Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Menjemput Nisa


__ADS_3

Setelah mengantarkan putrinya ke sekolah Nicko langsung menuju perusahaan, Nicko tidak mengantarkan Nisa karena wanita itu bersih keras menolak dengan menghindari fitnah dari orang-orang, ia ingin berangkat mengunakan sepeda motornya miliknya. Nicko tak bisa memaksa karena apa yang di katakan Nisa ada benarnya juga.


Mobil yang di kendarai oleh Nicko tiba di perusahaan, Nicko keluar dari mobil lalu melangkah masuk ke dalam lift yang akan mengantarkan nya ke lantai tujuan.


Ting....


Suara pintu lift terbuka Nicko melangkah masuk ke dalam ruangannya, tiba-tiba pintu ruangan Nicko terbuka masuklah Leo dengan wajah kesalnya.


Nicko melihat sang asisten dengan wajah asem nya.


"Ada apa denganmu Leo" ucap Nicko


"Tidak apa-apa bos" ucap Leo


Mereka berdua lalu berbincang-bincang soal pekerjaan karena 1 jam lagi akan di laksanakan rapat.


*******


Di lain tempat seorang wanita tenga memasuki restoran tempat kerjanya, ia tak henti-hentinya mengomel wanita itu tak lain adalah Sisi.


"Si, kamu kenapa" ucap Nisa karena melihat wajah sahabatnya terlihat kesal


"Aku tadi ketemu sama cowok resek di jalan gara-gara dia aku harus ganti baju dua kali" ucap Sisi kesal


Nisa yang tak mengerti cerita sahabatnya mengernyit keningnya bingung.


"Udah ah, ayo kita lanjut kerja lagi" ucap Nisa


Waktu kini sudah menunjukan pukul 10 pagi para pengunjung restoran sudah semakin banyak yang berdatangan nya.


Terlihat dua orang wanita memasuki restoran itu lalu duduk di meja pojok dekat jendela.


Nisa langsung membawa buku menu untuk ke dua wanita itu.


"Permisi mbak, ini buku menunya" ucap Nisa


Ke dua wanita itu melirik pelayang yang ada di depannya lalu tersenyum remeh.


"Lo kayaknya beta banget jadi pelayan" ucap salah satu wanita itu yang tak lain adalah wanita tempo hari


"Ini sudah menjadi pekerjaan saya" ucap Nisa dengan lembut


"Gue pesan makanan paling mahal di sini" ucap wanita itu dengan sombong


Nisa lalu mencatat nya dan berlalu dari hadapan ke dua wanita itu, tampa mereka sadari sedari tadi ada yang sedang memandang mereka dari meja lain, orang itu adalah Nara bersama ke empat teman nya.


********


Crriinnggg...


Suara bel pulang sekolah megeman di telinga para murid-murid SD Garuda.


Terlihat dua gadis kecil sedang berjalan keluar dari kelas mereka, di parkiran mom Tania sudah menunggu cucu-cucu nya.

__ADS_1


"Eyang..." teriak dua gadis kecil itu berlari memeluk sang eyang


"Cucu-cucu eyang gimana tadi belajarnya" ucap mom Tania


"Kami tadi menggambar eyang" ucap Ambar


"Menggambar apa sayang" ucap mom Tania saat ini ke tiganya sudah berada di dalam mobil dengan sang supir yang menyetir.


"Ambar menggambar bunga eyang" ucap Ambar


"Kalau Maura menggambar laut eyang" ucap Maura tak kala semangatnya


"Wah cucu-cucu eyang pinter ya" ucap mom Tania


"Iya dong eyang" ucap ke dua gadis kecil itu


Tak lama kemudian mobil yang di naikin mereka memasuki pintu gerbang menjulang tinggi dengan di buka oleh satpam.


Mobil terparkir di halaman rumah Wijaya, sang supir langsung membukakan pintu untuk ke tiganya.


Ambar melihat rumah yang begitu mewah dan besar rumah yang cuma bisa ia lihat di TV-TV lalu gadis kecil itu beralih melihat eyang nya.


"Eyang ini rumah daddy ya" Ambar bertanya dengan polosnya


"Ini juga rumahnya Ambar sayang" ucap mom Tania


"Ayo kita masuk sayang kakek kalian sudah menunggu di dalam" ucap mom Tania mengajak kedua cucunya masuk.


*******


Waktu kini sudah menunjukan pukul 12 siang waktunya untuk makan siang..


Setelah mengetuk pintu dan mendapat sahutan dari dalam Leo masuk ke ruangan bos nya. Leo melihat bos nya masi berkutu dengan berkas-berkas yang ada di atas meja kerjanya.


"Bos waktunya makan siang" ucap Leo


"Kau pesankan saja makan siang untuk kita" ucap Nicko


Leo mengeluarkan ponselnya lalu memesan makanan untuknya dan Nicko melalui aplikasi.


15 menit menunggu kini makanan pesanan mereka datang ke dua pria itu langsung menyantap makanan pesanan mereka dengan lahap.


Selesai dengan makan mereka Leo kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaan nya lagi begitu pun dengan Nicko...


Lama berkutu dengan pekerjaan-pekerjaan kantor kini tiba saatnya jam pulang Nicko melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya sudah jam 6 sore Nicko membereskan semua pekerjaannya lalu keluar dari ruangannya dan melangkah ke ruangan sang asisten, tampa mengetuk pintu Nicko langsung masuk dan duduk di hadapan Leo yang sedang membereskan mejanya.


"Ada apa bos?" ucap Leo karena tak biasanya bos nya datang ke ruangannya.


"Kau antar kan aku pulang" ucap Nicko


"Oke bos" ucap Leo


Ke dua pria itu keluar dari ruangan Leo melangkah masuk ke dalam lift.

__ADS_1


Ting...


Pintu lift terbuka ke dua pria itu melangkah keluar berjalan ke arah mobil Nicko. Leo haru meninggalkan mobilnya di perusahaan karena atas perintah sang bos.


Leo mengendarai mobilnya dengan pelang karena jalanan sangat macet.


"Leo kita ke restoran tempat kerja Nisa" ucap Nicko


"Baik bos" ucap Leo menuruti perintah bosnya


Mobil Nicko tiba di parkiran restoran tempat kerja Nisa, dari dalam mobil Nicko dan Leo melihat Nisa dan Sisi baru saja keluar dari restoran itu untuk bersiap pulang. Nicko turun untuk nyamperin Nisa dan Sisi.


"Nisa aku antar kamu pulang" ucap Nicko tuh dhe poin


Nisa dan Sisi melihat pria tampan yang ada di depan mereka.


"Tapi aku bawa motor" ucap Nisa


"Nanti motornya di ambil sama orang suruhan aku" ucap Nicko


Nisa melihat sahabatnya karena tadi Sisi sempat mengatakan ingin ikut dengannya.


"Udah gak papa ko, aku naik angkutan umum saja" ucap Sisi tersenyum karena ia tau arti pandangan Nisa


"Gak usah, ikut kami saja" ucap Nicko


"T..Tap" ucapan Sisi terhenti karena sudah di tarik oleh paksa oleh Nisa.


"Kamu duduk di depan" ucap Nicko


Sementara Nisa dan Nicko duduk di kursi belakang.


Setelah masuk dan duduk di kursi depan Sisi tak menyadari kalau pria yang menyetir itu adalah pria yang membuat nya tadi pagi harus Menganti baju dua kali.


Leo menatap wanita yang tadi pagi meminta pertanggung jawaban pada nya, Sisi yang melihat dari ekor matanya kalau pria di sampingnya terus melihatnya tapi wajahnya tak begitu jelas karena hanya melihat dari ekor matanya.


Sisi pun melihat ke arah pria itu dan bertapa kagetnya ia saat melihat wajah pria itu, pria yang tadi pagi membuatnya harus balik ke kontrakan lagi untuk menggantikan bajunya lagi.


Leo memandang wanita di sampingnya dengan datar, tak ada yang bersuara hanya ada keheningan di dalam mobil itu.


Nisa yang melihat Sisi memandang Leo dengan kesal lalu bertanya.


"Kamu kenapa Si" ucap Nisa dengan lembut membuat Nicko yang duduk di sampingnya melihat ke arah Nisa


"Aku gak papa ko Nis" ucap Sisi dengan lembut juga


"Sok lembut padahal tadi pagi suaranya kaya emak-emak yang gak di kasi uang belanjaan sama suaminya" ucap Leo dalam hatinya lalu ia fokus menyetir.


Sementara Sisi memandang Leo dengan aura permusuhan.


Bersambung....


Like, Komen, Vote nya ya guys biar author makin semangat up nya😊🙏

__ADS_1


__ADS_2