Reinkarnasi

Reinkarnasi
kembalinya Hai fengsi bersama prajurit terkutuk.


__ADS_3

Peperangan yang tiada akhir ini


membuat para pasukan peri dan


pasukan tianchi terkuras habis habisan, mereka tidak tahu kapan peperangan


sengit ini akan berakhir, dan tidak tahu


siapa yang akan menang dan kalah.


peperangan ini berlangsung cukup


lama, hari demi hari, kekuatan di kerahkan


tanpa kenal lelah, musuh tak kunjung


menyerah hingga pada saat semua para


pasukan peri dan pasukan tianchi pasrah


karena mereka sudah tahu batas pertahanan


mereka tidak lagi kuat untuk menerima


serangan dari sang iblis, mereka


hanya mengandalkan takdir yang


menentukannya,


Tak lama setelah itu, akhir nya yang di


takuti pun terjadi, para pasukan iblis


menyerang dengan membabibuta dan


pasukan peri tidak kuat lagi menahan


nya hingga pada saat puncak nya


peperangan ketika pasukan iblis


hendak ingin meruntuhkan benteng


pertahanan itu, tak disangka dan


di duga duga,


Terdengar dari kejauhan, suara kapal


laut berlabuh di tepian, sontak pasukan


iblis, pasukan peri dan pasukan tianchi


itu pun menoleh kearah kapal tersebut,


sekedar info benteng pertahanan ke dua


tersebut terletak dekat dengan laut.


Para pasukan iblis, pasukan peri, dan


pasukan tianchi itu pun tidak tahu siapa


yang menunggangi kapal tersebut,


Untuk sekedar informasi wilayah tempat


benteng pertahanan ke dua ini dekat


dengan perairan laut, jadi untuk sampai


ke benteng pertahanan itu ada


dua jalur untuk di lalui yaitu jalur


darat dan jalur laut.


Dari kejauhan nampak kapal besar


yang berlabuh di tepian, dan tak lama


setelah itu keluar seorang laki laki


yang amat familiar, di sebelah tangan


kanan nya nampak memegang pedang


yang amat tajam, wajah nya tidak


terlihat jelas karena tertutup kabut


tipis yang menyelimuti wajah nya,


Setelah berjalan beberapa langkah


menjauhi kapal tersebut dan terus


berjalan menuju ke medan peperangan


sehingga lama kelamaan kabut tipis


yang menutupi wajah nya tadi

__ADS_1


perlahan lahan wajahnya sudah


nampak terlihat, dan tidak lagi


di tutupi oleh kabut.


"Pangeran.... " ucap tianchi dari kejauhan.


tianchi dan para pasukan benar benar


anatara sadar dan tidak sadar mereka


tidak menyangka bahwa pangeran


Hai fengsi masih hidup dan sekarang


berdiri di depan mereka.


Tiba tiba, langkah kaki Hai fengsi


terhenti, dan tanpa di duga duga, ternyata


Hai fengsi tidak hanya kembali seorang


diri, melainkan shetong juga masih hidup


dan dari kejauhan shetong berterik


kepada tianchi dan pasukan berjubah


hitam.


"Saudaraku, aku kembali...... " teriakan


shetong sambil tersenyum lebar


kepada tianchi dan pasukan berjubah


hitam Hai fengsi.


"Apa kau dan pangeran baik baik saja..."


teriak tianchi kepada shetong yang


jarak mereka berdiri cukup jauh namun


masih bisa mendengarkan suara dan


bisa melihat wajah nya.


"Tentu saja...


Ada pangeran apa aku bisa terluka


kami tidak hanya kembali ber dua saja"


shetong pun menjawab pertanyaan


tianchi dari kejauhan.


"Apa aku tidak dengar... " teriak tianchi


kepada sheting.


Dari pintu kapal terlihat keluar


sesosok prajurit yang sudah tidak


hidup lagi namun kekuatan mereka


tidak bisa di ragukan, jumlah mereka


sangat lah banyak, mereka amat


tinggi dan membawa senjata magis


di tangan mereka, arwah mereka


masih bisa tertarung dan


nampak nyata meski mereka


sudah tiada, dan mereka di namakan


prajurit terkutuk yang di mana


mereka selama ini di kenal


serangan nya yang amat ganas


dan tidak pernah tunduk


kepada siapapun kecuali terhadap


kaisar terdahulu, namun sang kaisar


telah lama kembali berpulang


kepada sang Ilahi namun


kemunculan para prajurit terkutuk


bersama pangeran Hai fengsi.

__ADS_1


membuat penasaran para pasukan


peri dan para pasukan


iblis yang ketar ketir melihat prajurit


terkutuk di depan mereka.


Tanpa menunggu aba aba, para


prajurit terkutuk itu pun segera


menyerbu musuh, membantu


Hai fengsi mengalah kan pasukan


iblis mereka menyerang dengan


sangat brutal, Hai fengsi dan


shetong bergabung dalam


medan peperangan dan


menghunus kan pedangnya


kepada musuh, satu persatu


pasukan iblis itupun mati tanpa


pengampunan, prajurit terkutuk


dengan mudahnya memusnahkan


para pasukan iblis dan sampai


tidak bisa membuat lawan untuk


berkutik di depan mereka,


tidak membutuhkan waktu yang


lama akhir nya peperangan yang


sangat sengit ini di menangkan


oleh pasukan peri yang dimana,


jika tanpa bantuan dari pasukan terkutuk


dan kembali nya Hai fengsi ke medan


peperangan maka kemenangan


dari peperangan ini sangat mustahil


untuk menjadi nyata.


"Sesuai janji ku aku tidak akan


mengikat kalian lagi dan akan


membiarkan jiwa kalian bebas, aku


bersumpah atas pedang leluhur ku


ini, aku Hai fengsi akan membebaskan


kalian dari ikatan kalian terhadap kaisar


terdahulu dan menjadikan arwah kalian


tenang damai tidak ada lagi kekangan. "


ucapan Hai fengsi kepada sang


prajurit terkutuk.


"Semoga kau selalu beruntung nak..


Aku sudah menempati janji ku akan


membantu mu menaklukan iblis, dan


sebagai gantinya kau bebas kan jiwa


kami dari ikatan pedang zilong tersebut


dan kini urusan ku sudah selesai,


kini kau lah satu satu nya penerus


pedang zilong ini, gunakan pedang ini


dengan bijak jangan salahgunakan


pedang zilong atau kau akan mengagung


akibat nya sendiri. " ucap dari pemimpin


prajurit terkutuk itu kepada Hai fengsi.


dan kemudian mereka menghilang

__ADS_1


bagaikan hembusan angin.


__ADS_2