
πΆπΆ
Pagi telah pergi
Mentari tak bersinar lagi
Suara alrm dihp Vey sudah bernyanyi ria untuk membangunkan sang putri dari tidur panjangnya.Waktu masih menunjukkan pukul 05.00 dini hari,Vey bergegas mengambil hp dibawah bantalnya.Dan, Vey bergegas duduk dari ranjang dan mengumpulkan myawamya yang masih ada dialam mimpinya.
Meregangkan otot otot tubuh yang seharian penuh tertidur dengan banyak tingkahππ.
Kebayangkan tempat tidurnya kek apa teman temanβΊβΊβΊβΊ.
"Hem,,,,,masyaalloh,"terkejut melihat tempat tidurnya kayak kandang ayamπππ.
"Ternyata,aku tidur sampai kayak gini banget ya alloh!"gumam, Vey berdiri dan menggeleng gelengkan kepalanya heran sambil senyum senyum sendiri melihat tingkahnya pas tidur.
Setelah merapikam tempat tidurnya yang dirasa seperti kandang ayam itu,Vey bergegas menuju lemari baju mengambil seragam sekolahnya dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandii untuk segera bergegas mandi.Selesai mandi dan berganti baju Vey keluar kamar untuk sarapan pagi.Didapur sang bunda masih menyiapkan sarapan kesukaan Vey dan membuatkan teh untuk sang suami yang sudah habis duluan sebelum pergi,susu coklat untuk putri tersayangnya.
"Selamat pagi"seraya mencium pipi bunda.
"Pagi juga sayang,!
__ADS_1
membalas ciuman putri manjanya.
"Papa,mana bun kok gk keliatan."tanda Vey.
"Papa sudah berangkat sayang,pagi pagi tadi!"
"Oh,,,,!"sadar sang Papa seorang pengabdi negara jadi kapan pun itu harus siap.
Sesudah sarapan Vey bergegas pamit kepada bunda dan mbg asri yang sedang mencuci piring piring kotor,dan melipir berlari keluar.Vey memilih untuk jalan kaki menuju sekolah,karna dia ingin menghirup udara pagi dengan berjalan santai sesekali melihat hijaunya pepohonan.Sawah sawah yang digenangi air yang sehabis dipanen,membuat udara tambah sejuk.Vey,terus berjalan sambil bernyanyi kecil untuk menemani langkah demi langkah,Vey hampir sampai didepan gerbang sekolah,tapi mata Vey tak sengaja melihat seorang nenek yang membawa jualannya terjatuh dipinggir jalan depan sekolah.Bukan Vey jika mau menolong nenek tua itu.
Vey berlari menghampiri sang nenek yang terduduk lemah dan membantu membereskan dagangannya,untuk dimasukkan kekeranjan belanjaan nenek tersebut.
Dari arah berlawanan Iren dan Tio yang mau memasuki gerbang dengan sepeda ontelnya melihat Vey dan nenek tua itu.Dengan segera Iren dan Tio menghampiri mereka.
"Tadi,nenek ini jatuh,ren."
jawab Vey.
"Mari, nek kami bantu!"sambung tioe membawakan keranjang belanjaan sang nenek.
Didepan sekolah mereka ada warung pinggiran yang biasa jadi tempat tongkrongan tukang ojek ngumpul.
__ADS_1
"Nenek dari mana,dan mau kemana?".tanya Vey kasian.
"Nenek dari belanja nak,tiba tiba saja nenek tidak seimbang dan jatuh,tapi untung ada anak cantik ini!".tersenyum sambil membelai rambut Vey.
"Nenek sudah sarapan!".tanya Iren.
"Sudah nak,"tersenyum menghadap Iren,dan dibalas senyum juga oleh Iren.
"Tapi kenapa nenek bisa sampai jatuh?".sambung Tio.
"Mungkin belanjaan nenek yang kebanyakan nak,jadi nenek gk imbang!".tersenyum kembali.
Vey masuk warung untuk membelikan teh hangat dan sedikit makanan untuk dibawa pulang sang nenek.kemudian, Vey keluar dengan membawa dua bungkus nasi dan satu teh,Vey,menyerahkan kantong plastik itu untuk diberikan kepada nenek tua itu.Sempat ditolak oleh sang nenek,tapi Iren,Tio dan Vey memaksa dengan alasan bisa dimakan dirumah bersama dengan cucu atau anak nenek tersebut.Kemudian, Vey memberhentikan angkutan umum untuk sang nenek naiki.Seperginya nenek tersebut mereka berjalan bersama menuju gerbang sekolah karna sudah waktunya mereka untuk masuk kelas.
Vey menunggu Iren dan Tio didepan parkiran sepeda untuk meletakkan sepedanya.Dengan jalan santai dan penuh senyum, Vey, menyapa teman ataupun kakak kelas yang masih berada didepan kelas masing masing.Iren berbelok menuju kelasnya dan melambaikan tangannya kepada Vey dan Tio,dan dibalas Oleh mereka.Mereka melanjutkan menuju kelas mereka yang diujung dengan keheningan.
Gak suka tutup mataπππ
Tidak menerima komen yang terlalu sakit ditelinga π π
kasih LIKE dan SARAN yach sayang sayangkuπππ,,,,,,
__ADS_1
NOTES:PERTOLONGAN SEKECIL APAPUN ITU PASTI AKAN SANGAT BERKESAN. JIKA DILAKUKAN DENGAN KETULUSAN DAN KEIKHLASAN HATI.ππππ