Satu Atap Tanpa Cinta

Satu Atap Tanpa Cinta
Satu-satunya juru kunci


__ADS_3

Rumah sakit xxxxxxx


Jakarta


Ghanem melangkah kan kaki nya pelan ke arah satu ruangan VVIP room rumah sakit xxxxxxx untuk mengunjungi seseorang disana sesuai dengan instruksi Karan.


Ketika sampai di sebuah ruangan laki-laki itu mulai memutar handle pintu nya, mencoba melangkah masuk Secara Perlahan kedalam sana.


Tampak sebuah tubuh tergeletak kaki di atas kasur rumah sakit yang mendominasi berwarna putih tersebut, seorang laki-laki paruh baya yang dimana tubuh nya dipasangi berbagai selang di tubuhnya.


Suara monitor pengontrol terus mengeluarkan suara nya Dengan teratur tepat disisi kanan laki-laki paruh baya lebih itu, Ghanem secara perlahan duduk disamping laki-laki itu.


"Paman baik-baik saja?"


Ghanem bertanya pelan ke arah laki-laki itu.


Dia tahu laki-laki itu tidak mungkin menjawab nya, sudah bertahun-tahun kondisi nya seperti ini setelah tragedi malam itu.


Rasty sama sekali tidak tahu soal kondisi Daddy nya, yang perempuan itu tahu Daddy nya baik-baik saja, berada di luar negeri bersama Paman bungsunya.


Mereka tidak mungkin mengatakan Daddy nya koma, setelah perempuan itu kehilangan Mommy nya, tidak tahu bagaimana hancur nya Rasty setelah kehilangan Mommy nya di tragedi masa lalu, kehilangan masa depan nya bahkan harus mengetahui soal kenyataan tentang Daddy nya.

__ADS_1


Mereka yakin Rasty tidak akan kuat menghadapi semuanya, karena itu dia dan Karan lebih memilih tutup mulut soal Daddy Rasty.


Apalagi ada satu kecurigaan besar yang terjadi dimalam itu, yang belum bisa mereka pecahkan hingga hari ini, satu-satunya orang yang bisa memberikan jawaban atas kejadian malam itu hanya Daddy Rasty, tapi laki-laki itu masih nyaman dengan tidur panjang nya hingga hari ini.


"Apakah paman masih nyaman tertidur pulas? hari ini Rasti akan mengikuti kontes pertama nya dalam permainan violin"


Ucap Karan sambil menyentuh tangan laki-laki itu.


"Dia bilang jika paman pulang baru akan kembali bermain ice skating, dia butuh istirahat sejenak dari ice skating nya"


Ghanem memejamkan bola matanya sejenak, dia tahu ini kebohongan, Rasty mungkin tidak akan bisa lagi bermain skating dalam seumur hidup nya.


"Jangan khawatirkan soal Rasty, ada kami yang terus menggenggam tangan nya"


Ghanem Tampak menghela kasar nafasnya, dia mengusap wajah nya untuk beberapa waktu.


"Bangunlah paman, kami ingin tahu siapa lagi yang sebenarnya yang terlibat di masa lalu? selain melihat tuan Stevanus muda, kami melihat violet dan mama nya juga disana, kami ingin tahu apa mungkin dua orang itu terlibat pada malam tragedi itu"


"Aku ingin tahu, apa kematian Daddy kami benar-benar ada campur tangan papa Violet, dan aku ingin tahu apa violet terlibat dalam tragedi berdarah yang menyebabkan Rasty kehilangan cita-cita nya"


"Sebab saat pertandingan turnamen di Jepang, mama violet menyingkirkan Rasty dengan cara yang keji agar violet bisa masuk menjadi pemain tunggal didalam perlombaan nya"

__ADS_1


"Karena itu kecurigaan ku dan Karan bertumpu pada mereka atas tragedi Rasty malam itu"


"Bangunlah paman, ini semua menjadi teka-teki panjang dibarisan paling depan kehidupan kami semua, kasus masa lalu masih ditekan seolah-olah kematian Daddy kami Rasty pelakunya dan paman"


"Kakek mempercayai nya, tapi Mommy dan bibi kedua bersikeras berkata paman tidak terlibat, karena malam itu mereka berkata paman bersama mereka dan seseorang menghubungi paman, meminta paman kembali ke lokasi kejadian 20 menit sebelum tragedi berdarah pecah"


"Kami ingin tahu siapa yang menghubungi paman malam itu, sebab seluruh riwayat obrolan di handphone paman telah di manipulasi oleh seseorang"


Ghanem menutup wajahnya dengan kedua belah tangannya, kemudian kedua telapak tangan itu mengusap kasar wajah nya untuk beberapa waktu, lantas Ghanem meletakkan telapak tangan itu di antara kedua belah hidung nya.


Sepersekian detik kemudian tiba-tiba layar monitor pengatur Detak jantung laki-laki paruh baya itu bergerak tidak beraturan dan mengeluarkan suara kacau yang memekakkan telinga.


"No..."


Seketika Ghanem panik, secepat kilat dia menekan tombol darurat yang da di tepi ranjang.


"No.. paman jangan lakukan ini"


Dalam Hitungan detik beberapa dokter menyerbu masuk kedalam ruangan itu, alat bantu kejut jantung terus dilesatkan ke arah Daddy Rasty.


Tidak paman.... jangan lakukan ini, ada banyak sekali teka-teki yang belum terpecahkan, jangan pergi sebelum paman membersihkan nama baik Rasty dan paman sendiri di keluarga Hurairah.

__ADS_1


jangan buat Rasty semakin menderita, jangan buat Karan ikut menderita, ada violet dan ayah nya yang ikut terseret didalam kasus kematian Daddy kami, jangan pergi sebelum paman menjelaskan siapa yang menghubungi paman malam itu.


__ADS_2