar oleh ikan-ikan besar.


"Hihihi... Itan ecil na ali Vel(hihihi... Ikan kecilnya lari Vel)" ucap Brian


"Hihihi.. Ia itan ecil naa ali(hihihi.. Iya ikan kecilnya lari)" timpal Marvel lagi


Ke duanya kembali menangkap ikan-ikan kecil itu lagi, tapi gagal masuk jaring yang ada semua ikan kecil pergi ke sudut yang sedikit jauh darinya.


"Ya itan naa abul(ya ikan nya kabur)" ucap si kecil Brian


Suara teriakan Nara mengenang di dalam rumah yang besar itu, Nara sedang mencari keberadaan ke dua bocah nakal itu yang tadi bermain mobil-mobilan tiba-tiba menghilang lagi.


Nara keluar ke halaman depan tapi tak menemukan ke beradaan ke dua bocah kecil itu, sedangkan di balik kolam ikan, Brian sedang menaruh telunjuknya di bibir mengisyaratkan untuk jangan berisik, membuat Marvel mengangguk dengan polosnya.


Nara melihat jaring ikan yang di letakaan sembarangan oleh ke dua bocah itu, pelan-pelan Nara mendekati kolam ikan itu melewati sebelah, dan ke dua mata wanita cantik itu melihat ke dua bocah nakal itu sedang berjongkok di balik pega kolam ikan itu dengan baju mereka yang sudah basah lagi.


"Sedang apa kalian di situ" ucap Nara


Ke dua bocah kecil itu berbalik dan memamerkan deretan giginya dengan lucu karena sudah ketahuan.


"Myy, onty" ucap Marvel dan Brian


"Kalian nakal lagi ya" ucap Nara


"Ga onty ita ga akal, ita adi antap itan icil, ia tan alvel(Gak aunty kita gak nakal, kita lagi nangkap ikan kecil, iya kan Marvel)" ucap Brian

__ADS_1


"Benar-benar kalian ini ya" ucap Nara menjewer telinga ke dua bocah itu


Brian dan Marvel mengaduh sakit, dan sudah menangis.


"Wwaaa.." tangis ke dua bocah kecil itu


"Onti ahat, ita ergi te uma akek aja yo vel" ajak si kecil Brian pada sepupunya itu


"he eu, yo ita te uma ate aja(hw em ayok kita ke rumah kakek aja)" ucap Marvel


"Mau naik apa kalian ke rumah kakek" tanya Nara


Ke dua bocah kecil itu terlihat berpikir, kemudian saling pandang.


"Ita inta akek uat emput ita, ia tan Vel(kita minta kakek buat jemput kita, iya kan Vel)" ucap Brian


Membuat Nara benar-benar, mati kutu berdebat dengan ke dua bocah nakal itu.


"Ayok cepat kalian masuk dan ganti baju lagi" ucap Nara


Dan ke dua bocah itu pun menurut, berjalan terlebih dahulu masuk ke dalam dengan muka menunduk takut kalau mom Nisa dan dad Nick melihat mereka.


Bersambung...


Di bawa ini cerita Ambar dan Gilang yang sudah dewasa, udah Bab 32.

__ADS_1



__ADS_2