
Keluar dari kelas Brian dan Marvel langsung pergi ke kelas B di mana kelas Tio, Brian dan Marvel melihat Tio sedang membereskan alat tulisnya yang di hambur kan oleh kedua teman yang yang biasa menganggu nya.
"Hahaha kasian deh kamu" ucap salah satu nya.
Dengan wajah marah Brian mendekati anak laki-laki itu dan memarahinya.
"Sudah berapa kali kamu aku bilangin berhenti gangguin teman aku" ucap Brian dengan marah.
"Marvel panggil guru mereka ke sini" ucap Brian tampa melepas pandangannya dari kedua murid itu.
Tak lama kemudian guru kelas B yang bernama Bunda Maryam datang.
"Ada apa ini" tanya bunda Maryam.
"Mereka sudah membuli teman kami Tio bu, dia menghambur kan alat tulis Tio" ucap Brian.
Membuat kedua anak itu menunduk takut, sedangkan bunda Maryam hanya menggeleng kepala melihat kedua muridnya itu.
"Kalian ikut bunda ke kantor" ucap bunda Maryam pada kedua muridnya.
Sedangkan Brian dan Marvel membantu Tio membereskan peralatan tulisnya yang berserah kan di lantai.
"Tio kamu gak papa" tanya Marvel.
"Aku gak papa kok, maaf ya kalian jadi nunggu lama" ucap Tio.
"Gak papa kok, ayo kita pulang" ajak Brian.
Ketiganya keluar dari kelas B berjalan menuju mobil yang terparkir di halaman sekolah, terlihat pak sopir sedang menunggu mereka.
"Pak kita ke rumah Tio dulu ya" ucap Brian.
"Baik den" ucap pak sopir.
__ADS_1
Brian, Marvel dan Tio duduk di bangku belakang, kemudian mobil pun keluar gerbang sekolah.
Di tengah perjalanan Brian melihat penjual buah di pinggiran jalan, Brian pun meminta pak sopir untuk berhenti sebentar.
"Ayo kita beli buah buat bapa kamu Tio" ajak Brian.
"Tapi aku gak punya uang Brian" ucap Tio.
"Gak papa nanti aku yang bayar" ucap Brian.
Ketiganya pun turun mendekati penjual buah, Brian membeli sekilo apel, sekilo jeruk dan sekilo anggur lalu ketiganya pun kembali masuk ke dalam mobil.
Sopir yang sudah mengetahui sifat baik anak majikannya itu hanya bisa tersenyum, dari sejak kecil Brian sudah biasa membantu sesama.
Mobil berhenti tepat di pinggiran jalan depan rumah Tio, ketiga bocah laki-laki itu turun dari mobil dan berjalan masuk ke rumah Tio. Ini kali pertama Brian dan Marvel mampir di rumah Tio.
"Assalamualaikum bu" ucap Tio.
"Bu, ini ada teman Tio nama nya Brian sama Marvel, yang pernah Tio ceritain bu" ucap Tio.
"Wah, mari sini nak silahkan duduk maaf rumah kami kecil" ucap Ibu Tio ramah karena mengetahui kedua teman putranya itu.
"Makasih bu, gak papa kok bu" ucap Brian.
"Bapa" ucap Tio berdiri menghampiri bapa nya yang baru keluar kamar.
"Nak kamu sudah pulang" tanya bapa Tio.
"Iya bapa" jawab Tio menyalami tangan sang bapa di susul juga oleh Brian dan Marvel.
"Pak ini kami bawa buah buat bapa, semoga cepat sembuh ya" ucap Brian memberi kantong berisi buah.
"Terimakasih nak, sudah merepotkan" ucap bapak Tio.
__ADS_1
"Sama-sama pak" ucap Brian.
Ibu Tio yang baru saja selesai memasak pun menata semua menu masakan sederhananya, kemudian memanggil semuanya untuk makan siang.
"Nak ajak kedua temanmu kita makan siang bersama" ucap bapa Tio.
"Brian, Marvel ayo kita makan siang" ajak Tio
Brian dan Marvel pun mengikuti Tio masuk ke dapur yang terbilang sangat sederhana sekali, Brian dan Marvel melihat menu yang tertata di atas meja.
"Maaf nak cuma ada menu sederhana saja" ucap ibu Tio.
"Gak papa kok bu" ucap Brian lalu duduk di dekat Tio juga Marvel.
Sayur kangkung, tahu tempe dan ikan tumis seadanya, tapi kalau makan pake tangan sangat bikin nagi.
"Enek nya makan pake tangan" ucap Tio.
Brian dan Marvel pun mengikuti Tio makan pake tangan dan benar saja, terasa sangat nikmat walau hanya lauk sederhana.
"Masakannya enak banget bu" ucap Marvel.
"Iya, aku suka" ucap Brian juga Tio hanya melihat kedua temannya sambil tersenyum.
"Alhamdulillah kalau kalian suka nak" ucap Ibu Tio.
Semuanya makan dengan lahap, apa lagi Brian dan Marvel yang minta ijin buat nambah lagi dan Ibu Tio pun menambah lauk untuk mereka.
Bersambung....
***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....
Terimakasih***.
__ADS_1