
Perang benar benar terjadi, para pasukan iblis sudah mulai mendekati benteng pertahanan pertama sedangkan di waktu
yang berbeda, para pasukan tianchi sudah
mulai bergek dan terus berjalan menyusuri
hutan yang amat rimbun pepohonan nya.
Tak lama setelah itu terdengar dari
kejauhan suara telapak kaki kuda yang
beradu dengan sangat cepat, menuju
pasukan tianchi, dan ketika para pasukan
tianchi hendak ingin melihat Siapakah
yang menunggangi kuda mengerikan itu,
tiba tiba datang seorang wanita yang
entah dari mana datang nya namun
paras nya amatlah cantik dan wanita itu
memanggil para pasukan tianchi untuk
segera mengikutinya menyebrangi sungai
dan tianchi tidak mengerti apa yang
dimaksud dengan ucapan wanita
yang berparas cantik itu, namun
tianchi percaya bahwa wanita itu berpihak padanya dan bukan wanita jahat, sontak
tianchi mengikuti arahan dari wanita
itu, dan segera memerintah kan
pasukannya untuk menyebrangi sungai.
Tak lama setelah para pasukan tianchi
menyebrangi sungai mereka melihat ada
sekelompok sosok makhluk yang
sangat mengerikan
ia menunggangi kuda yang amat
menyeramkan rupa nya dan ia terlihat
seperti manusia namun wajahnya hitam
tak terlihat bagaimana bentuk wajah nya
hanya bisa melihat kekosongan dalam
gelap di wajah nya dan jari jemari
tangan yang tampak seperti batu yang keras dengan kuku yang panjang dan tajam
sehingga bisa dengan mudah menyayat
apa saja yang ada di depannya.
Dengan wajah mereka yang tak nampak
dan hanya ada kegelapan di raut wajah
mereka, semua pasukan tianchi terkejut
__ADS_1
sekaligus bertanya tanya siapa kah sosok
yang menunggangi kuda tersebut, dan ketika
sosok misterius itu ingin mengejar pasukan tianchi dengan menyebrangi sungai itu.
Tiba tiba wanita cantik yang memberikan
arahan tersebut mengucap kan mantra,
bibir nya bergerak dan melontarkan
kata kata yang tak di mengerti dan tak pernah
di dengar sebelumnya.
Ketika sesosok makhluk misterius itu
sudah mencapai ke tengah tengah sungai
tiba tiba air di sungai itu berubah menjadi
lebih deras dan membentuk gelombang air
yang amat tinggi menghanyut kan sebagian dari sosok misterius itu kemudian wanita itu
berkata pada makhluk itu untuk segera pergi
jika tidak ingin di musnahkan, lantas
sosok misterius itu pun pergi dan tidak
lagi mengejar pasukan tianchi.
Setelah kejadian itu tianchi
berterimakasih kepada wanita berparas
cantik itu, atas bantuannya para pusakan
makhluk misterius itu, meskipun ia tau pasukannya lebih banyak jumlah nya
dari pada sesosok misterius itu
namun sosok misterius itu sangat sulit
untuk di kalah kan , tianchi pun
bertanya siapa nama dari wanita yang menyelamatkan nyawa mereka itu, dan
wanita itu berkata.
"Aku adalah air, angin, dan udara semua
menyatu dalam diriku, kau tidak akan
pernah bisa menemukan identitas ku
karena aku adalah tekateki yang sulit
untuk bisa kau jawab, aku hanya
membalas budi apa yang telah
Hai fengsi lakukan pada ku. " ucap
wanita cantik itu dengan kata kata ambigu.
"Kau mengenal pangeran?
bagai mana kau tahu kalau kami
adalah pasukan berjirah hitam dari
pangeran Hai fengsi, siapa kau
__ADS_1
sebenernya? " tanya tianchi dengan
raut wajah bingung.
"Dia adalah lelaki baik yang pernah aku
temui, jika bukan karenanya aku tidak
akan bisa menolong kalian semua
hari ini, tentu aku tahu kalau kalian
adalah pasukan Hai fengsi karena
kalian membawa bendera kemenangan
yang mirip dengannya pada hari itu,
huh,,, aku tidak akan pernah lupa
atas kebaikan yang pernah di lakukan
untuk ku, jika kalian bertemu dengan
pimpinan kalian, jangan lupa sampaikan
salamku pada nya. " penjelasan dari
wanita cantik itu.
"Tapi, pangeran...
aku tidak tahu bagai mana kondisinya
sekarang apakah dia masih hidup atau mati hari terakhir kami melihat pangeran
Hai fengsi adalah kami berkumpul
bersama di tepian bukit, disana adalah
hari terakhir di mana kami bisa berkumpul
bersama, aku tidak bisa berjanji padamu
tentang hal itu. " ucap Tianchi sambil
menahan air mata karena kehilangan
sosok pemimpin yang ia kaguni itu.
"Apa kau tau jika ia di bunuh atau
apa kau tau dia sudah mati?
kau sendiri mengatakan kau tidak
tau apakah pemimpin mu itu
masih hidup atau mati jadi
jangan berkecil hati tetap lah lakukan
apa yang di perintah kan nya dengan
berani dan aku yakin dia masih
hidup dan mungkin ketika ia kembali
dia akan membawa kabar yang amat mengejutkan dan kalian pasti akan
menang, percayalah pada kata kata ku
ia akan kembali dengan selamat. "
ucap wanita itu dan menghilang
__ADS_1
seperti hembusan angin.