Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Part (Brian & Marvel) Kecil


__ADS_3

"Sayang kalian tuh bikin eyang kuatir tau gak" ucap eyang Tania memeluk ke dua cucunya.


"Aafin ita ya eyan uda elgi ga ilan-ilan(maafin kita ya eyang udah pergi gak bilang-bilang)" ucap Brian merasa bersalah.


"Sudah gak papa, tapi lain kali jangan gitu lagi ya" ucap eyang Tania.


Marvel dan Brian memeluk eyangnya sedangkan Samuel, Nicko dan Leo duduk di dekat ranjang kakek Erlangga untuk berbincang-bincang.


"Eyan ita apel (eyang kita laper)" ucap Marvel.


"Kita ke kantin yuk beli makan buat siang kalian" ucap eyang.


"Oleh yo eyan(hore ayo eyang)" ucap Brian, setelah berpamitan pada ke empat pria yang ada di ruangan itu, eyang Tania pun mengajak ke dua cucunya ke kantin.


Dalam perjalanan menuju kantin, Brian dan Marvel berceloteh tentang keseruan mereka hari ini, sampai mereka bertiga tiba di kantin yang terjamin akan kebersihannya.


"Wah ayam dolen yaa anyat anet ya Alvel(wah ayam goreng nya banyak banget ya Marvel)" ucap Brian dengan semangat.


"heemm, ada ayam dolen dan ada ayam atal(hheemm, ada ayam goreng dan ada ayam bakar)" ucap Marvel.

__ADS_1


"Eyan atu au atan ayam atal aja(eyang aku mau makan ayam bakar aja)" ucap Marvel.


"Atu uga eyan(aku juga eyang)" ucap Brian juga.


"Baiklah kalau begitu, kalian duduk di sini ya" ucap eyang.


Kedua bocah itu pun menurut untuk duduk di kursi kosong yang sudah di sediakan di sana, sedangkan eyang Tania pergi untuk memesan makan siang untuk ke dua cucunya.


☘☘☘☘


Selesai makan siang Brian dan Marvel di antar pulang ke rumah oleh Leo, takutnya ke dua bocah kecil itu kembali berulah lagi.


"Nana nnaaaanaa" Brian bernyanyi mengikuti alunan musik yang di putar oleh Leo.


"To amu ilan ditu cih, amu tam odala atu(kok kamu bilang gitu sih, kamu kan sodara aku)" ucap Brian.


"Eman itu netaan yaa(emang gitu kenyataannya)" ucap Marvel.


"Ish, amu elin anet cih(ish, kamu nyebelin banget sih)" ucap Brian beralih melihat om Leo.

__ADS_1


"Om Yeo uala Blian adus tan(om Leo suara Brian bagus kan)" tanya Brian.


"Iya bagus banget deh" ucap Leo, dari pada nanti bikin ulah mending bilang gitu.


"Tu om Yeo ilan uala atu adus(tuh om Leo bilang suara aku bagus)" ucap Brian menatap sohib nya.


"Api alo ama atu uala amu ga adus(tapi kalau sama aku suara kamu gak bagus)" ucap Marvel, membuat Brian menatap sohib dengan kesal.


Leo yang melihat situasi sudah mulai mencekam dengan cepat langsung meminta ke duanya untuk tidak berantem.


Tak lama kemudian mobil yang di naikin oleh ke dua bocah itu memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu, terlihat Ambar dan Maura juga baru saja pulang sekolah dan kini masi mengunakan seragam.


"Tata(kaka)" panggil Brian dan Marvel bersama setelah turun dari mobil, membuat ke dua gadis itu menoleh ke arah suara.


"Kalian dari mana dek" tanya Ambar.


"Ita bis ali uma atit, iat akek(mita habis dari rumah sakit liat kakek)" ucap Brian.


Mereka berempat lalu masuk ke dalam rumah, sedangkan Leo sudah kembali lagi ke kantor setelah mengantarkan ke dua bocah kecil itu.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2