Satu Atap Tanpa Cinta

Satu Atap Tanpa Cinta
Ingatan Acak di Masa lalu


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Violet sudah bangun dari tidur nya, setelah selesai dengan sesi membersihkan diri, mengganti pakaian nya secepat kilat Violet menyambar kunci mobil yang sejak awal kendaraan itu Di siapkan kakek Narayan untuk diri nya setelah menikah dengan Karan.


Violet secepat kilat masuk kedalam mobilnya, mulai mengeluarkan mobil tersebut dari dalam garasi kemudian dia mulai melajukan mobilnya menuju ke satu tempat yang sejak semalam ingin dia datangi.


Dia butuh mencoba menyakinkan soal sesuatu yang menjadi tanda tanya besar dihatinya sejak kemarin.


Bola mata violet terus fokus pada jalanan yang ada dihadapan nya, cukup lama dia berpacu dengan waktu, mencoba mengingat sisi jalanan dimana dia pernah melewati nya di masa lalu.


Dimana?.


Violet berguman didalam hati sambil bola matanya terus menatap ke depan, dia mengerutkan sejenak kening nya sambil berfikir dimana lokasi yang sejak kemarin malam coba dia ingat-ingat.


Sudah berapa tahun berlalu? sudah berapa lama ingatan nya ditekan? berapa lama dia menyimpan ingatan lama itu?.


Dia ingat itu berlalu Hampir 5 tahun yang lalu,dan selama itu jelas bukan waktu sebentar, kala itu dia baru menyelesaikan ujian SMA nya, menunggu pembagian ijazah, dia akan mengikuti kompetisi ice skating profesional ke Jepang.


Dan Rasty?!.


Oh god.


Seketika Violet tercekat.


Ingatan nya di malam itu menghantam seisi kepalanya.


Dia ingat sekarang, dia ingat kejadian malam itu kenapa dia bisa sampai ke perusahaan yang baru di resmikan itu.


Mommy nya berniat menggagalkan Rasty di tengah jalan, realita nya violet hanya di jadikan peserta cadangan sedangkan Rasty adalah sang juara andalan dan malam itu dia mengejar Ghanem karena rasa kecewa laki-laki itu pada Mommy nya.

__ADS_1


"Kak...."


Violet berlarian mengejar langkah Ghanem, laki-laki itu begitu marah dengan apa yang dilihatnya sore tadi dimana sang Mommy menyerahkan amplop ke pada sang pelatih.


"Pulanglah"


"No"


Rasty menggelengkan cepat kepala nya, terus berusaha menahan lengan laki-laki itu agar tidak menjauh dari nya.


"Aku tidak akan bilang pada dia, pulanglah"


Ghanem muda bicara tanpa ingin menoleh ke arah violet.


"Aku tidak melakukan nya"


"Aku anggap tidak pernah mendengar dan melihat nya"


"Aku tidak melakukan nya, aku tahu kakak tidak percaya padaku, aku akan membuktikan nya jika aku tidak pernah ingin mencelakai Rasty, yang membuat kaki Rasty terluka benar-benar bukan aku"


Seketika air mata Violet tumpah, laki-laki yang dia sukai itu berubah begitu dingin pada nya setelah insiden di gelanggang ice skating malam tadi, dia benar-benar bersumpah tidak melakukan nya tapi semua bukti seolah-olah mengarah ke pada diri nya.


Semua anggota lain jelas punya alibi tapi dia sama sekali tidak punya alibi untuk menghindar dari sebuah kecurigaan besar soal kecelakaan yang menimpa Rasty.


"Aku akan mencari bukti nya"


Setelah itu Violet secepat kilat berusaha untuk kembali ke gelanggang ice skating, mencari bukti yang bisa membuat Ghanem percaya pada nya.

__ADS_1


Tapi siapa sangka dimulai malam itu seluruh nasib mereka ber empat berubah total 180°.


Jika dia tidak salah mengingat seluruh bukti hari itu ada di satu tempat yang dia tanam kan bersama Rasty di satu sisi bangunan, dan bukti itu tertanam bersamaan dengan bukti lainnya yang bisa membawa beberapa orang terseret bersama dalam kasus kematian Daddy Ghanem dan Karan malam itu.


Ciittttttttt


Seketika Violet mengerem mendadak mobilnya, dia ingat sekarang kenapa dia dan Rasty bisa seling melupakan.


Oh god.


Seketika Violet tercekat, dia berteriak kencang didalam mobilnya sambil menangis histeris.


"Akhhhhhhhhhh"


Violet yakin kala itu Rasty jauh lebih tertekan dan terluka dari pada dirinya.


Dengan tangan gemetaran violet mencoba mencari handphone nya, dia berusaha untuk menghubungi seseorang.


Saat panggilan nya tersambung dengan seseorang, secepat kilat Violet berkata.


"Halo... ini aku"


Ucap Violet cepat.


"Mari bicara 4 mata, ini soal malam tragedi 5 tahun yang lalu di gedung Hurairah company"


Setelah berkata begitu Violet langsung menutup panggilan nya.

__ADS_1


__ADS_2