Satu Atap Tanpa Cinta

Satu Atap Tanpa Cinta
Dalam perjuangan panjang


__ADS_3

Beberapa waktu sebelum nya.


Sebelum kelahiran Britania


Dalam Proses kelahiran Violet.


Ghanem terlihat gelisah mondar-mandir Sejak tadi, otak kepalanya terasa tidak berfungsi dengan baik, dia benar-benar khawatir dengan keadaan sang istri.


Ini adalah waktunya kelahiran sang istri.


Mommy Violet terlihat beberapa kali menarik nafas nya, dibandingkan Ghanem jelas dia jauh lebih khawatir lagi soal putri nya.


Wanita itu sejak dulu selalu begitu menyayangi putri nya, karena itu kadang-kadang dia bergerak diluar akal sehat dan logika nya.


Dia tidak pernah ingin melihat putri nya kesulitan apalagi menderita bahkan menangis sekalipun, wanita itu selalu berada di garda terdepan untuk melindungi Violet.


Realita nya kasus masa lalu memaksa nya untuk berbohong pada dunia.


Dia pura-pura sakit dan koma, harus mengikuti proses Operasi katub jantung agar Violet merasa tidak punya pilihan lain lagi agar bisa masuk kedalam kehidupan keluarga Hurairah.


Selain untuk membuat Violet masuk ke keluarga Hurairah dengan Sandiwara nya, dia harus melindungi dirinya sendiri dari pelaku pembunuh Daddy Karan dan Ghanem yang sesungguhnya.


Dia jelas tidak boleh terluka atau celaka.

__ADS_1


Bahkan Dia tidak ingin putri nya ikut terluka mengingat kejadian mengerikan di masa lalu, tapi dia jelas tidak rela pula jika Violet dan Ghanem tidak menikah.


Sejak awal dia tahu dua orang itu saling mencintai.


Tapi tragedi masa lalu terpaksa membuat mereka untuk saling menjauh, dan saat Kakek Narayan berkata Violet akan di nikahkan dengan Karan, saat itu dia harus memutar otak membuat sebuah permainan bersama Ghanem dan Karan.


Dia tidak bisa memisahkan Karan dan Rasty juga tidak ingin memisahkan Violet dan Ghanem.


"Mari Menukar permainan"


Dia bicara pada Alea, putri bungsu kakek Narayan kala itu melalui panggilan rahasia.


"Cara nya?"


"Kakak hanya akan menyakiti perasaan Rasty dan Violet!."


Tolak Alea cepat.


"Mana yang lebih baik? bertukar posisi atau saling kehilangan?"


Tanya dia kala itu.


"Ini satu-satunya cara untuk melindungi Violet dari pelaku malam itu jika dia masih berada di ruang lingkup Hurairah, itu artinya kesempatan untuk melukai Violet akan semakin dekat tapi jelas menjadi sulit, tapi jika Violet ada di luar keluarga Hurairah, aku yakin cepat atau lamban dia akan bergerak menyingkir kan nya"

__ADS_1


Ucap Mommy Violet lagi.


"Hingga dia muncul membawa perkara baru, semua orang akan mulai mengumpulkan bukti untuk menjebloskan dia ke penjara karena kesalahan lama nya"


"Tapi aku tidak yakin ini akan berhasil"


"Ini akan berhasil, jika sudah tiba waktunya aku pastikan pelakunya akan keluar semuanya, dan semua orang akan kembali ke tempat nya semula"


Mendengar ucapan Mommy Violet, Alea Tampak diam sejenak.


"Tugas mu hanya menyakinkan Ghanem dan Karan jika mereka harus melakukan pertukaran sementara hingga semua orang yang terlibat malam itu keluar satu persatu"


Dia jelas mencurigai nenek muda Hurairah kala itu, sebab setelah tragedi malam itu, wanita itu memberikan saran agar Violet mengikuti terapi penekan ingatan agar melupakan trauma pasca kejadian malam itu.


Dia tidak benar-benar melihat pelaku sebenarnya, Karena malam itu ada banyak orang yang masuk di tempat kejadian, termasuk dirinya dan suaminya sendiri.


Dikala dia sibuk dengan lamunan nya, Ghanem tampak berdiri di depan pintu masuk ruangan dimana Violet berada, seorang dokter terlihat bicara dengan Ghanem untuk beberapa waktu.


Mommy Violet terlihat mengerutkan keningnya, berjalan mendekati Semua orang sambil bertanya.


"Ada apa?"


"Nona Violet ingin kalian ada disampingnya"

__ADS_1


Mereka menganggukkan kepala bersamaan, langsung melesat masuk ke dalam ruangan dimana Violet masih berjuang di antara hidup dan mati untuk melahirkan buah hatinya.


__ADS_2