Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Di Hukum


__ADS_3

Semua isi rumah sudah Nara jelajahi tapi tak kunjung menemukan ke dua bocah nakal itu, bahkan Ambar dan Maura di minta untuk mencarikan keberadaan ke dua bocah kecil itu.


Nara berjalan ke arah taman belakang dengan sebatang sapu yang ada di tangannya, hanya di taman belakang saja yang belum ia liat.


"Marvell,, Briaannn.." panggil Nara lagi membuat ke dua bocah kecil yang sedang berjongkok di bawa pot bunga memekik kaget dengan suara itu.


"Alvel, oty Ara egan apu(Marvel, aunty Nara pegang sapu)" ucap si kecil Brian mengintip dari selah pot bunga


"Aksimm.." tiba-tiba Marvel bersin dan membuat Nara yang hendak berbalik menghentikan langkahnya dan melihat ke arah suara bersin seseorang.


Di sebelah pot bunga benar Nara melihat ke dua bocah kecil itu bersembunyi, Nara melangkah pelan ke arah pot itu dan benar saja ke dua bocah kecil yang sedari tadi ia cari-cari sedang bersembunyi di sana.


"Alvel, to ecin cih(Marvel kok bersin sih)" ucap Brian


"Bis idun atu atal anet(Habis hidung aku gatal banget)" ucap Marvel dan tiba-tiba

__ADS_1


"Ngapain kalian ngumpet di sini" ucap Nara membuat ke dua bocah kecil melihat ke arah nya.


"E oty Arah ita agu upet ia tan Alvel(eh aunty Nara kita lagi ngumpet iya kan Marvel)" ucap si kecil Brian yang mendapat anggukan dari Marvel


"Ngumpet dari siapa" tanya Nara di buat gemes dengan tingkah ke dua bocah kecil itu


"Ali oty Ara, ial ga emuin ita(dari aunty Nara biar gak nemuin kita)" ucap Brian


Nara mengangkat sapu yang ada di tangannya berniat untuk memberikannya pada bibi tapi ke dua bocah kecil itu salah mengira.


"Apun oty, agan ukulin ita ake apu(ampun aunty jangan pukulin kita pake sapu)" ucap Brian


"Adi oty ga atan ukulin ita ya(jadi aunty gak akan pukulin kita ya)" ucap Brian


"Siapa yang pecahin guci tante" tanya Nara

__ADS_1


Dan ke dua bocah kecil itu saling pandang, mau tak mau mereka haru mengaku karena memang mereka yang main di sana.


"Yan edang Alvel oty ape uci ya eca, api ita ain di ana(yang nendang Marvel aunty sampe guci nya pecah, tapi kita yang main di sana)" ucap Brian menunduk taku begitu pun dengan Marvel sedari tadi ia diam membiarkan Brian yang buka suara.


"Kalian ini benar-benar nakal ya" ucap Nara


"Apun oty, agan ukul ita ake apu ya(Ampun aunty, jangan pukul kita pake sapu ya)" bujuk si kecil Brian


"Gak kalian harus di hukum" ucap Nara


"Ukum apa myy(hukum apa myy)" tanya Marvel


"Sana kalian masuk kamar, nanti bele keluar setelah makan siang" ucap Nara


"Ia oty, ia omyy(iya aunty, iya mommy)" ucap Brian dan Marvel bersama lalu masuk ke dalam

__ADS_1


Setelah melewati ruang tengah semua pecahan guci sudah tidak ada karena bibi suda membereskan kekacauan itu, tadinya sapu yang di pegang Nara untuk membersihkan pecahan guci itu, tapi mala ia bawa mencari ke dua bocah kecil itu, ke dua bocah itu pun masuk ke dalam kamar Marvel karena mendapat hukuman.


Bersambung....


__ADS_2