Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Brian Kabur Lagi


__ADS_3

Setelah selesai menghabiskan makanannya, Si kecil Brian kembali menonton vidio di dalam tap miliknya, bocah kecil itu sambil tertawa sendiri melihat kelucuan kartun-kartun di dalam tap miliknya.


Ke dua mata kecil Brian melihat sang daddy yang fokus dengan laptopnya, ke dua kaki mungil bocah kecil itu di turunin dengan pelan ke lantai tampa menimbulkan suara, Brian berjalan meninggalkan tap nya yang masi memutar Vidio anime kartun.


Bocah kecil itu lagi-lagi keluar dari ruangan sang daddy tampa sepengetahuan daddy-nya pastinya. Tubuh kecil Brian membuat Nicko tak bisa melihat jika bocah kecil itu lewat dari depan meja kerjanya.


Nicko yang mengira putranya itu masi setia menonton anime kartun, karena Nicko masi mendengar suara vidio itu, jadi Nicko benar-benar fokus pada pekerjaannya tampa melihat ke arah sofa.


Sementara itu si kecil Brian berjalan menuju ruangan Leo, kaki kecilnya berlari kecil sampai tiba di depan pintu ruangan Leo. Bocah kecil itu mendorong pintu ruangan Leo yang tidak tertutup rapat. Leo yang sedang mengetik sesuatu di laptop pun sontak mendongakkan kepalanya melihat pintu terbuka pelan, tapi tak ada yang masuk Leo memili mengabaikan itu dan kembali mengetik.


"Om Yeo.." panggil Brian tiba-tiba sudah berada di dekat kursi kerja Leo


Leo melihat ke asal suara yang berada di sampingnya, dan benar saja bocah kecil itu sedang melihatnya dengan tersenyum gemes. Leo melihat ke arah pintu mengira bocah itu datang ke ruangannya bersama daddy nya. Tapi Leo tidak menemukan keberadaan sang Bos.


"Om Yeo, om Yeo adi apa(om Leo, om Leo lagi apa)" tanya Brian


"Brian ke sini sama siapa" tanya Leo bukan menjawab pertanyaan bocah kecil itu


"Edili om (sendiri om)" ucap Brian


Sudah Leo duga lagi-lagi anak bosnya itu pergi tampa sepengetahuan bosnya itu.

__ADS_1


"Kita liat saja nanti, bagaimana kuatir nya si bos" ucap Leo dalam hati


"Om Yeo adi elda ya(om Leo lagi kerja)" tanya Brian lagi


"Iya Bria, om lagi kerja" jawab Leo


"Bri, apa daddy mu tau kau pergi ke ruangan om" tanya Leo


"Edyy ga au om, adeh ergi na iam-iam hihihi(daddy gak tau om, adek pergi nya diam-diam hhihi" jawab Brian sambil tertawa


Leo hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah nakal bocah kecil itu.


Sementara itu Nicko yang tak mendapat sahutan dari putra nya saat ia bertanya, ia mendongakkan kepalanya melihat ke arah suara kartun-kartun tertawa, tapi tak mendapatkan sang putra di sana.


"Leo kita ke ruang...." ucapan Nicko terhenti saat melihat putra kecilnya sedang duduk di atas meja kerja Leo


"Boy.. Kau sedang apa di sini, kau kabur lagi ya" tanya Nicko mendekati sang putra


"Adeh adi ain ama om Yeo dyy(adek lagi main sama om Leo daddy)" ucap Brian


"Boy kau selalu membuat daddy kuatir" ucap Nicko

__ADS_1


"Aap edyy(maaf daddy)" ucap Brian


"Ayo ke ruangan daddy, kau harus tidur siang boy" ucap Nicko mengangkat tubuh sang putra.


******


Nicko baru saja menyelesaikan pekerjaan nya, ia melihat jam yang sekarang suda menunjukan pukul 4 sore. Nicko melepaskan kacamata yang khusus buat bekerja.


Nicko berdiri dari kursi kebesarannya, lalu melangkah masuk ke dalam kamar yang ada di ruangannya, di atas kasur yang lumayan besar itu, Nicko melihat putra kecilnya sedang meringkuk tertidur pules. Nicko mendekati sang putra yang masi tertidur.


"Boy.." panggil Nicko mencoba membangunkan sang putra, tapi yang di bangunkan cuma menggeliat saja.


"Boy,, bangun yuk sayang udah sore" ucap Nicko lagi.


"Edyy, apa ci agunin adeh agi idur(daddy apa si bangunin adek lagi tidur)" ucap rian mengucek ke dua matanya


"Udah sore sayang, bangun yuk" ucap Nicko


Ke dua mata kecil brian di paksakan untuk di buka, karena sang daddy terus membangunkannya.


Bersambung....

__ADS_1


Guys Like, Komen sama Vote nya jangan lupa yaπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™


Author sampai ketawa sendiri juga nulis tingkah Brian😁


__ADS_2