Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Ini Pasti Gara-Gara Daddy


__ADS_3

Nisa menjadi gelagapan karena pertanyaan sang putra ia mengumpat dalam hati karena perbuatan sang suami, Nisa menatap sang suami dengan tajam membuat yang di tatap menggaruk tekuk nya yang tidak gatal.


Sedangkan bocah kecil yang sedang berdiri dengan sang mommy menangkap pandangan sang mommy pada sang daddy, membuat kecurigaan bocah kecil itu kian besar pada sang daddy.


"Ni asti ala-ala edyy ulun-ulun omyy di amal, ia tan myy(ini pasti gara-gara daddy kurung-kurung mommy di kamar, iya kan my)" ucap si kecil Brian menatap tajam sang daddy, membuat yang di tatap kesusahan menelan air liurnya.


"Gak kok sayang ini merah karena mommy garuk-garuk" ucap Nisa mencari alasan


Tapi tidak membuat bocah kecil itu percaya, mala terus memojokkan sang daddy yang berdiri tak jauh dari mereka, sedangkan Ambar sudah pergi ke kamarnya.


"Omyy, ga uca elain edyy(mommy, gak usah belain daddy)" ucap si kecil Brian


"Etal alam omyy idul ama adeh(entar malam mommy tidur sama adek)" ucap bocah kecil itu membuat pria yang berdiri di depan mereka protes.


"Gak bisa gitu dong boy, nanti daddy bobo sama siapa dong" ucap Nicko dengan wajah me males


"Edy, obo dili(daddy, bobo sendiri)" ucap si kecil Brian


Membuat Nicko mengusap wajahnya dengan kasar karena perkataan sang putra, salahnya juga yang membuat maha karya di tempat yang bisa di liat, udah tau-tau ada putra kecilnya yang posesif banget pada sang istri.


✴✴✴✴

__ADS_1


Leo lagi-lagi harus memboyong istri dan juga putri kecilnya pergi ke rumah tuannya, karena semalam ia mendapat telpon dari bosnya untuk mengajak istri dan juga putri kecilnya datang ke rumah karena permintaan sang tuan kecil siapa lagi kalau buka si kecil Brian.


"Ba baba" celoteh bayi cantik yang berpakaian ungu sepasang dengan bando ungu juga


Tak lama kemudian mobil yang di kendarai oleh Leo memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu.


Brian yang mendengar suara deru mobil yang terparkir di halaman depan pun dengan cepat beranjak dari atas sofa, membuat Nicko yang melihat itu menggeleng kepala.


"Adeh ela(adek Sheila)" ucap si kecil Brian mendekati Sisi


"Hallo kaka Brian" ucap Sisi meniru suara anak kecil


"Yo ante asut(ayok tante masuk)" ajak si kecil Brian


"Bos" sapa Leo pada Nicko sang bos


"Kita langsung ke kantor Leo" ucap Nicko


"Baik bos" ucap Leo pamit pada sang istri


Begitu pun dengan Nicko pamit pada Nisa dan juga putra kecilnya yang sedang mencium-cium bayi kecil yang sangat mengemaskan itu.

__ADS_1


"Ahhh" teriak bayi cantik itu karena sering-sering di cium oleh Brian membuat bayi kecil itu marah


"Ante to adeh ela eliat cih(tante kok adek Sheila teriak sih)" tanya si kecil Brian


"Itu tandanya adek Sheila gak suka terus-terusan di cium sayang" ucap Sisi


"Itu ya ante(gitu ya tante)" ucap bocah kecil itu


"Iya sayang" ucap Sisi mengusap kepala bocah ganteng itu


Nisa mengambil alih bayi kecil itu dalam gendongannya membuat bocah kecil itu tersenyum senang.


"Adeh ela tup tup tuk(adek Sheila cup cup cup)" ucap si kecil Brian duduk di dekat sang mommy


"Baba bababa" celoteh bayi mungil itu sambil mengagungkan ke dua tangannya ke arah bocah kecil yang sedang melihatnya.


"Omyy, aya ya adeh ela inta ih elut ama adeh(mommy, kaya nya adek Sheila minta di peluk sama adek)" ucap si kecil Brian


"Adek belum bisa peluk sayang" ucap Nisa


Bocah kecil itu pun bermain bersama bayi mungil itu, sesekali bayi kecil itu membalas celotehan si kecil Brian dengan celotehan yang tak jelas.

__ADS_1


Bersambung...


Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2