Reinkarnasi

Reinkarnasi
episode 128 "belajar"


__ADS_3

setelah selesai berbicara beberapa hal penting, kini kelas itu kembali normal walau beberapa siswa nampak nya masih trauma karna kejadian tadi.


bahkan ada beberapa siswa yang bertanya kepada Lin shi tentang itu. karna hanya dia yang mungkin mengerti sedikit hal-hal aneh seperti itu.


"Lin shi." panggil salah satu siswa yang ada di sebelah kanan nya.


mendengar ada yang memanggil nama nya, ia dengan segera menoleh dan memberi kode menyapa. melihat kode itu siswa tersebut sadar dan berkata...


"kau tau benda apa itu?." tanya siswa itu dengan wajah yang sedikit pucat.


"itu bukan benda, melainkan roh." jawab Lin shi yang membuat siswa itu paham dan akhir nya berhenti bertanya lagi.


disisi lain, Lusi yang juga penasaran kini langsung memanggil Lin shi asli dan bertanya kepada nya...


"Lin shi...Lin shi...Lin shi..." panggil Lusi dengan kuat menggunakan suara hati.


setelah nya tiba-tiba Lin shi datang dan berkata.


"ada apa?, kenapa memanggil ku tiba-tiba?, apa kah ada masalah penting lagi?." tanya Lin shi yang lalu di jawab oleh Lusi.


"ada, aku ingin bertanya kau pernah tidak bertemu dengan roh yang mampu di lihat oleh manusia biasa. padahal asli nya dia adalah roh dan bukan nya manusia, dan satu lagi apa kah mereka jahat atau baik?." ujar sekaligus tanya dari Lusi yang sudah penasaran sekali.


"memang ada yang seperti itu, tapi soal sifat tergantung roh nya sendiri. soal baik atau tidak itu adalah niat mereka sendiri, kalo mereka baik, mereka akan bersikap ramah kepada kita, tetapi jika dia memiliki sifat jahat mereka pasti sudah menyusun rencana untuk membahayakan diri mu." jelas Lin shi yang lalu di jawab oleh Lusi lagi.


"aku takut aku tidak bisa melakukan nya." ujar Lusi yang lalu membuat Lin shi menghela nafas.

__ADS_1


jam demi jam telah berlalu, kini bel istirahat berbunyi. semua murid keluar dari kelas, apalagi kelas Lin shi murid-murid sudah merasa tertekan dengan keadaan kelas itu.


bahkan guru yang mengajar juga rada takut dengan kelas itu, lagi pun ini kali pertama ia melihat hal-hal seperti itu. melihat wajah guru yang sudah ikut pucat, kini membuat Lusi semakin penasaran.


ia penasaran sebenarnya apa yang di rencana oleh wanita sebelum nya, ia bahkan memperingatkan kepada Lusi tentang sesuatu.


nampak nya Lusi tak begitu percaya bahwa wanita itu. menit ke menit lagi-lagi telah di lalui. kini Lusi dan yang lain nya berkumpul sambil jalan ke kantin.


saat mereka sedang makan, tiba-tiba twilight datang dan berkata....


"boleh kah aku ikut dengan kalian?." tanya twilight dengan ramah nya.


"tentu boleh." jawab Lin shi dengan ramah juga, namun di balik semua itu sudah ada pandangan tajam dari kedua orang itu.


bahkan suasana di meja itu berubah, dari yang seperti biasa kini berubah menjadi semakin mengerikan. di situ Revan dan yang lainnya hanya saling menatap satu sama lain melihat Lin shi.


"tidak apa, makan lah dulu. aku ingin berbicara dengan twilight dulu, kami ingin membahas sesuatu." ujar Lin shi yang lalu di setujui oleh teman-teman nya.


disitu twilight hanya tersenyum tipis dan lalu berkata...


"ada apa ya kak, kenapa memanggil ku tiba-tiba?." tanya twilight dengan polos nya.


"he... pura-pura polos di hadapan ku?, kau kira aku anak 2 tahun yang mudah di tipu oleh mu. kata kan apa mau mu?, kenapa kau terus-terusan ada di dalam bayangan ku saat itu." ujar Lin shi yang membuat ia tertawa terbahak-bahak.


"hahahaha... ternyata benar kau adalah orang yang pintar. bahkan langsung tau kalo aku mengikuti mu diam-diam lewat bayangan. kata kan aku tau apa tentang mu?, apa perlu kita bahas hal itu?." ujar twilight yang lalu di balas oleh Lin shi.

__ADS_1


"bermain di belakang itu tidak bagus, jika kau ingin mengetahui kehidupan ku buat apa diam-diam mengikuti ku. ku beri tau pada mu, jika kau punya masalah maka jelas kan pada ku. tapi jika kau sama sekali tak punya masalah, maka jangan ganggu aku." ujar Lin shi yang lalu membuat ia hanya menghela nafas panjang.


ia terus menghela nafas dan sesekali memandang wajah Lin shi dengan seksama. bahkan ia juga mendekat dengan Lin shi dan mencoba merayu nya.


"Lin shi, aku adalah adik kelas mu, bagaimana sifat mu bisa begitu kasar." ujar twilight sambil berdekatan dengan Lin shi.


di situ Lusi sudah sadar satu hal dan berkata dengan santai.


"kau tau aku bukan pria, kenapa kau mendekat dengan ku. kau kira aku akan tergoda dengan wajah mu, hanya wajah yang jelek dan juga gaya menggoda yang terlalu seperti pelacur untuk apa kau tunjukkan pada ku. kau kira aku akan tertarik, kau bilang kau adalah adik kelas ku, oke soal sekolah boleh kau bilang begitu. tapi soal umur mungkin aku lebih muda dari mu, senior twilight." ujar Lin shi yang malah memanas-manasi twilight.


seketika wajah twilight berubah kesal dan memerah karna perkataan jelek dari Lin shi. bagaimana pun perkataan Lin shi sama sekali tak salah.


dari gaya bahkan wajah nya belum tentu cantik sungguhan, maka nya lebih baik ia yang menghina twilight saja.


"kamu...ku beri peringatan, jangan pernah menghina ku sekali lagi. jika sampai kau ulangi, aku akan menuntut atas pencemaran nama baik." ujar twilight yang lalu di balas pelan oleh Lin shi.


"aku juga bisa menuntut diri mu, sebagai wanita pencinta anak kecil. bagaimana pun aku adalah anak remaja, dan lalu kau terus-terusan mengikuti ku. bahkan mencoba menggoda ku dan juga berniat ingin mencium ku tiba-tiba, aku bisa saja melapor balik." ujar Lin shi dengan gaya anak kecil nya.


disitu twilight sama sekali tak banyak bicara dan berlalu pergi. ia dengan wajah kesal langsung pergi sambil berjalan cepat menuju kelas.


setelah nya Lin shi juga berlalu pergi dan menghampiri teman-teman nya yang sedang makan di kantin dengan enak-enak nya.


"apakah kalian sudah kenyang?." tanya Lin shi dengan tawa di setiap kata nya.


ia ingin membuat suasana jauh lebih baik dari yang tadi, nampak nya twilight akan menjadi bencana besar bagi Lusi nanti nya.

__ADS_1


"belum, kami sama sekali belum makan setelah kau pergi bersama twilight." ujar Revan yang lalu di jawab oleh Kenny.


"he...bukan kah twilight tadi bersama mu, kenapa sekarang dia tidak ada?." tanya Kenny yang lalu di jawab senyuman oleh Lin shi.


__ADS_2