
*Tibalah para pasukan iblis di benteng pertahanan ke dua, mereka kembali
bertempur menghujami pasukan
peri dengan pedang nya hingga
pasukan peri kewalahan menghadapi
pasukan iblis yang tak ada habis habis nya
"Jendral... bagaimana ini tak di
sangaka para pasukan iblis sangat
lah kuat jika terus begini maka
kita akan kalah telak. " ucap cari
seorang prajurit peri.
"Kau benar. kita ubah strategi awal
menjadi strategi ke dua.
cepat sampaikan pesan pengubahan
strategi ke dua! suara lantang dari
jendral menyuruh peng instruksi
untuk menyampaikan perubahan
strategi*.
"Semuanya ubah menjadi rencana
kedua...
bentuk formasi pertahanan.. "
*suara lantang dari sang peng instruksi
kepada prajurit peri.
Tak lama setelah peng instruksi
memberikan perintah pengubahan
strategi kepada prajurit, seketika
para prajurit itu membentuk formasi
tameng yang berlindungkan dengan
baja yang ditempah dengan bahan yang
terbuat dari sisik naga perunggu,
dan bagian para pemanah membentuk
formasi Tiada akhir yang diamana nama
itu terbentuk karena anak panah yang
di luncurkan tiada akhir sampai musuh
di hujani dengan ribuan lebih anak
panah yang tiada akhir, ada juga
yang bersiap dengan ketapel yang
__ADS_1
sangat besar sangking besar nya
bisa membunuh hewan para iblis.
Mereka semua sudah membentuk
formasi nya masing masing*.
''Serang.... " ucap dari pemimpin
peri tersebut sambil memberikan
gerakan isyarat kepada prajurit nya.
Sontak hal itu membuat para prajurit
menyerbu iblis itu dengan ribuan anak
panah dan ketapel besar yang di buat
untuk menusnahkan para binatang
aneh dari milik pasukan sang iblis
namun pertahanan mereka lagi lagi
gagal dan berhasil di masuki oleh
iblis.
Di saat pertempuran hebat terjadi
datang lah yang di tunggu tunggu
pasukan bantuan dari Kerajaan yaitu
pasukan Hai fengsi namun kini yang
memimpin pasukan itu adalah tianchi
segera bergegas menuju
medan pertempuran dan bergabung
membantu pasukan peri mengalahkan
iblis.
Pasukan tianchi menggunuskan
pedangnya tanpa ampun dan menikam
sangat kejam mereka sanggup melawan
iblis yang sangat kekar sekalipun.
namun meski begitu tidak mengurangi
jumlah pasukan iblis, mereka masih
begitu banyak dan semakin brutal
pasukan tianchi begitu heran dan
terkejut karena pasukan iblis itu datang
tidak ada habis habis nya, padahal
para prajurit peri dan pasukan tianchi
sudah mengerahkan seluruh tenaga
__ADS_1
mereka melawan para iblis yang
membangkang itu.
"Aku kesal sekali, kenapa kau tidak
ada habis habis nya hah..
rasakan pedang maut ku ini.. "
ucap dari salah satu pasukan
tianchi yang kesal karena dia sudah
mulai lelah dalam pertarungan itu.
"Semuanya....
kerahkan seluruh tenaga
kalian jangan sampai mengecewakan
pangeran Hai fengsi yang sudah
mempercayai kita...
Dan jangan membuat pangeran
Hai fengsi malu karena kekalahan
kita, kita adalah prajurit terlatih yang
dipimpin oleh pangeran, kuat kan
diri kalian dan buat pangeran
bangga atas prestasi yang kita
dapat dengan menangkan pertemuan
ini, kita adalah pasukan Hai fengsi
yang paling berani, kuat dan tidak
takut mati.
**Serang**.... " ucap dari tianchi
yang berteriak lantang menyemangati
pasukannya.
Hal itu membuat para pasukan semakin
bersemangat dan melupakan rasa
lelah itu, menjadi lebih ber stamina
mereka melawan musuh dengan
pedang ditangan mereka yang
tidak pernah di lepas dari genggamannya
dan terus maju hingga membuat
para pasukan iblis ketar ketir.
"Rasakan tebasan pedang maut ku....
crooottt...... " suara dari tebasan
__ADS_1
tianchi yang menebas leher iblis
itu hingga putus.