Reinkarnasi

Reinkarnasi
episode 111 "kejadian"


__ADS_3

karna merasa ada yang aneh, mereka berdua langsung saja mendobrak pintu. tanpa perlu berlama-lama, mereka langsung masuk secara paksa.


hal yang paling mengejutkan adalah ternyata teman dari supir taksi itu sudah menin*g*l. dia mat* dengan keadaan yang sangat tak normal.


kejadian ini membuat mereka terkejut, tubuh temannya sudah hampir tersisa tulang karna di makan oleh rayap, bahkan saat ia mat* tubuhnya berada di gantungan.


sepertinya dia melakukan Bun** diri, tapi karna Lin shi tipe orang yang tak mudah percaya, iapun menyentuh sedikit tangan itu dan lalu mendapat sebuah penglihatan.


ia langsung membulat mata, seketika pula pandangan mata nya gelap dan akhir nya ia pingsan. saat ia pingsan, disitu ia terbangun dan melihat seluruh kejadian.


dimulai dari perkara orang itu Bun** diri, ternyata dia sama sekali tak berniat melakukan itu, tapi karna seseorang telah memaksa nya melakukan itu.


sesaat ia lihat pakaian orang itu, ia terkejut karna pakaian itu sama persis dengan logo gangster yang dicarinya. seketika itu ia langsung bertanya-tanya sendiri....


namun sebelumnya, ia tak sengaja melihat sekilas wajah Gu Qinzhang disana sambil tersenyum, bahkan ia juga berkata beberapa kata menyakitkan.


"lakukan segera!!!." titah Gu Qinzhang yang lalu bersantai.


melihat hal itu juga seketika Lusi membathin dan merasa kecewa karna selama ini diri nya di bohongi oleh Gu Qinzhang.


"apakah selama ini Gu Qinzhang pembun** yang menghabisi nyawa kak Lisa dan Kenny, apakah selama ini dia ingin berteman dengan ku hanya mencari informasi saja?, apa jangan bilang dia melakukan ini agar aku menjadi korban selanjutnya, jika itu benar-benar terjadi, aku tidak akan pernah memaafkan mu sama sekali. Gu Qinzhang ku kira dirimu orang baik ternyata aku salah." bathin nya yang lalu merasa pusing.


iapun kembali bangun, dengan segera tatapan mata nya berubah menjadi tajam. dia mulai berpikir mencari beberapa bukti untuk membawa ia kejalur hukum.


ia harus di penjara selama nya, atas apa yang sudah ia lakukan selama ini. namun sesaat itu juga, ia penasaran bagaimana bisa satu kampung tidak ada sama sekali.

__ADS_1


tiba-tiba rombongan Lin shi datang dan berteriak memanggil Lusi agar ia merespon nya....


"Lusi..." teriak Lin shi dan teman-temannya.


melihat teman-teman nya berteriak, diapun menoleh dan mengangkat sedikit kepala untuk bertanya.


melihat hal itu mereka pun kembali berkata...


"Lusi, kami sudah tau kejadian kenapa warga disini tidak ada. ternyata roh yang kita temui tadi, itu semua adalah korban. mereka semua adalah warga kampung ini, bahkan ada yang bercerita bahwa mereka semua dibun** habis-habisan. bukan hanya itu saja, setelah melakukan itu, mereka langsung membakar semuanya barang bukti. tapi ada yang aneh, ternyata salah satu warga sebelum mat* sudah menyimpan barang bukti. mereka bilang kepada ku, benda itu ada di bawah kasur di rumah warga. bagaimana jika kita mencari nya." ujar Lin shi yang di setujui oleh Lusi.


"lakukan penyelidikan secara langsung, tanya ke mereka rumah mana yang menyimpan benda itu. dan untuk mas, ayo ikut saya ke rumah warga, mungkin di sana ada sesuatu yang bisa membuat keadilan terlihat. ayo pergi mas." ujar Lin shi yang lalu di ikuti oleh nya.


mereka berdua pun langsung keluar dan mencari di berbagai sudut, mereka mencari tempat dimana para pembun** membakar barang bukti.


mungkin di sana ada satu benda yang tidak terbakar habis, namun sesaat kemudian tiba-tiba Lusi melihat hal aneh. ya benar, tanah itu sedikit berbeda dari yang lain.


di situ ia langsung mengambil kertas dan memasukkan nya ke dalam. untung nya kotak kue yang di beli nya tadi sudah di aman kan.


jadi yang ia perlu kan hanya kertas nya sekarang, saat itu tiba-tiba Lisa datang dan memberi laporan kepada Lusi.


"Lusi, kami sudah tau rumah mana yang menyimpan barang bukti. para warga di sini bersedia membantu, maksud ku roh." ujar Lisa yang lalu membuat ia berlari kearah Lin shi.


itu pun ia mengikuti langkah Lisa dulu, setelah sampai disana. Lin shi terlihat menunjukkan kesana, supir taksi yang melihat itu hanya terbingung.


karna tidak ada siapapun di sana, tapi dia nampak sudah mendapatkan kabar begitu cepat. supir taksi itu merasa aneh dengan Lin shi.

__ADS_1


sungguh pria yang aneh, berbicara sendiri, tapi pada nyatanya setiap informasi yang ia dapat kan secara gaib, itu adalah kebenaran nya.


menit ke menit lagi-lagi berlalu, kini mereka semua berjalan menuju rumah warga itu. sesampainya di sana, Lusi langsung masuk dan mencari benda itu.


dia pun langsung saja masuk ke kamar dan mengecek di bawah kasur. saat dia melihat barang bukti, ia pun langsung mengambil kertas tadi dan menaruh nya di dalam.


semua nya melihat dengan jelas hal itu, benda itu adalah sebuah pisau kecil yang sudah terisi racun sebelumnya. para warga juga sudah memperingatkan kepada Lin shi untuk berjaga-jaga.


di sudut pisau-pisau itu, terdapat racun yang sudah di letakkan sejak awal. Lusi yang mendengar itu langsung paham dan memegang secara lemah lembut.


saat sudah selesai, baru lah mereka keluar dan akhir nya pergi dari sana. jam sudah begitu larut, kini Lin shi pulang pagi sekali.


dia pulang sekitar jam 3 pagi, melihat jam itu dia mulai beralasan ini itu, agar keluarga nya tidak khawatir dengan nya.


namun sebelum jam 3 pagi, ia berada di kantor polisi dan membuat beberapa laporan tentang kasus ini. awal nya polisi tak percaya, tapi saat Lin shi menunjukkan bukti mereka langsung serius.


"baik anak muda, nanti coba kami periksa lebih lanjut. tapi kenapa kalian bisa ada di sana?." ujar nya sambil bertanya kepada mereka berdua.


"kami ke sana untuk bertemu temannya pak, tapi saat sampai temannya sudah dalam keadaan tak bernyawa. bukan hanya itu saja, ternyata warga yang ada di sana juga ikut di Bun** pak dan juga hanya ini barang bukti yang kami temukan. sisa nya sudah habis dibakar oleh mereka." jawab Lin shi yang memang benar ada nya.


pak polisi yang mendengar itu paham dan akhirnya berkata...


"baik adik Lin shi, laporan ini kami terima. terima kasih karna sudah menemukan barang bukti nya, btw di mana kalian menemukan nya." ujar pak polisi sekaligus bertanya kepada mereka.


"itu hanya insting pak." jawab Lin shi yang lalu berdiri.

__ADS_1


mereka berdua seketika pamit dan kembali pulang ke rumah masing-masing.


begitulah Kira-kira cerita nya....


__ADS_2