
Belum siap kehilangan lagu yang mampu meluruhkan segala rasa. Yang sukses membuat semua pendengarnya akan merasakan sedih yang teramat dalam.
Khususnya saat dilanda kesedihan, putus cinta, suka sama seseorang tapi cintanya tidak terbalas, atau mengenang orang yang dicintai sudah tak lagi bernyawa.
Orang terkadang benci dengan manusia yang gampang baper atau ketika terluka terus meratapinya. Bukan benci memusuhi tapi benci karena kenapa harus meratapi sesedih itu?
Ah,,,,,pemikiran orang berbeda-beda begitupun dengan rasa yang mereka punya dengan rasa yang kita punya. Pantas kalau kita sedih melihat orang yang dikasih terluka ataupun sudah tidak lagi di bumi ini.
Menangis, semua orang pasti akan menangis, meraung sepanjang hari. Sepintas mungkin bisa kuat tetapi apa mereka tahu yang sebenarnya. Seribu satu manusia kuat dan tegar menghadapi ujian yang paling semua orang tidak suka.
Tidak ada manusia dimuka bumi ini yang luput dari sebuah takdir. Luput dari catatan besar dan merah. Dimanapun itu takdir selalu ada, hanya saja kapan, dan dimana tempatnya. Hanya takdir lah yang tahu semuanya terjadi.
__ADS_1
Waktu tidak bisa menghentikan ataupun memperlambatnya. Detik pun hanya bisa berputar bahkan semakin cepat. Semuanya sudah diatur dan sudah di cap dalam sebuah takdir hidup.
Sungguh, semuanya akan terlihat begitu cepat. Sepersekian detik kebahagiaan akan berganti tangis. Disini, siapapun akan susah untuk ikhlas dan melupakan seseorang yang disayangi.
Ketegaran hanya ada di luar hati tapi tidak untuk sebuah hati. Sulit untuk melakukannya. Senyum pasti tapi dalam senyum itu kita tidak tahu. Senyum tegar dengan senyum kuat hanya berbeda sangat tipis. Kuat belum tentu bisa tegar.ย
Di dunia ini tidak ada yang baik-baik saja ketika berada di posisi itu. Waktu yang mungkin menjadi perbedaannya. Ketika bersedih mungkin beberapa orang berusaha untuk "ok! Aku baik-baik saja. Aku ikhlas, aku kuat."ย
Dimana banyak cerita yang masih belum genap tertulis rapi. Belum genap untuk dijadikan sebuah cerita atau kisah yang akan ditunjukkan pada keturunan. Apa yang harus dilakukan untuk tulisan itu agar menjadi cerita indah.
Jangan pernah menyalahkan keadaan yang menjadikan gelap. Bukan keadaan yang salah, juga bukan takdir. Semuanya sudah ada dalam setiap manusia yang memiliki kehidupan.
__ADS_1
Tiga minggu sudah Vey berada di kamar dingin itu. Bising dengan bunyian yang ditimbulkan oleh mesin medis. Cukup berat untuk Vey meminta kepada dokter agar bisa menunggu di dalam.
Dengan berpakaian jubah hijau dan topi plastik putih. Vey menatap juga meraba wajah yang selalu memberikan senyum tampannya. Sungguh, Vey ingin menyalahkan takdirnya kalau itu diperbolehkan.
Dinding kaca menjadi saksi perjuangan Vey selama tiga minggu ini. Tidak makan, tidak minum, tidak keluar dari tempat. Air matanya sudah kering untuk menangis. Tinggalah tatapan kosong yang selalu berusaha untuk tetap tegar.
Queen sang adik ipar merasa sakit melihat calon kakaknya seperti patung. Mengusap dan sesekali menelungkupkan kepalanya di tepian ranjang sang kakak.
"Kenapa kak Vano harus bertemu dengan Monik?" gumamnya. Wildan hanya menengok sekilas dan menatap kedalam lagi.
Pikirannya melayang dimana posisi itu tidak ingin Wildan lihat kembali. Sejauh ini Wildan berusaha untuk merelakan Vey dengan Wildan. Namun tidak dalam hal satu ini. Melihat Vey terpuruk dan menyedihkan seperti ini lagi.
__ADS_1
Wildan jelas merasa sangat sakit dimana dirinya tidak bisa berbuat lebih. Sebagai seorang sahabat wajar jika Wildan sedih melihat kedua sahabatnya berjuang dalam keadaan yang berbeda.