Reinkarnasi

Reinkarnasi
Datangnya pasukan tianchi


__ADS_3

*Tibalah para pasukan iblis di benteng pertahanan ke dua, mereka kembali


bertempur menghujami pasukan


peri dengan pedang nya hingga


pasukan peri kewalahan menghadapi


pasukan iblis yang tak ada habis habis nya


"Jendral... bagaimana ini tak di


sangaka para pasukan iblis sangat


lah kuat jika terus begini maka


kita akan kalah telak. " ucap cari


seorang prajurit peri.


"Kau benar. kita ubah strategi awal


menjadi strategi ke dua.


cepat sampaikan pesan pengubahan


strategi ke dua! suara lantang dari


jendral menyuruh peng instruksi


untuk menyampaikan perubahan


strategi*.


"Semuanya ubah menjadi rencana


kedua...


bentuk formasi pertahanan.. "


*suara lantang dari sang peng instruksi


kepada prajurit peri.


Tak lama setelah peng instruksi


memberikan perintah pengubahan


strategi kepada prajurit, seketika


para prajurit itu membentuk formasi


tameng yang berlindungkan dengan


baja yang ditempah dengan bahan yang


terbuat dari sisik naga perunggu,


dan bagian para pemanah membentuk


formasi Tiada akhir yang diamana nama


itu terbentuk karena anak panah yang


di luncurkan tiada akhir sampai musuh


di hujani dengan ribuan lebih anak


panah yang tiada akhir, ada juga


yang bersiap dengan ketapel yang

__ADS_1


sangat besar sangking besar nya


bisa membunuh hewan para iblis.


Mereka semua sudah membentuk


formasi nya masing masing*.


''Serang.... " ucap dari pemimpin


peri tersebut sambil memberikan


gerakan isyarat kepada prajurit nya.


Sontak hal itu membuat para prajurit


menyerbu iblis itu dengan ribuan anak


panah dan ketapel besar yang di buat


untuk menusnahkan para binatang


aneh dari milik pasukan sang iblis


namun pertahanan mereka lagi lagi


gagal dan berhasil di masuki oleh


iblis.


Di saat pertempuran hebat terjadi


datang lah yang di tunggu tunggu


pasukan bantuan dari Kerajaan yaitu


pasukan Hai fengsi namun kini yang


memimpin pasukan itu adalah tianchi


segera bergegas menuju


medan pertempuran dan bergabung


membantu pasukan peri mengalahkan


iblis.


Pasukan tianchi menggunuskan


pedangnya tanpa ampun dan menikam


sangat kejam mereka sanggup melawan


iblis yang sangat kekar sekalipun.


namun meski begitu tidak mengurangi


jumlah pasukan iblis, mereka masih


begitu banyak dan semakin brutal


pasukan tianchi begitu heran dan


terkejut karena pasukan iblis itu datang


tidak ada habis habis nya, padahal


para prajurit peri dan pasukan tianchi


sudah mengerahkan seluruh tenaga

__ADS_1


mereka melawan para iblis yang


membangkang itu.


"Aku kesal sekali, kenapa kau tidak


ada habis habis nya hah..


rasakan pedang maut ku ini.. "


ucap dari salah satu pasukan


tianchi yang kesal karena dia sudah


mulai lelah dalam pertarungan itu.


"Semuanya....


kerahkan seluruh tenaga


kalian jangan sampai mengecewakan


pangeran Hai fengsi yang sudah


mempercayai kita...


Dan jangan membuat pangeran


Hai fengsi malu karena kekalahan


kita, kita adalah prajurit terlatih yang


dipimpin oleh pangeran, kuat kan


diri kalian dan buat pangeran


bangga atas prestasi yang kita


dapat dengan menangkan pertemuan


ini, kita adalah pasukan Hai fengsi


yang paling berani, kuat dan tidak


takut mati.


**Serang**.... " ucap dari tianchi


yang berteriak lantang menyemangati


pasukannya.


Hal itu membuat para pasukan semakin


bersemangat dan melupakan rasa


lelah itu, menjadi lebih ber stamina


mereka melawan musuh dengan


pedang ditangan mereka yang


tidak pernah di lepas dari genggamannya


dan terus maju hingga membuat


para pasukan iblis ketar ketir.


"Rasakan tebasan pedang maut ku....


crooottt...... " suara dari tebasan

__ADS_1


tianchi yang menebas leher iblis


itu hingga putus.


__ADS_2