Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Brian Membelah Tio


__ADS_3

Tiba-tiba datang dua anak laki-laki yang seumuran dengan mereka, yang tepatnya teman sekelas Tio.


"Kok kalian mau si berteman sama dia, dia tuh gak pantas sekolah di sini" ucap salah satu anak laki-laki menunjuk Tio.


"Kenapa tidak pantas?" tanya Brian.


"Dia itu cuma orang susah" ucap salah satu murid.


"Jangan sombong jadi orang, kekayaan gak di bawa mati" ucap Brian dengan mantap.


Membuat semuanya melihat ke arah Brian yang membelah sahabat barunya itu, terutama Marvel yang sangat salut dengan sepupunya itu.


"Tio juga manusia biasa seperti kita, tidak baik mem beda-bedakan orang, semuanya sama di mata Allah" ucap Brian lagi.


"Tapi kita gak suka dia sekolah di sini" ucap salah satu murid yang tidak menyukai Tio.


"Kalau gitu kalian pindah sekolah saja" ucap Brian.


Karena kalah berdebat, kedua anak laki-laki itu pun pergi dari hadapan mereka semua, lalu Brian melihat ke arah Tio.


"Udah kamu tenang aja, mereka gak akan berani ganggu kamu lagi" ucap Brian.

__ADS_1


"Makasih ya kalian udah mau berteman sama aku" ucap Tio lagi.


"Iya sama-sama, kalau mereka gangguin kamu lagi bilang sama kita ya" ucap Marvel.


"Iya" ucap Tio sambil tersenyum.


Sedangkan tak jauh dari mereka semua, bunda Aira sedang berdiri mendengar obrolan mereka bunda Aira sangat salut dengan Brian yang membelah sang teman.


"Anak yang baik, sama seperti orang tuanya" ucap bunda Aira dalam hati.


Bunda Aira lalu pergi menuju ruang guru, karen istirahat akan segera berakhir dan ia akan kembali mengajar.


☘☘☘☘


Sisi dan Sheila masuk kedalam dengan Sheila yang membawa tas berisi kue yang di bikin sang mama.


"Atalamualaitum omy Isa(assalamualaikum mommy Nisa)" ucap Sheila saat tiba di dalam.


"Waalaikumsalam sayang, mommy kangen banget sama kamu sayang" ucap mom Nisa memeluk gadis kecil itu.


"Ela uga anen anet ama omy Isa(Sheila juga kangen banget sama mommy Nisa)" ucap Sheila.

__ADS_1


"Ni ela awa ue uat omy Isa, ue yaa mama lo ya uat(Nih Sheila bawa kue buat mommy Nisa, kue nya mama loh yang buat)" ucap gadis kecil itu.


"Wah, makasih ya sayang" ucap mom Nisa.


Mom Nisa lalu mengajak sang sahabat Sisi dan sang putri duduk di sofa ruang keluarga, Sheila mengamati rumah yang sangat sepi pertanda kalau yang lainnya sedang tidak ada.


"My, tata Blian ama tata Alvel lum ulan kola ya(my. kaka Brian sama Kaka Marvel belum pulang sekolah ya)" tanya Sheila.


"Belum sayang, gak lama lagi mereka pulang kok" ucap mom Nisa.


"Mommy cobain kue nya ya sayang" ucap mommy Nisa.


"Ia my" ucap Sheila.


"Kuenya enak Sih, nanti bagi resep ya sama aku" ucap mom Nisa sambil mengunyah kuenya.


"Iya Nis" jawab Sisi.


Sheila membiarkan kedua orang tua itu mengobrol, sedangkan ia memili bermain dengan boneka barbie miliknya, sesekali Sheila mengajak boneka barbie miliknya berbicara seperti anak-anak pada umunya saat bermain dengan boneka mainan mereka.


Sheila saat ini sedang menanti Brian dan Marvel pulang sekolah, untuk di ajak bermain bersama lagi.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2