
Mobil yang di kendarai oleh Leo kini memasuki halaman rumah mewah milik Nicko.
Nicko turun dari mobil dengan Ambar yang ada di gendongan nya dan Leo mengikuti sang boss dari belakang.
Tiba di dalam semua anggota keluarga Wijaya suda berada di sana termaksud kedua orang tua Nicko.
"Sayang" Nisa beranjak mendekati putri nya yang berada di gendongan sang suami
"Mommy, aku takut my" ucap Ambar dengan mata yang suda berkaca-kaca
"Putri mommy jangan nangis ya, mommy akan jangan kamu" ucap Nisa dengan mata yang suda berkaca-kaca juga.
Ambar memeluk mommy nya dengan sangat erat seolah-olah ia takut akan di culik lagi.
"Leo ikut aku ke ruang kerja" ucap Nicko
"Baik boss" jawab Leo
"Sayang mas ke ruang kerja dulu ya, ada yang mau mas bahas dengan Leo" ucap Nicko setelah menghapus air mata yang mengalir di pipi sang istri tercinta.
Nicko dan Leo masuk ke dalam ruang kerja Nicko.
"Apa kamu sudah menemukan Vidio nya" ucap Nicko
"Suda boss" ucap Leo lalu ia mengeluarkan semua flash dik lalu di serahkan pada bos nya.
Nicko lalu menyalakan lap top nya yang ada di atas meja, ia lalu mencolok flash yang di berikan oleh Leo.
Nicko mengotak atik lap top nya dan setelah mendapat kan apa yang ia cari ia tersenyum licik dan menyuruh Leo untuk menyebar Vidio Carolin bersama seorang pria yang berada di hotel.
Leo mengerjakan perintah sang bos dan dalam sekejap berita itu langsung menjadi traning topik.
"Semua nya suda beres boss" ucap Leo
"Bagus, batalkan kerja sama bersama wanita ular itu" ucap Nicko yang di angguki oleh Leo
Baru kali ini Leo melihat bos nya sangat mengerikan, biasa nya ia mengenal Nicko sebagai bos yang ramah dan sangat baik kepada karyawan nya tapi kali ini entah kemana Nicko yang baik itu.
******
Di Tempat Lain....
Di apartemen Carolin di datangi oleh seorang wanita paru baya.
Ting..Tong..
__ADS_1
Cleekk...
Plaakk...
Satu tamparan mendarat di pipi mulus Carolin dari seorang wanita paru baya.
"Dasar pelakor kamu" ucap wanita paru baya sambil menjambak rambut Carolin
"Apa-apaan ini ha datang-datang langsung main labrak aja" ucap Carolin tak terima
"Hey saya ingatkan ya jangan pernah ganggu suami saya lagi" ucap wanita paru baya dengan emosi yang suda menggebu-gebu
"Dasar nenek-nenek" ucap Carolin membalas menarik rambut wanita paru baya itu.
Mereka berdua saling tarik-tarikan rambut sampai seorang petugas apartemen yang memisahkan mereka.
"Dasar pelakor gak tau diri kamu" ucap wanita paru baya
"Dasar nenek-nenek tua udah keriput lagi" balas Carolin
"Awas aja ya kalau sampe kamu ketemu sama laki saya lagi" ucap wanita paru baya
"Jelas lah laki lo nyari gue secara gue kan cantik dan **** gak kaya lo uda nenek tua" ucap Carolin dengan sombong nya
"Dasar kamu ya" ucap wanita itu bertambah emosi karena perkataan Carolin beruntung petugas keamanan berhasil membawa wanita paru baya itu menjauh dari Carolin kalau gak bisa berabe.
Carolin kembali masuk ke dalam apartemen nya dan mendengar suara getaran dari ponsel nya dan tertera di layar ponsel nya nama sang sekertaris.
"Ada apa" ucap Carolin
"......."
"Apa" ucap Carolin dengan kaget lalu cepat-cepat Carolin mematikan sambungan telpon dari sekertaris nya dan membuka berita yang ada di internet.
Carolin menjadi syok melihat Vidio nya bersama seorang pengusaha yang berdurasi 2 menit itu tersebar luar di dunia maya dan kini menjadi traning utama.
"Brengsek.." teriak Carolin
"Siapa yang berani-berani nya nyebarin vidio itu" ucap Carolin seorang diri
Dengan cepat Carolin menghubungi seseorang yang mungkin bisa membantu nya.
"Kamu di mana" ucap Carolin
"......."
__ADS_1
Aku butuh bantuan kamu" ucap Carolin lagi
"........."
Tak lama kemudian Panggilan terputus dan dengan cepat Carolin menganti pakaiannya dengan pakaian nya lalu keluar dari apartemen nya menuju ke apartemen Alex pria yang sering membantu Carolin.
30 Menit kemudian Carolin tiba di parkiran apartemen Alex, ia melangkah masuk ke dalam lift menuju unit apartemen Alex.
Tiba di depan pintu Carolin langsung menekan angka pin lalu pintu terbuka, di dalam sana Alex suda menunggunya sambil menonton suara TV tentang berita Carolin yang beredar.
*******
Sepulangnya dari rumah sang bos, Leo mampir di supermarket untuk membelikan cemilan kesukaan kekasih nya.
Selesai membayar semua nya Leo kembali ke dalam mobil dan melanjut kan mengemudi mobil nya.
Tiba di depan kontrakan sang kekasih Leo melihat ada beberapa orang pria yang bertubuh besar sambil menyeret Sisi ikut bersama mereka.
"Lepas kan saya, ayah Sisi mohon jangan jadikan Sisi sebagai jaminan" ucap Sisi dengan deraiyan air mata.
Dengan cepat Leo turun dari mobil untuk menolong sang kekasih.
"Lepaskan dia" ucap Leo dengan tatapan membunuh
"Leo tolongin aku" ucap Sisi menatap Leo
"Siapa loh jangan coba-coba ikut campur" ucap ayah tiri Sisi
Tampa menunggu lama Leo langsung menendang ************ pria-pria yang bertubuh besar lalu ia menarik Sisi dan membawa nya masuk ke dalam mobil.
"Hey berhenti" teriak ayah tiri Sisi
Sedangkan di dalam mobil Leo memandang pujaan hati nya yang terlihat sangat berantakan.
"Sayang kamu gak papa kan" ucap Leo memegang jemari Sisi yang satu nya
"Aku gak papa kok, makasih ya kamu datang di saat yang tepat, kalau gak ada kamu pasti aku udah di bawa pergi oleh ayah tiri ku di jadikan jaminan hutang nya" ucap Sisi dengan air mata yang tak bisa di bendung
Leo memili menepikan mobilnya lalu memeluk sang kekasih untuk menenangkan nya.
"Udah jangan nangis ada aku di sini yang akan selalu jagain kamu" ucap Leo mengusap kepala Sisi
"Makasih ya" ucap Sisi menatap Leo
Leo hanya mengangguk kan kepalanya lalu kembali menjalankan mobilnya.
__ADS_1
Bersambunggg....