Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Kakek Genit Suka-Suka Peluk


__ADS_3

Saat ini ke dua bocah nakal itu sudah berada di meja makan bersama kakek dan eyang mereka, terlihat ke dua bocah kecil itu sedang duduk berdampingan sambil menunggu Art menyiapkan makanan mereka.


"Alvel anti ita ain agi ya ya(Marvel nanti kita main lagi ya ya)" ucap Brian berbisik, membuat eyang dan kakek mereka saling pandang.


"Kalian bisik-bisik apa sayang" tanya eyang Tania


"Ga to eyan(gak kok eyang)" kali ini Marvel yang menjawab


"Sayang kita berasa seperti punya anak lagi" ucap kakek Erlangga pada sang istri


"Ayo di makan makanan nya ya" ucap eyang Tania, yang mendapat anggukan cepat dari ke dua bocah itu.


Ke dua bocah itu memang sudah terbiasa makan sendiri, di rumah mereka masing-masing juga ke duanya selalu makan sendiri tampa bantuan orang lain.


Setelah selesai makan, ke dua bocah itu di suruh membersihkan diri oleh eyang Tania karena tadi sempat bermain bola di luar.


Marvel dan Brian masuk ke dalam kamar mandi, dengan membawa handuk kecil mereka, setelah ke duanya sudah melepaskan semua pakaian mereka tiba-tiba Marvel mendengar sesuatu.


Prek,, brek...


Marvel melihat ke arah Brian yang sedang terkikik geli, dan kemudian Marvel mencium bau yang sangat jarang ia cium, ia melihat ke arah Brian yang terus terkikik itu.


"Blian amu entut ya, oeek au anget(Brian kamu kentut ya, uuokk bau banget)" ucap Marvel bergaya seperti ingin muntah

__ADS_1


"Aap Alvel, atu elepatan hihihi..(Maaf Marvel, aku kelepasan hihihi)" ucap si kecil Brian dengan terkikik melihat raut wajah kesal sepupunya itu.


"Amu dolot Blian, atu ilani adeh ela ya, talo amu dolot(Kamu jorok Brian, aku bilangin adek Sheila ya, kalau kamu jorok)" ucap si kecil Marvel karena masih kesal dengan Brian


"Anan don Alvel, anti adeh ela uga ga emanam agi ama atu(Jangan dong Marvel, nanti adek Sheila udah gak temanan lagi sama aku" ucap si kecil Brian dengan wajah lucunya


"Sayang sedang apa kalian, kenapa belum mandi" tanya eyang Tania dari depan pintu


"Ini eyan, Blian entut au anget(Ini eyang, Brian kentut bau banget)" aduh si kecil Marvel.


Mom Tania hanya menggeleng melihat tingkah ke dua bocah itu, terkadang sangat mengemaskan dan terkadang sangat nakal.


"Ayo cepat mandi, kalian di tunggu kakek di bawa" ucap eyang Tania


Tak lama kemudian ke dua bocah itu turun ke bawa, dan melihat kakek mereka sedang memeluk eyang mereka sambil bercanda, ke dua pasangan lanjut usia itu tidak menyadari akan kehadiran ke dua bocah kecil itu.


"Sayang kamu tambah cantik aja" ucap kakek Erlangga menggoda sang istri


"Ih, daddy lepas nanti kalau ada anak-anak liat, abis kamu" ucap Mom Tania


"Blian, akek enit ya, uka-uka eluk eyan(Brian, kakek genit ya, suka-suka peluk eyang)" ucap si kecil Marvel, saat ini keduanya sedang berdiri di balik sofa yang besar jadi tidak kelihatan


"Ia akek enit, ama epelti edyy, uka-uka eluk omyy atu(Iya kakek genit, sama seperti daddy, suka-suka peluk mommy aku)" ucap si kecil Brian mengingat daddy nya yang sering memeluk sang mommy

__ADS_1


"Akek to enit-enit ama eyan(kakek kok genit-genit sama eyang)" ucap ke dua bocah itu bersama, membuat kakek Erlangga dengan cepat melepas pelukan mereka


Ke dua bocah itu mendekat ke arah mereka dan meminta eyang Tania jauh-jauh dari kakek mereka.


"Eyan angan ekat-ekat akek ya(eyang jangan dekat-dekat kakek ya)" ucap si kecil Marvel


"Iya sayang" ucap eyang Tania


"Eyan akek ga ole idul ama ita ya(eyang kakek gak boleh tidur sama kita ya)" ucap si kecil Marvel, ke dua bocah itu sangat posesif terhadap eyang mereka, kalau di rumah posesif ke pada mommy mereka.


Terlihat ke dua bocah kecil itu turun dari atas sofa dan berjalan menuju dapur, seperti sedang mencari-cari seseorang.


"Ibi, ita au inum cucu ya(bibi, kita mau minum susu ya)" ucap si kecil Brian


"Duduk di sini sebentar ya, bibi bikini" ucap seorang Art yang sedang berada di dapur


Ke dua bocah itu duduk di kursi meja makan dengan setia menunggu susu buatan seorang Art, setelah menerima susu itu,, ke dua bocah kecil itu membawanya menuju di mana kakek dan eyang mereka berada.


Bersambung....


***Like, Komen sama Vote ya....


Terimakasih***...

__ADS_1


😊😊🙏🙏


__ADS_2