
Seharian ini Nisa dan beby Brian menemani sang daddy bekerja di kantor. Nicko melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, sudah menunjukan pukul 4 sore pertanda jam pulang kantor. Nicko membereskan semua berkas-berkas yang ada di atas meja kerjanya, lalu melangkah masuk ke dalam sebuah kamar yang ada di ruangannya, kamar yang biasa ia gunakan untuk beristirahat kalau lagi lelah bekerja.
Nicko membuka pintu kamar itu, di sana terlihat istri tercinta dan putra kecilnya, sedang tertidur pules. Nicko tersenyum lalu melangkah mendekati ke duanya dan duduk di pinggiran ranjang di dekat sanga istri.
Nicko mengelus kepala Nisa dengan pelan, Nisa yang merasakan sesuatu menyentuh kepalanya, menggeliat dan membuka ke dua matanya. Hal pertama yang Nisa liat adalah wajah tampan suaminya, yang tersenyum pada nya.
"Mass.." ucap Nisa
"Sayang, maaf Mas ganggu tidurnya" ucap Nicko
"Gak papa ko mas" jawab Nisa tersenyum
Nicko mengalihkan pandangannya pada sang putra yang tertidur pules, pandangan Nisa pun juga teralih pada sang putra..
"Adek, tidur nya pules banget sayang" ucap Nicko
"Iya mas" jawab Nisa
Nicko mengajak sang istri untuk pulang, karena waktu sudah semakin sore. Nicko dan Nisa keluar dari ruangan Nicko dengan beby Brian yang berada di gendongan Nisa yang masi tertidur, Nicko dan Nisa bersama beby Brian menaiki lift yang akan membawa mereka ke lantai dasar.
__ADS_1
Setelah pintu lift terbuka, terlihat Leo sudah menunggu di lobi kantor, beberapa karyawan yang berlalu lalang masi sempat-sempatnya melihat sang CEO bersama istri dan anaknya berjalan masuk ke dalam mobil dan mobil pun meninggalkan area lobi.
******
Di dalam ruangannya Vero terlihat marah dan kesal, bagaimana tidak mantan kekasih nya Cindy kembali menemuinya, 10 bulan yang lalu Vero memutus kan Cindy, Vero yang melihat mantan kekasihnya itu sedang bermesraan dengan pria lain. Bahkan Vero sering mendapatkan laporan dari anak buahnya kalau Cindy berkelakuan tak pantas, mendengar kelakuan Cindy yang seperti itu membuat Vero muak lalu memutuskan hubungan nya dengan Cindy dan di sini lah Cindy sekarang berada di ruangan Vero.
"Mau apa lagi kamu datang ke sini" ucap Vero dengan nada dingin
"Aku mau ketemu kamu sayang" ucap Cindy menyentuh lengan Vero
"Jangan sentuh saya" ucap Vero menatap tajam wanita itu
Vero yang merasa wanita di depannya semakin menjadi-jadi, ia menghempaskan tangan wanita itu dengan kasar dari wajahnya. Membuat Vero menatap Cindy dengan tatapan membunuh.
"Saya gak sudah di sentuh sama wanita sepertimu" ucap Vero dingin
Cindy yang mendengar suara langkah dengan cepat ia mencium Vero, tapi belum sempat pintu terbuka, Vero dengan cepat mendorong tubuh wanita itu menjauh darinya.
Ccllekk...
__ADS_1
Pintu terbuka dan berdirilah Gita di depan pintu, dengan cepat Vero menarik tangan kekasihnya dan membuat gadis yang berpakaian perawat itu tak sengaja memeluk Vero, Cyndi yang melihat itu marah dan kesal, Cyndi lalu keluar dari ruangan itu dengan arah.
"Kenapa heemm" tanya Vero
"Wanita itu mau apa" ucap Gita ketus
Vero yang tau kalau kekasihnya sedang cemburu tersenyum geli, saat ini posisi keduanya masi sama Gita yang memeluknya.
"Kamu cemburu" ucap Vero tepat di daun telinga Gita
"Gak siap juga yang cemburu" ucap Gita memalingkan wajahnya.
"Mau apa dia kesini" tanya Gita lagi
"Mau apa lagi kalau bukan menganggu" ucap Vero.
Keduanya mengobrol beberapa saat sampai Gita pamit kembali bekerja.
Bersambung....
__ADS_1
Guys, Like, Komen sama Vote nya dong,. Terimakasih🙂🙏🙏