Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
(Brian & Marvel) Menjemput Brian dan Marvel


__ADS_3

Setelah mengobrol cukup lama, Mama Sisi pamit pergi ke tokoh bunga miliknya sedangkan Sheila tinggal bersama mommy Nisa.


"Sayang kita jemput kak Brian sama kak Marvel di sekolah ya" ucap mom Nisa.


"Ita au te kola tata ya my(kita mau ke sekolah kaka ya my)" ucap Sheila.


"Iya sayang, ayo" ajak mom Nisa, Nisa seperti memiliki anak perempuan kecil kalau bersama Sheila.


Pak sopir membukakan pintu untuk mom Nisa dan juga Sheila, lalu mobil pun berjalan keluar dari kediaman rumah besar itu.


Sepanjang perjalanan Sheila tidak pernah berhenti berceloteh, terkadang celotehan gadis kecil itu membuat mom Nisa tidak mengerti hanya mengiyakan saja apa yang Sheila katakan.


Mobil pun memasuki halaman sekolah yang cukup luas itu, terlihat suasana masi sangat sepi pertanda para murid belum juga keluar.


"To epi ci my, tata Blian ama tata Alvel ana(kok sepi sih my, kaka Brian sama kaka Marvel mana)" tanya Sheila.


"Kaka belum pulang sayang, kita tunggu bentar ya" ucap mom Nisa.


"Ia my" jawab gadis kecil itu.


Terdengar suara bel berbunyi pertanda kalau sekarang sudah jam pulang sekolah, setelah menunggu selama hampir 20 menit, akhirnya Brian, Marvel terlihat sedang berjalan di koridor bersama ketiga temannya.


"Tata Blian, tata Alvel(kaka Brian, kaka Marvel)" panggil Sheila turun dari mobil.

__ADS_1


Tapi Brian dan Marvel tidak mendengat panggilan gadis kecil itu karena masih sangat jauh, si kecil Sheila pun berlari kecil mendekati Brian dan teman-temannya.


"Sayang jangan lari nanti jatuh" ucap mom Nisa.


"Tata(kaka)" panggil Sheila.


Membuat yang ada di situ melihat ke arah seorang gadis kecil yang rambutnya di kuncir dua sedang berdiri di harapan mereka.


"Adek Sheila, kamu sama siapa" tanya Brian mendekati gadis itu.


"Ela ama omy Isa tata, tu omy Isa(Sheila sama mommy Nisa kaka, tuh mommy Nisa)" ucap Sheila menunjuk ke arah mom Nisa yang berjalan mendekati mereka.


"Brian itu adik kamu ya" tanya Rasya.


"Bukan, itu pacarnya Brian" ucap Marvel.


"Hehehe,, ini gadis kecil aku namanya Sheila" ucap Brian sambil tertawa.


"Dek kenalin ini kak Rasya, ini kak Ilham dan ini kak Tio" ucap Brian memperkenalkan temannya.


"Ai tata ama atu ela(hay kaka nama aku Sheila)" ucap gadis kecil dengan suara cadelnya.


"Hay Sheila, kamu lucu banget sih, aku jadi gemes" ucap Rasya ingin mencubit pipi gadis itu, tapi segera di tahan oleh Brian.

__ADS_1


"Kenapa" tanya Rasya.


"Kamu gak boleh nyentuh adek Sheila Brian gak suka" ucap Marvel.


"Jadi kamu cemburu ya" ucap Rasya sambil tertawa melihat Brian.


"Kamu tenang aja, aku kan cuma gemes tau" ucap Rasya.


"Mom" panggil Brian menyalami punggung tangan sang mommy.


Diikuti oleh para sahabat Brian, tak lupa juga Brian mengenali temannya pada sang mommy, terlihat sopir yang menjemput Rasya dan Ilham datang, lalu mereka pamit pulang. Dan kini tinggal Tio sendiri yang belum di jemput.


"Tio kamu di jemput juga" tanya Brian.


"Gak Brian aku pulangnya jalan kaki, aku gak punya mobil" ucap Tio.


"Ya udah kita anter kamu aja, boleh kan my" tanya Brian melihat sang mommy.


"Boleh dong sayang, ayo" ucap Nisa.


Nisa yang tau putranya itu suka membantu sesama pun hanya bersyukur, lalu mereka semua pun masuk ke dalam mobil, mommy dan Sheila di depan sama pak sopir sedangkan Brian, Marvel dan Tio duduk di kursi belakang.


Bersambung....

__ADS_1


***Buat yang nanya sahabat Brian dan Marvel kok gak ada di cerita si kembar? sabar ya nanti juga muncul guys...


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys***...


__ADS_2