Reinkarnasi

Reinkarnasi
episode 117 "Revan dan Lin shi menghilang"


__ADS_3

setelah beberapa menit kemudian, tiba-tiba Revan membuka mata dan melihat seluruh tempat. tempat itu sangat gelap, nampak banyak pohon di sekitarnya.


melihat pohon-pohon ini Revan mulai curiga dan mencoba mencari bala bantuan. namun sesaat ia ingin berdiri, tiba-tiba orang itu sudah muncul di depan nya.


kali ini wajah orang itu kembali normal tanpa ada wajah menyeramkan, Revan yang sudah tau wajah nya langsung terduduk dan terdiam.


ia sama sekali tak berani berkata apa-apa sekaligus tak berani menatap mata orang itu. namun orang itu malah menatap ia dengan begitu tajam.


setelah ia selesai menatap mata Revan, kini dia berdiri dan berkata beberapa hal aneh yang mungkin susah di pahami.


"apa kau adalah teman Lin shi?." tanya orang itu dengan raut wajah yang sedikit menakutkan.


mendengar ia bertanya tentang Lin shi, Revan yang selalu perhatian dengan nya kini malah berbohong agar Lin shi tidak di apa-apakan.


"aku tidak berteman dengan nya, kami sudah lama putus hubungan." jawab Revan dengan nada yang tegas.


"benar kah?, kebohongan mu lebih nampak dari pada kejujuran." ujar orang itu yang malah membuat Revan semakin takut dan ragu-ragu.


"aku serius....aku beneran sudah lama tidak berteman dengan nya. jika kau mau dia, maka kau tangkap saja dia!." ujar Revan yang membuat ia marah.


"ha.....berani sekali omongan mu itu!!!!!, kau kira aku ini bodoh apa?, kau pikir aku tidak tau selama ini kau selalu menjaga dan diam-diam selalu bersama nya. walau ia tidak tau, tapi kami yang tak terlihat ini tau apa yang kamu lakukan selama ini." ujar orang itu yang membuat Revan terdiam.


Revan yang diam tiba-tiba membathin beberapa kata....


"Lin shi, lari sejauh mungkin, aku tidak ingin kau kenapa-napa." bathin Revan yang membuat Lin shi tau di mana ia.


mendengar isi hati Revan, Lusi langsung berteriak memanggil Lin shi dan yang lain nya untuk ikut ia turun ke bawah sana.

__ADS_1


sesampainya di sana, mereka melihat banyak pohon. Lusi yang masih sadar suara hati itu langsung saja berkata kepada teman-teman nya....


"guys....ikut aku, Revan ada di sekitaran sini masih." ujar Lusi yang malah di buat kaget oleh buk guru.


tiba-tiba dari atas sana terdengar suara buk guru yang berteriak memanggil nama Lin shi, orang yang sedang bersama Revan pun mendengar itu.


karna panggilan dari guru itu, orang itu langsung menghilang dan mencari keberadaan Lin shi secara langsung.


Lin shi asli yang sadar akan ada seseorang di sekitar mereka, kini membuat rencana dengan teman-teman nya...


"woy, aku punya ide lain nih. kalian semua sembunyi di sana, sedang kan aku sama Lusi, bakal ngadepin mereka. jadi di saat dia mau nyoba kabur, kalian harus tahan dia. bila perlu kita harus bikin dia kapok dan nggak berulah lagi." ujar Lin shi yang lalu di setujui oleh mereka.


mereka pun langsung ke tempat masing-masing untuk berjaga-jaga, kini hanya tersisa Lin shi dan Lusi di sana.


saat orang itu sudah melihat Lin shi, dia langsung saja berlari secepat nya dan ingin mencoba menyerang Lin shi dari belakang, namun karna sudah ada persiapan, Lin shi asli tiba-tiba datang dari belakang dan menyerang balik.


hingga akhir nya orang itu tertangkap, namun tanpa mereka sadari buk guru yang di atas sudah melihat segala nya. dari mulai bayangan ramai hingga Lin shi yang tiba-tiba berbicara sendiri.


karna merasa aneh, buk guru itu langsung saja turun dan menghampiri Lin shi. sesaat buk guru ingin turun, tiba-tiba Lin shi muncul dan berkata.


"buk di sini tidak aman, buk guru kembali ke kelas dan anggap buk guru tidak melihat apa-apa. jika saya dan Revan tidak kembali, buk guru boleh telpon polisi dengan cepat, kemungkinan besar ada seseorang di balik semua ini. itu semua baru kecurigaan saya, sisa nya buk guru seperti biasa saja santai dan tenang. jika ada orang asing datang, maka biarkan saja. anggap buk guru tidak tau apa-apa tentang ini, saya mohon buk." ujar Lin shi yang membuat buk guru nya kebingungan.


namun karna melihat wajah serius Lin shi, ia langsung saja mengangguk kepala dan kembali naik keatas. sesaat dia di atas, ia selalu menatap Lin shi dengan begitu heran.


namun beberapa menit kemudian, buk guru langsung pergi dan sekarang di bawah hanya tersisa Lin shi dan teman-teman nya.


orang itu yang melihat kedua wajah itu seketika merasa aneh dan bingung. ia merasa bahwa wajah kedua nya sangat mirip satu sama lain.

__ADS_1


bahkan ia berpendapat bahwa Lin shi itu mempunyai saudara kembar, namun di balik semua itu ada satu dalang yang sudah berani melakukan nya.


orang itu juga sebenarnya adalah salah satu roh pengikut Gu Qinzhang, ia memang di tugas kan untuk hal yang memang terkesan gaib.


Gu Qinzhang selalu menyuruh nya karna hanya dia lah yang mampu melihat dan melakukan nya secara langsung.


tanpa perlu khawatir, lagi pun orang itu tembus pandang, hanya orang tertentu yang mampu melihat nya.


namun karna Gu Qinzhang tidak mempunyai persiapan lebih lanjut, ia malah tak sengaja membuat diri nya di ketahui oleh Lin shi secara langsung.


"katakan, siapa yang menyuruh mu?." tanya Lusi dengan wajah dingin.


"benar sekali, katakan siapa orang yang menyuruh mu?, jika kau tidak bilang maka jangan marah jika tangan ini tiba-tiba melayang kearah muka mu." ujar Lun Jue yang lalu di jawab oleh Kenny secara tiba-tiba.


"memukul nya?, sama saja bohong, dia adalah salah satu orang yang paling kuat. sayang sekali, nyawa kurang di sayang hingga akhir nya dia mat* dengan tragis. aku hanya berpikir satu hal, kenapa kau malah setiap terhadap orang seperti dia?." ujar sekaligus tanya dari Kenny.


mendengar ucapan Kenny, Lin shi dan yang lainnya penasaran dan langsung menoleh ke arah nya dengan pandangan penuh penasaran.


"kau tau dia siapa?." tanya Lin shi yang malah tiba-tiba pingsan.


mereka semua tiba-tiba pingsan, tanpa di sadar ternyata sudah ada persiapan lain yang membuat Lin shi nanti nya akan pingsan secara langsung.


jika orang itu gagal, maka gunakan cara itu untuk membuat ia kalah. setelah itu, menit ke menit telah berlalu, kini buk guru yang sedang mengajar tiba-tiba merasa cemas.


mendengar ucapan Lin shi tadi, membuat ia sadar dan merasa khawatir secara langsung. apalagi sudah dari tadi Lin shi dan Revan tak kunjung kembali.


"apakah benar Revan dan Lin shi menghilang?." tanya buk guru yang malah termenung di kelas.

__ADS_1


__ADS_2