Putri Kecilku Tanpa Daddy

Putri Kecilku Tanpa Daddy
Penyesalan 2


__ADS_3

Jeri asisten Alex masuk ke dalam ruangan tuannya, dan melihat botol bir berserah kan di lantai ruangan itu. Jeri cuma bisa geleng-geleng kepala melihat semua itu.


Ia melangkah mendekati tuannya, lalu membangunkan nya, tapi yang di bangunkan hanya bergumul tak jelas, Jeri membawa tuannya masuk ke dalam kamar yang ada di ruangan itu. Kamar yang biasa Alex gunakan untuk mengistirahatkan dirinya jika sedang lelah.


Setelah menidurkan Alex, Jeri kembali ke membereskan ruangan Tuanya yang berantakan, selesai itu Jeri kembali pulang ke apartemen nya. Karena waktu suda menunjukan pukul 11 malam.


"Pa,, papa.." panggil seorang anak laki-laki


"Pa papa.." panggilan yang sama dari anak laki-laki itu


"Kamu siap" ucap Alex memandang wajah anak laki-laki di depannya, anak laki-laki yang sangatlah mirip dengannya. Dari hidung, bibir dan warna mata.


"Pa, aku Albert papa" ucap anak laki-laki itu memeluk kedua kaki Alex


"Albert" ucap Alex


"Iya pa, anak papa" ucap anak itu


"Albert sayang sini" panggil seorang wanita tapi Alex tak melihat jelas wajahnya

__ADS_1


"Iya ma" jawab Anak itu


"Pa, aku harus pergi mama udah manggil aku, dada papa" ucap anak laki-laki itu berlari melambaikan tangannya pada Alex


Alex terbangun dari tidurnya dengan peluh yang membasahi wajahnya. Alex melihat sekeliling nya, lalu ia mengusap wajahnya pelan.


"Ternyata cuma mimpi" ucap Alex seorang diri


Alex mengambil ponselnya yang ada di atas nakas, ia melihat fotonya bersama Carolin, Alex mengusap wajah istrinya di layar ponsel, ia sangat merindukan Carolin, ia sangat menyesali perbuatannya.


Ke dua mata Alex berkaca-kaca melihat perut buncit istrinya, pikiran Alex berputar-putar mengingat mimpinya barusan, Alex berpikir apakah itu anak nya dan Carolin pasti saat ini anak mereka sudah lahir ke dunia.


Selesai Membersihkan dirinya, Alex mengambil baju tidur yang sudah ia sediakan di dalam lemari di kamar itu. Alex melihat jam di layar ponsel miliknya, baru jam 3 pagi. Alex memutuskan untuk melanjutkan tidurnya lagi.


******


Ooeekk...


Ooeeekk...

__ADS_1


Suara tangisan bayi laki-laki megemang di salah satu kontrakan yang tak terlalu besar itu, Carolin dengan cepat berlari masuk ke dalam kamar yang kecil itu, ia melihat sang putra sudah terbangun dari tidur nyenyak nya.


"Sayang, kamu kenapa heemm, haus ya" ucap Carolin pada sang putra yang masi menangis itu.


Carolin memberikan asihnya pada putra kecilnya, dan dengan lahapnya beby Albert meminum asih mama nya.


Carolin mengusap pipi gembul sang putra, mengingat bertapa teganya Alex mengatakan akan menceraikannya kalau bayi mereka lahir ke dunia.


"Papa kamu pasti suda bahagia bersama istri pertamanya nak, dia tidak mencari keberadaan kita, aku benci kamu **Alex**" ucap Carolin dalam hati


Oekk.. Ooeekkk...


Tangis beby Albert lagi dengan kencangnya setelah melepaskan asihnya, membuat Carolin heran.


"Kamu kenapa sayang, iya maafin mama yah, mama gak benci ko sama papa, udah yah sayang yah" bujuk Carolin dan benar saja setelah Carolin mengatakan hal itu, beby Albert kembali diam dan meminum kembali asih yang di berikan oleh Carolin.


Saat ini Carolin berada di pulau Sulawesi Utara. Tempatnya di Pulau Sangihe, Pulau yang berbatasan dengan Philipina. Suda 4 bulan Carolin tinggal di Pulau Sangihe bersama sang putra. Carolin selalu berharap Alex sang suami datang mencari mereka, tapi sampai saat ini tak ada tanda-tanda Alex mencari keberadaan nya dan sang putra.


Bersambung....

__ADS_1


Guys, Like, Komen sama Vote nya jangan lupa ya, itu penyemangat aku UP loh 😁 Maaf ya Carolin aku depak ke pulau Sangihe Karena Author asli Sulawesi Utara tempatnya Pulau Sangihe.


__ADS_2