
setelahnya mereka hanya terdiam dan tak bertanya lagi. anggap pertanyaan itu muncul tak terduga saja, dari senyuman Lin shi tadi sudah membuktikan sesuatu.
jam demi jam telah berlalu, kini mereka semua pulang dengan tenang. disitu Lin shi dan Revan pulang bersama hingga akhirnya tanpa sadar bertemu lagi dengan wanita aneh itu.
di situ Lin shi langsung menghela nafas setelah melihat ia berdiri di pinggir jalan sambil melambai tangan ingin menumpang pulang bersama.
namun karna merasa terganggu, akhirnya Lin shi berhenti dan berkata...
"ada apa?." tanya Lin shi yang lalu di jawab oleh nya.
"aku hanya mau menumpang, aku ingin pulang juga. apa kau tega melihat gadis lugu seperti ku di ganggu orang lain?." ujar Ying Zhi dengan wajah yang memelas.
di situ Lin shi kembali menghela nafas dan mengangguk setuju.
"baik lah, ikut aku, jangan ganggu aku kalo aku lagi bawa kendaraan." ujar Lin shi yang lalu di jawab anggukan kecil dari Ying Zhi.
di saat itu lah Ying Zhi dan Lin shi kembali berjalan. Revan yang ada di belakang mereka kini hanya menggeleng kepala hingga akhirnya tiba di mana jalan yang akan memisahkan mereka berdua.
Lin shi yang sudah sadar itu hanya bisa menghela nafas kembali dan berjalan pelan menuju tempat tinggal Ying Zhi.
"di mana rumah mu?." tanya Lin shi yang lalu di jawab pelan oleh Ying Zhi.
"rumah ku sudah tidak ada lagi, roh seperti kami mana punya rumah lagi. terkecuali jika kau mau menampung ku." ujar Ying Zhi dengan tersenyum ramah.
Lin shi yang mendengar itu hanya tertawa kecil dan lalu berkata....
"ikut dengan ku tidak ada guna nya, lagi pun aku juga sama seperti mu." ujar Lin shi yang semakin membuat Ying Zhi penasaran.
__ADS_1
"aku mau nanya." ujar Ying Zhi kepada Lin shi.
"tanya saja." jawab Lin shi dengan santai.
"sebenarnya kau roh seperti kami juga kan?." tanya Ying Zhi yang lalu di balas anggukan oleh Lin shi.
"benar sekali, tubuh lama ku sudah lama tiada. aku mengalami kecelakaan yang cukup parah saat itu, hingga akhirnya aku kehilangan nyawa sendiri. namun siapa sangka, ntah itu takdir atau hanya kebetulan, aku malah bertemu seorang misterius dan lalu memberi ku 2 pilihan. sejak saat itu kehidupan ku benar-benar berubah, aku menjadi lebih baik dan juga mengenal banyak hal. termasuk tentang roh seperti kita." jelas Lusi dengan detail hingga membuat Ying Zhi paham.
setelah nya beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai di rumah. di situ saat Ying Zhi turun, ia langsung menjadi transparan dan tak mudah di lihat oleh orang biasa.
di saat itu lah Lin shi merasa lega karna bisa membawa ia dengan aman. Lin shi yang sudah sampai langsung masuk bersama dengan Ying Zhi.
Ying Zhi yang baru melihat rumah itu kini merasa kagum, ia merasa bahwa orang ini cukup beruntung bisa reinkarnasi menjadi anak orang kaya.
bahkan yang lebih baik lagi, ia seperti nya di sayang oleh keluarga nya. di situ Ying Zhi kembali berkata dengan tenang...
bagaimana pun kehidupan baru dan lama nya sangat lah berbeda. sangat jauh perubahan yang terjadi pada diri nya sendiri saat itu.
bahkan ia masih belum terbiasa saat itu, namun lama kelamaan akhirnya ia mengerti dan perlahan mulai menjalani kehidupan baru nya dengan tenang.
berkumpul bersama keluarga, teman dan juga bersekolah dengan rajin. bagi Lusi ini adalah kehidupan yang sangat ia impikan setiap hari nya dulu.
sekarang rasa nya mimpi itu benar-benar menjadi kenyataan bagi nya. di situ ia hanya menjawab dengan nada pelan saat berjalan menuju kamar nya.
"kau tau tidak, kehidupan lama ku sangat jauh dari kata bahagia. namun sebenarnya kehidupan baru ku ini hanya lah kehidupan yang memenuhi mimpi lama ku, hidup bahagia dan normal. berteman, bercanda, bersekolah dengan tenang tanpa harus memikir kan pekerjaan sana sini. hidup terasa lebih berarti, pengalaman yang aku ambil sejak dulu sudah banyak." ujar Lusi yang di penuhi tawa, ia tak mau orang lain tau bagaimana kehidupan dulu nya yang begitu menderita.
walau itu benar-benar sulit bagi nya, tetapi lama-lama ia pasti bisa. setelah mendengar cerita sedih dari Lusi, Ying Zhi mulai sadar dan mengerti tentang nya.
__ADS_1
di situ ia juga merasa kasihan dengan wanita ini, bagaimana pun rasa nya pasti sangat sakit dan juga merasa putus asa saat itu.
setelah nya Lin shi masuk dan berlalu ke kamar mandi. ia mandi dengan santai dan berganti pakaian dengan segera, setelah itu baru lah ia turun kembali untuk menemui adik nya.
di saat itu juga Ying Zhi mengikuti ia secara perlahan melihat kehidupan baru Lin shi yang lebih baik. selama ia melihat itu, tiba-tiba Lin shi asli datang dan berkata...
"yoh...kau benar-benar mengikuti dia?." tanya Lin shi yang lalu di jawab oleh nya.
"kau siapa?, tubuh dan orang ini mirip. apa jangan-jangan kau adalah..." ujar Ying Zhi yang terpotong namun lalu di sambung oleh nya.
"benar sekali, aku adalah pemilik asli tubuh ini. apa kau merasa menakjubkan dengan semua ini?." tanya Lin shi yang hanya membuat ia terdiam.
di situ Lin shi dan Ying Zhi hanya berdiam diri menatap Lusi yang sedang fokus bersama dengan keluarga Lin shi dengan bahagia.
bahkan Lin shi asli yang melihat itu juga merasa senang dan juga bahagia.
"kau tau, aku sudah menebak sesuatu." ujar Lin shi yang lalu di tanya oleh nya.
"apa itu?." tanya singkat dari Ying Zhi.
"kasus baru kembali ada dan kau adalah orang pertama yang meminta tolong kali ini." ujar Lin shi yang membuat ia heran.
"bukan kah sudah banyak yang meminta tolong kepada kalian sebelum nya." ujar Ying Zhi kepada Lin shi.
"ya walau banyak, tetapi tahun ini nampak nya baru kau yang muncul. sebelum nya saat itu hanya 5 orang yang kami tolong, beberapa dari mereka bahkan menyimpan banyak rahasia yang besar." ujar Lin shi yang membuat ia ternganga.
Ying Zhi tak percaya bahwa tahun ini ia pertama kali nya meminta tolong kepada Lin shi dan Lusi. namun setelah hal ini, pasti ada banyak roh lain yang kembali berdatangan.
__ADS_1
sudah tau muncul satu datang satu orang lagi, hingga seterusnya. bahkan Lin shi sudah menebak semua itu dengan sekali lihat saja.