Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Maaf Daddy


__ADS_3

Meong.. Meong...


Samar-samar telinga bocah kecil itu mendengan suara sesuatu yang tidak asing di telinganya, jam kini masi menunjukan pukul 2 dini hari tapi ke dua mata kecil itu masi setia menutup seolah-oleh engan untuk di buka.


Meong... Meong...


Suara meong itu seolah-olah memaksakan ke dua mata kecil itu untuk secerah di buka, ke dua tangan mungil itu terangkat untuk mengucek ke dua matanya dan tampa sengaja sebelah tangan mungil nya menyentuh buluh halus, karena merasa penasaran bocah kecil itu menyentuh nya dengan jelas tiba-tiba.


Meong...


"Aaahhhh..." teriak bocah kecil itu dan langsung turun dengan cepat dari atas tempat tidurnya dan berlari ke luar kamar tujuannya saat ini adalah kamar sang daddy dan mommy nya.


Bocah kecil itu membuka pintu kamar ke dua orang tuanya yang tidak di kunci, Brian melihat daddy nya sedang memeluk erat sang mommy dalam tidur mereka dengan selimut yang menutupi tubuh mereka.


Karena melihat tak ada celah untuk bocah kecil itu tidur di tengah-tengah ke dua orang tuanya pun si kecil Brian membangunkan sang daddy.

__ADS_1


"Edyy, edyy anun dyy, adeh au idul cini, anun dyy(daddy, daddy bangun dyy, adek mau tidur sini, bangun dyy)" ucap bocah kecil itu


Nicko membuka ke dua matanya karena ada yang mengusik tidur nyenyak nya, di lihatnya sang putra kecil sedang duduk di atas tempat tidur mereka dengan wajah menahan ngantuk.


"Boyy, kenapa kau ada di sini heemm" tanya Nicko heran


"Adeh au idul cini agi dyy, di amal adek ada ucing adeh atut(Adek mau tidur sini lagi dyy, di kamar adek ada kucing adek takut)" ucap bocah kecil itu


Nicko membuang nafasnya kasar, lagi-lagi malam ini dia tidak bisa puas memeluk sang istri tercinta karena adanya putra kecil mereka.


Mau tidak mau Nicko pun harus memberikan keluasan untuk putra kecilnya yang malam ini akan tidur bersama mereka lagi.


"Boy, kau kan sudah janji sama daddy mau tidur di kamar mu sendiri" ucap Nicko memeluk sang putra


"Adeh tan atut dyy, di amal adeh ada ucing yaa tata(adek kan takut dyy, di kamar adek ada kucing nya kaka)" ucap bocah kecil itu

__ADS_1


"Kau ingkar janji boy" ucap Nicko


"Aap edyy(maaf daddy)" ucap bocah kecil itu menyadari kesalahannya pada sang daddy.


"Tidak apa-apa boy, santai saja" ucap Nicko, setelah itu anak dan bapak pun kembali tertidur dengan Nicko hanya bisa memeluk bantal guling.


✴✴✴✴


Pagi harinya, Nisa kaget dengan keberadaan sang putra yang sedang memeluk nya dengan nyenyak, pandangan Nisa beralih ke arah sang suami yang masi setia dengan tidurnya dan memeluk bantal guling. Hari ini adalah hari minggu Nisa berencana akan mengusulkan pada sang suami untuk pergi ke tempat wisata.


Nisa melepaskan dengan pelan pelukan putranya, lalu turun dari ranjang ia akan menyiapkan sarapan terlebih dahulu baru membangunkan suami dan juga anak-anak nya.


"Adeh atut myy(adek takut myy)" ucap bocah kecil itu dalam tidurnya


Nisa hanya mengusap kepala sang putra dengan lembut, entah apa lagi yang membuat putranya merasakan takut sampai harus tidur di kamar mereka lagi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2