
Bayi mungil yang sangat lucu, kini sedang menyusu pada sang ibu. Ke dua mata bayi itu terpejam dengan mulut kecilnya tak henti-hentinya menyedot asih sang ibu.
"Sayang dia lucu banget ya" ucap Leo ke dua matanya tak pernah lepas melihat sang anak.
"Iya sayang lucu banget" ucap Sisi
"Oh iya, kita belum ngasih dia nama sayang" ucap Sisi
"Aku udah siapin namanya sayang" ucap Leo
"Siapa sayang" jawab Sisi
"Sheila Raharja" ucap Leo melihat sang putri
"Nama yang bagus sayang" jawab Sisi
"Sayang gak ke kantor, udah jam 8 loh ini" ucap Sisi memberi tau sang suami
"Aku ke kantor ntar siang sayang, udah kasi tau bos Nicko tadi, dia juga bilang katanya ntar pulang kantor mau ke sini" ucap Leo
Melihat Beby Sheila yang sudah tertidur pules, Leo menggendongnya lalu meletakan dengan pelan ke dalam box bayi.
*****
Nicko baru saja tiba lobi kantor, jangan lupakan dengan tas bekalnya yang berada di sebelah tangannya. Nicko melangkah masuk ke dalam lift yang akan mengantarkannya ke lantai atas.
Ting...
Pintu lift terbuka, Nicko melangkah masuk ke dalam ruangan nya, Nicko melihat sang daddy yang duduk di salah satu sofa di ruangan itu. Nicko meletakan tas bekalnya di atas meja kerjanya, lalu duduk berhadapan dengan daddy nya.
"Dad, kok di sini" tanya Nicko
"Iya daddy cuma mampir aja" ucap Erlangga
__ADS_1
"Kamu bawa bekal?" tanya Erlangga melihat tas bekal Nicko yang berada di atas meja
"Iya dad, gak sempat sarapan tadi karena buru-buru, jadi aku minta istri aku buat di bawa ke kantor" ucap Nicko
Ke duanya berbincang soal masalah bisnis, cukup lama ke duanya mengobrol, Erlangga lalu pamit pada sang putra.
Setelah Erlangga keluar dari ruangannya, Nicko duduk di kursi kebesarannya dan merai kotak bekal yang di bawanya, Nicko membuka kotak bekal itu bau wangi masakan istri tercintanya sudah meruap ke indera penciuman Nicko dan Nicko mulai menyantap sarapan paginya.
Setelah menghabiskan sarapannya, Nicko mulai berkutu dengan leptop untuk memulai pekerjaan nya, karena hari ini sang asisten akan tiba siang, Nicko tak mau egois, biar bagaimana pun Leo sudah banyak membantunya selama ini.
******
Sore hari...
"Sayang udah siap belum" tanya Nicko pada sang istri
"Udah mas" jawab Nisa
Kini ke tiganya sudah berada di dalam mobil, Ambar tidak ikut karena sedang mengerjakan PR.
Nicko mengendarai mobilnya dengan kecepatan rendah, si kecil Brian yang berada di pangkuan sang mommy tak henti-hentinya berceloteh.
Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit, kini mobil yang di kendarai oleh Nicko memasuki parkiran rumah sakit. Nicko mengajak istri dan anaknya turun dari mobil, lalu melangkah masuk ke dalam. Sebelumnya Leo sudah memberi tau bos nya ruangan VVIP yang di tempati Sisi.
Nisa mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk. Leo mempersilahkan bos nya masuk ke dalam.
"Myy, adeh ai myy, adeh ai" ucap Brian dengan hebo
"Dyy, urun in adeh dyy, au iat adeh ai dyy" Brian meminta di turunkan dari gendongan sang daddy
Nicko menurunkan sang putra dari gendongannya, si kecil Brian langsung berjalan cepat menuju box bayi Beby Sheila.
Nisa meletakan bingkisan buah di atas meja di dekat Sisi, lalu duduk di kursi di dekat sang sahabat. Sedangkan Nicko duduk di sofa yang tak jauh dari tempat tidur Sisi.
__ADS_1
"Si, gimana keadaan kamu" tanya Nisa
"Alhamdulillah Nis udah baik" jawab Sisi
Pandangan Nisa sama Sisi beralih pada Brian yang berada di dekat box bayi.
"Myy, adeh ai na idul myy" ucap Brian
"Iya sayang, adek Sheila lagi bobok" ucap Sisi
"Adeh ela ante?" tanya Brian
"Iya sayang adek Sheila" ucap Sisi
"Myy, adeh uga au adeh ela" ucap Brian pada sang mommy, yang membuat Sisi tersenyum melihat Nisa
Merasa tak mendapat jawaban dari sang mommy, Brian beralih melihat sang daddy.
"Dyy, adeh uga au adeh ai" ucap Brian denga wajah polosnya, membuat Nicko dan Leo melihat ke arah Brian.
Nicko melangkah mendekati sang putra, dan melihat bayi mungil yang tertidur pules di dalam box bayi.
"Kamu juga mau boy" tanya Nicko pada sang putra
"Ia dyy, adeh au" jawab Brian dengan antusias
Nicko beralih melihat sang istri dan tersenyum misterius, otak mesum Nicko memikirkan sesuatu, tapi Nisa langsung menatapnya dengan tajam.
Bersambung....
Guys,, mampir juga ya di karya aku yang satunya, judulnya "Zahra'Tul Syita" ๐๐
Like, Komen sama Vote nya jangan lupa guys. Terimakasih๐๐๐
__ADS_1