Satu Atap Tanpa Cinta

Satu Atap Tanpa Cinta
Para penerus Hurairah


__ADS_3

Setelah ke lahiran putra ke dua


Ghanem dan Violet


Mansion utama


Ghanem Hurairah


Rasty menatap bayi mungil yang ada dihadapan nya itu secara perlahan, bola mata nya Tampak berkaca-kaca saat Ghanem secara perlahan memberikan bayi mungil itu yang awalnya berada di pelukan Violet menuju ke pelukan dirinya.


Rasty tahu ini pasti keputusan paling berat yang di ambil oleh Violet dan Ghanem, tapi mereka berkata Benar-benar rela dan ikhlas memberikan putra ke dua mereka kepada Rasty dan Karan.


Violet sengaja memutuskan menyerahkan bayi mungil itu di hari pertama kelahiran nya, membiarkan Rasty langsung membawa nya.


Dia takut jika berlama-lama Violet menjadi tidak rela memberikan putra ke dua mereka kepada Rasty dan Karan.


Sebab sejatinya hati ibu tetaplah rapuh, semakin lama melihat buah hati nya apalagi hingga menyusui nya pada akhirnya dia takut tidak akan merelakan buah hati nya pergi meskipun dibawa oleh keluarga sendiri.


Oleh Karena itu sejak semalam jelang kelahiran Rasty dan Karan sudah standby di kediaman mereka untuk mengambil buah hati Violet dan Ghanem begitu dilahirkan.


"Maafkan aku dan terima kasih banyak"


Hanya Kalimat itu yang bisa Rasty ucapkan pada Violet hari itu.


Kemudian dia membawa bayi mungil itu menuju kediaman Mereka.


Violet jelas cukup bersedih hati tapi untungnya ada Abraham yang selalu dengan setia menemani diri nya.


Bocah kecil itu beberapa kali sempat bertanya di mana adik nya, Violet hanya berkata semua akan baik-baik saja.


Hingga akhirnya dua tahun kemudian Violet kembali mendapatkan kesempatan untuk hamil kembali.

__ADS_1


"Dia seorang putri"


Saat dokter berkata begitu Ghanem jelas mengembangkan senyuman nya.


"Putri pertama keluarga Hurairah"


Bisik sang suami dibalik telinga istri nya.


"Bukankah itu artinya keluarga kita menjadi begitu lengkap?"


Ucap wanita itu sambil mengembangkan senyuman nya.


"Tidak ingin berkunjung ke rumah Karan?"


Tanya Ghanem pelan kemudian.


"Aku hanya ingin menghabiskan waktu untuk bermain dengan frederic"


Cukup lama hingga akhirnya Sang istri pada akhirnya mengangguk kan pelan kepalanya.


Meskipun Rasty dan Karan pada akhirnya menjadi orang tua dari putra kedua mereka, Karan nyaris tidak pernah absen untuk melihat perkembangan putra nya dan sesekali mengunjungi nya di kala akhir pekan.


Anak itu benar-benar tumbuh Dengan begitu sempurna, baik dan sehat.


Bahkan Ghanem sesekali membawa Frederick bersama Abraham untuk melewati liburan dan bermain sepak bola bersama.


Sesuai perjanjian awal mereka, tidak pernah ada yang membuka mulut mereka soal kenyataan siapa orang tua kandung Frederick hingga anak itu mengerti sendiri pada satu hari nanti.


Dan Rasty juga Karan benar-benar merawat putra mereka dengan begitu baik.


Lalu 15 Tahun setelah kelahiran putra ke dua Violet, Dimana usia Abrahim kala itu 24 tahun dan telah menikah dengan gadis pilihan nya,

__ADS_1


Violet kembali diberikan rejeki oleh Allah.


"Oh god"


Ghanem jelas terkejut mendapati benda pipih putih ditangan sang istri nya itu menampakkan dua garis merah nya disana.


"Ini benar-benar luar biasa"


Ucap laki-laki itu penuh kebahagiaan.


Mereka kembali di karuniai seorang putra dengan kelahiran yang bertepatan dengan kelahiran putra Abraham.


Begitu Abraham memberikan nama putra nya Ibra De Lucas, maka Ghanem dan Violet memberikan nama putra bungsu mereka Ibrahim Hurairah


******


Catatan \=


Ibrahim Hurairah adalah Putra bungsu Ghanem dan Violet yang tidak lain adalah Daddy Ramira di kisah PUTRI PERAWAN MILIK DADDY season 1 dan 2.




Dilanjutkan dengan sequel penutup di


OH YES MY HOT UNCLE "putri perawan milik Daddy 3" Kisah sudah TAMAT.



Kisah Ibrahim akan ada sequel nya sendiri (Masih dalam proses yah makkk)

__ADS_1


Nanti author akan buatkan


__ADS_2