
Para pasukan berziarah hitam pun
melanjutkan perjalanannya,
dan meninggalkan tempat menghilangnya
wanita cantik misterius itu.
Di waktu yang sama dan tempat yang
berbeda para pasukan iblis sudah mulai menyerang benteng pertahanan dan
di sana para pasukan peri penjaga benteng
pertahanan mulai melawan musuh,
mereka mulai mengarah kan pasukan
pemanah untuk bersiap dan menunggu
isyarat dari jendral untuk segera
melepaskan anak panah itu ke
arah musuh setelah sasaran mulai
mendekat mereka segera meluncurkan
anak panah yang jumlah nya ribuan
menghujani musuh dengan panah
yang terus di luncurkan tanpa henti
membuat musuh seketika mati di
tempat namun jumlah mereka
masih terlalu banyak.
Datang segerombolan iblis membawa tangga yang panjang dan di tegakkan nya
di tembok itu supaya mereka bisa masuk
dan menembus benteng itu dan
menyerang para pasukan peri
namun pasukan peri tidak tinggal
diam saja mereka berusaha untuk
menjatuhkan kan tangga yang
di naiki oleh iblis itu mereka pun
terjatuh namun lagi lagi mereka
menaikan tangga itu lagi sampai
ada salah satu tangga yang berhasil
tegak dan para iblis sudah mulai naik
di tembok itu dan menghunus kan
pedang nya ke pada para pasukan
__ADS_1
peri.
Pasukan peri pemanah berganti
dengan pedang yang berkilau tajam
dan di hunus kan pedang nya ke arah
iblis mereka bertarung sangat sengit
goresan goresan mulai menghiasi tubuh,
darah mengalir sembari masih
memegangi pedang dan tetap menghunus
kan nya walau tubuh terasa mati rasa
iblis itu pun mati di tebas oleh salah satu
prajurit peri, namun dari bawah tembok
iblis itu membawa kayu yang panjang
dan besar ukurannya yang di ikatan
pada hewan yang bentuk nya aneh
dan ukuranya besar sehingga kayu
itu bisa ia bawa dengan mudah.
Tak lama setelah itu, pintu gerbang
itu pun di hantam oleh balokan kayu
raksasa yang kekar, lama kelamaan
pintu gerbang itu pun nampak sudah
tak mampu untuk menahan
gempuran tersebut dan akhirnya pintu
itu mulai membukakan sedikit celah
dan tak hanya tinggal diam pasukan
peri menghujani tombak kepada
iblis iblis itu melalui lobang lobang
yang sengaja ia buat untuk menusuk
lawan yang ingin mendobrak pintu itu.
Tombak itu tepat mengenai
si iblis yang mencoba untuk menerobos
pintu gerbang dan iblis itu pun
mati di tempat namun jumlah mereka
masih sangat banyak hingga membuat
para pasukan peri kewalahan tak lama
__ADS_1
setelah itu, pintu Gerbang pun sedikit
demi sedikit terbuka
dan iblis itu kali ini berhasil masuk
dan menghujani pasukan peri
dengan pedang nya dan perlahan-lahan
pintu gerbang tersebut terbuka dengan
lebar sehingga memudahkan
iblis iblis itu masuk dan menghujami
pasukan peri.
Peperangan semakin sengit dan
tak tahu siapa yang akan menang dan
kalah bunyi dari gesekan pedang yang
beradu dengan pedang terdengar sangat
nyaring hingga siapa saja yang
mendengar nya akan berdengung
karenasangking kuat nya ayunan
pedang itu di hunus kan, darah di
mana mana korban berjatuhan,
benteng pertahanan pertama
telah berhasil di tembus oleh iblis
dan masih ada 3 benteng
pertahanan lagi yang belum
di tembus, oleh karena itu para
pasukan peri siap siaga bertempur
di benteng pertahanan ke dua.
"Bagai mana ini benteng pertahanan pertama sudah di tembus oleh
musuh. " tanya dari seorang pasukan
peri.
"Kita harus perkuat benteng pertahanan
ke dua hangan biarkan musuh
mengambil alih benteng selanjutnya
persiapkan rencana satu. " uncap dari
seorang komandan peri.
"Siap laksanakan!! " ucap para prajurit
__ADS_1
dengan serentak.