Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Di Hukum


__ADS_3

"Adek,.." panggil Ambar yang melihat adiknya basah lagi


Brian mengisyaratkan dengan jari yang di letakan dibibir nya pada sang kaka agar tidak melaporkan ke dua bocah itu pada sang mommy.


"Kalian main air lagi" tanya Ambar


"Ia tata, ita bis akap itan-itan ecil di olam(iya kaka, kita habis nangkap ikan-ikan kecil di kolam kaka)" ucap si kecil Brian


"Sana kalian cepat ganti baju, nanti masuk angin" ucap Ambar


Ke dua bocah itu melangkah masuk ke dalam kamar Brian, dan pas ke dua bocah itu membuka pintu kamar di sana Nisa sudah berdiri sambil menatap mereka berdua.


Ke dua bocah itu menunduk takut, karena ketahuan berbuat nakal lagi, Nisa tak bisa berkata-kata apa lagi melihat kenakalan ke dua bocah kecil itu.


"Kalian mommy hukum gak boleh keluar kamar" ucap Nisa


"Elus tolo ita atan di ana myy?terus kalau kita makan gimana myy)" tanya Brian


"Makanan kalian akan di bawa ke sini sama bibi" ucap Nisa lagi


"Sekarang kalian mandi lagi, pakaian kalian akan mommy siapkan" ucap Nisa


"Mandi yang benar jangan main air lagi, kalau gak mommy tamba hukuman kalian" ucap Nisa

__ADS_1


Ke dua bocah itu berjalan pelan masuk ke dalam kamar mandi.


"Alvel olong antuin atu uka aju(marvel tolong bantuin aku buka baju)" ucap Brian


Ke dua nya saling membantu untuk membuka baju mereka, kemudian ke dua bocah itu mandi lagi, dan kali ini mereka mendengarkan Nisa, tak lama kemudian ke duanya sudah keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang bulat karena lupa membawa handuk kecil mereka.


"Blian, ulun naa eliatan hihihihi(Brian Burungnya kelihatan hihihihi) ucap Marvel sambil ce kikik


Tiba-tiba Brian menutup sesuatu di bawa sana dengan telapak tangan nya, karena di tertawa kan oleh sepupunya, ke duanya memakai baju yang sudah di siapkan oleh Nisa, tak juga lupa dua bocah itu memakai bedak beby yang ada di atas meja dekat ranjang kecil Brian.


Marvel mencoba membuka pintu kamar Brian, dan benar saja mereka di kurung di kamar karena berbuat nakal.


"Blian ita di tulun i tamar (Brian kita di kurung di kamar)" ucap Marvel yang tak bisa membuka pintu


Ke dua bocah itu mengeluarkan semu mainan yang ada di dalam kardus itu, kemudian bermain bersama.


Asik bermain sampai ke dua bocah itu mulai bosan, dan memili untuk menonton pilem kartun saja.


"Alvel ita onton ipin ipin aja yo(Marvel kita nonton upin ipin aja yuk)" ucap Brian


"Yo" jawab Marvel


Ke dua bocah itu beranjak berdiri dan membiarkan mainan yang berserah kan di lantai, nanti itu akan menjadi tugas bibi yang membereskannya.

__ADS_1


Ke dua bocah kecil itu naik ke atas tempat tidur, Brian meraih remote TV yang ada di sebelah bantal dan menghidupkan TV nya langsung saja muncul di layar yang tak terlalu besar itu wajah upin ipin.


Ke duanya sangat antusias menonton di layar TV, sesekali terdengar ke dua bocah itu tertawa karena melihat kelucuan ke dua bocah kembar yang ada di TV.


Sampai ke duanya tertidur, dengan TV yang masi hidup tapi sudah berganti dengan pilem kartun lain karena upin dan ipin sudah habis.


Nisa pergi ke kamar putranya untuk melihat ke dua bocah itu kalau sedang berbuat apa, setelah pintu terbuka mainan berserah kan di mana-mana, dan jangan lupa TV yang masih menyalah, tapi ke dua bocah itu sudah tertidur pules di atas tempat tidur.


Nisa menggeleng kan kepalanya melihat ke dua tingkah bocah itu, tapi ada rasa kasian melihat ke duanya yang belum makan udah tidur, Nisa pergi ke kamar karena ingin memanggil mereka makan siang, tapi ke duanya sudah tertidur pules.


"Sayang bangun yuk kita makan" ucap Nisa menepuk pantat ke dua bocah itu


Mendengar kata makan Brian langsung saja beranjak duduk dari tidurnya, dan melihat pada mommy nya.


"Yo myy, ita atan(yuk myy, kita makan)" ucap Brian


"Avel, avel yo ita atan(Marvel, Marvel ayok kita makan" ucap Brian membangunkan Marvel


Bocah kecil yang masi tertidur itu, bangun dan duduk melihat aunty nya dan Brian sedang menunggunya.


"Ayok sayang kita turun ke bawa, semuanya sudah menunggu kalian" ucap Nisa mengajak ke dua bocah itu turun ke bawa.


Setibanya di lantai bawa, Nisa memanggil Bibi untuk membereskan kamar sang putra yang sangat berantakan oleh mainan-mainan bocah itu, ke dua bocah itu duduk di kursi berdekatan sambil ter kikik geli.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2