Satu Atap Tanpa Cinta

Satu Atap Tanpa Cinta
Istri penakut


__ADS_3

Pada akhirnya setelah memastikan ghanem telah masuk ke dalam kamar mandi, violet buru-buru membenahi bantal tidur nya di sana dan menarik selimutnya.


Dia pikir pertahanan terbaik agar tidak melihat wajah ghanem lagi dengan cara tertidur lebih dulu.


tidak kenapa-napa saat menatap dan melihat wajah Ghanem otaknya menjadi tidak berfungsi dengan baik, jadi untuk menghindari pemikiran-pemikiran aneh di dalam kepalanya sebaiknya dia berpikir untuk tidur lebih dulu.


Dan pada akhirnya seperti harapan violet dia benar-benar terlelap dalam tidurnya untuk waktu yang cukup lama.


Saat Ghanem keluar dari pintu kamar mandi, laki-laki itu hanya menggunakan handuk mandi mendominasi berwarna putih yang menutupi pinggang hingga ke paha nya, Ghanem fikir tidak terlihat tanda-tanda kehidupan didalam kamar nya.


Seketika dia mengembangkan senyuman nya.


Bisa dia lihat Violet telah meringkuk di balik selimut mendominasi berwarna abu-abu tersebut.


Secara perlahan mencoba membuka selimut tersebut, mencoba memastikan sang istri terlelap atau belum di dalam sana dan Sesuai dugaan nya, gadis itu benar-benar telah terlelap dalam tidurnya.


pada akhirnya Ghanem membenahi posisi selimut dan memperbaiki posisi Violet secara perlahan, setelah memastikan Violet mendapatkan posisi terbaik nya, Ghanem secepat kilat berjalan menuju ke arah walk in closed.


Mencari pakaian nya dan mulai mengganti pakaian nya satu persatu.


Laki-laki itu mulai naik ke atas kasur mereka, seperti biasa Ghanem akan tidur di waktu yang begitu larut dan selagi menunggu rasa kantuk nya datang laki-laki itu biasa nya lebih memilih menghabiskan waktunya untuk menonton film kesukaan nya.


Laki-laki itu tampak terlalu fokus pada tontonan nya, tidak begitu memperdulikan sekeliling nya, bahkan dia fikir Violet tidak mungkin terganggu dengan suara tontonan nya.

__ADS_1


Tapi siapa sangka ditengah tontonannya violet tiba-tiba terjaga oleh suara berisik berita televisi yang ditonton oleh Ghanem.


gadis itu menggeliat sejenak lantas menguap untuk beberapa waktu, kemudian Violet mencoba mengintip dari balik selimut nya apa yang terjadi.


Sambil berusaha membiasakan bola matanya suara bersin yang ada di depannya, dia fikir laki-laki itu pasti pernah menonton siaran televisi, laki-laki itu mungkin tengah menonton acara sepak bola atau acara lainnya yang disukai laki-laki.


Tapi sejenak Violet membulatkan bola matanya saat dia sadar tontonan apa yang Ghanem tengah saksikan saat ini.


Ommo...!!


Violet jelas terkejut.


Laki-laki itu penyuka film horor.


Apa tidak salah? dia benar-benar ingin mencari mati!.


Dia jelas tidak menyukainya baginya tontonan seperti itu sama persis seperti dia tenggelam di dalam ruangan sempit yang membuat dia menjadi takut dan mulai menggila.


"Tidak bisakah kamu mengganti tontonannya?"


Violet bicara dengan cepat, suaranya terdengar seperti seseorang yang sedang menyatakan protes berat.


"Ya?"

__ADS_1


Ghanem seketika menoleh dan terkejut saat sadar gadis itu ternyata telah terbangun dari tidurnya.


Alih-alih menjawab ucapan Violet, laki-laki itu malah berkata.


"Kamu sudah bangun?"


Tanya ghanem sambil melirik ke arah jam di dinding kamarnya.


Dia fikir ini belum lewat tengah malam.


Violet tampak mengerut kan bibirnya saat Ghanem tidak mempedulikan protesan nya, suara horor di hadapannya jelas mengganggu telinga nya saat ini.


"Aku terbangun karena tontonan berhantu,bisa kah aku minta dimatikan tontonan nya?"


Tanya violet sekali lagi.


Ghanem terlihat mengerutkan keningnya.


"Ahhh tontonan ini mengganggu? aku baru tahu istri ku seorang penakut"


Setelah berjalan begitu Ghanem terlihat terkekeh geli.


Saat melihat ekspresi Ghanem jelas saja membuat Violet kesal setengah mati.

__ADS_1


"Aku tidak takut sama sekali"


Protes gadis itu cepat.


__ADS_2