
Dan....
Istana yang menjulang tinggi terbuat dari pasir itu pun hancur rata dengan pasir, dan itu semua karena ulah ke dua bocah nakal itu.
Ke dua gadis yang duduk di pasir menatap ke dua adiknya yang berdiri tak jauh dari mereka dengan pandangan marah, sedangkan ke dua bocah itu acuh tak acuh melihat istana pasir yang sudah susah-susah di buat oleh ke dua kaka mereka.
"Kalian nakal banget sih" ucap Ambar
"Ita ga egaja tata(kita gak sengaja kaka)" ucap si kecil Marvel
"Ia ita ga egaja(iya kita gak sengaja)" timpal si kecil Marvel
"Kaka marah sama kalian" ucap ke dua gadis itu, lalu beranjak berdiri meninggalkan ke dua bocah nakal itu.
"Tata abal ama tata ara alah ama ita(kaka Ambar sama kaka Maura marah sama kita)" ucap si kecil Marvel
"Anti ita inta aap(nanti kita minta maaf)" ucap si kecil Brian
"Yo ita inta aap(ayo kita minta maaf)" ajak si kecil Marvel
Ke dua bocah itu pun pergi mencari keberadaan kaka mereka yang sedang marah, kalau saja bukan karena kenakalan mereka mungkin ke dua kaka mereka tak akan marah.
Ke dua mata kecil Brian dan Marvel tak sengaja melihat ke dua gadis yang sedang memakai topi pantai sedang memegang sesuatu, hal itu membuat ke dua bocah kecil itu semakin cepat melangkah mendekati mereka.
__ADS_1
"Waahh es tim Alvel(wah es krim Marvel)" ucap si kecil Brian dengan menjilati bibirnya
"Ia atu uga au(iya aku juga mau)" ucap si kecil Brian
"Tata(kaka)" panggil ke dua bocah kecil itu
Maura dan Ambar melihat ke arah ke dua adiknya yang sedang melangkah ke arah mereka.
"Tata ita uga au(kaka kita juga mau)" ucap si kecil Brian
"Anak kecil dan nakal gak boleh makan es krim" ucap Ambar yang di anggukin oleh Maura
"Ih elit anet cih ama itu(ish pelit banget sih sama kita)" ucap si kecil Brian
"Ayo" ucap Marvel, ke dua bocah itu pun pergi ke arah orang tua mereka yang sedang bersantai di bawa rumah pasung sambil tertawa.
Setelah tiba di depan Nicko, si kecil Brian langsung saja mendekat dan meminta sang daddy untuk mendekat.
"Ada apa boy" tanya Nicko
"Edyy ita uga au atan es tim, epelti tata ama tata ura(daddy kita juga mau makan es krim, seperti kaka sama kaka Maura)" ucap si kecil Brian, yang mendapat anggukan dari si kecil Marvel
Nicko melihat ke arah putri dan juga keponakan nya Maura yang sedang asik memakan eskrim yang ada di tangan mereka.
__ADS_1
"Ya sudah ayo kalian ikut daddy" ucap Nicko beranjak berdiri
"Nick, jangan banyak-banyak kasi mereka es krim" ucap Nara
"Iya kak" jawab Nicko
Ke dua bocah kecil itu pun pergi mengikuti daddy Nicko yang akan membelikan es krim untuk mereka, wajah ke dua bocah kecil itu terlihat sangat antusias, sampai-sampai mereka lupa minta maag pada ke dua kaka merek.
"Pak es krimnya dua yang ukuran kecil ya" ucap Nicko, karena melihat ada kemasan kerupuk ukuran kecil.
"Baik pak" ucap si penjual
"Ini es krim nya dek" ucap pak penjual memberikan pada Brian dan Marvel
"To es tim ya ecil cih dyy, atu tan au es tim yan esal epelti unya tata(kok es kri nya kecil sih dyy, aku kan mau es krim yang besar seperti punya kaka)" protes si kecil Brian
"Ia atu uga au ya esal ucel(iya aku juga mau yang besar uncel)" timpal Marvel juga
"Kata mommy kalian gak boleh banyak makan es krim nya" ucap Nicko mengusap kepala ke dua bocah kecil itu.
Ke dua bocah kecil itu pun memakan es krim nya dengan wajah merajuk karena mendapat es krim yang berukuran kecil, buat mereka itu tak akan puas.
Bersambung...
__ADS_1