
"Non, di kotak sebelah kanan ada kotak bekal makanan untuk non. Menu makanan yang sama dengan rasa yang masih sama. Nanti siang jangan lupa makan, saya permisi."
"Iya"
Jesslyn gugup, hatinya mendesir masih mendapat perhatian Dodo yang begitu memabukkan.
Segera Jesslyn mengecek apa yang dikatakan Dodo barusan. Benar, kotak makan berwarna hijau muda di temukan sudah seperti harta Karun.
Gila, gini amat ya rasanya jatuh cinta.
Berhasil sudah misi Dodo pagi ini, dan semesta pun mendukungnya dengan kepergian Bram ke proyek baru. Walau sempat diam tak bergeming, dengan keluarnya Jesslyn dari ruangan, Bram pun mengikuti.
Tring... notif pemberitahuan pesan masuk.
Jesslyn semakin gusar, ketika mendapati Dodo mengirimkan uang nafkah padanya. Uang yang setiap bulannya selalu di berikan di tanggal yang sama. Dodo tidak lupa dan tidak akan pernah lupa dengan kewajiban.
Seketika Jesslyn merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia ini. pipinya memanas.
..........
Tidak ada sebab tanpa akibat, tidak ada akibat tanpa pertangggung jawaban. Istilah yang cocok untuk menggambarkan apa yang menimpa Erma.
Harta memang salah satu godaan yang mutlak. Barang siapa yang tahan dan berhasil mensyukuri apa yang punya, bersyukurlah ia hidup dengan damai.
Jika tidak tahan, dan terjerumus dalam cara yang kotor. maka bersiaplah dia untuk menerima kehancuran.
Hancur sudah rumah tangga Erma dan Chandra.
__ADS_1
"Er, kenapa anak bapak jadi kaya begini?" ayah Erma menangisi nasib putrinya dalam kunjungan. Dia bersama Chandra.
"Hiks..hiks.. pak maafkan saya ya pak. Bapak jangan marah."
"Memang tamparan bapak waktu itu belum cukup buat menyadarkan kamu Erma !" tegas ayah Erma.
Erma makin tersendu.
"Saya saat itu takut pak, takut sekali.."
"Apa yang kamu takutkan nak?"
Erma pada akhirnya bercerita tentang kisah kelam yang selama ini dia tutupi. Dari sorot matanya Erma kali ini berbicara jujur, terlebih ayah Erma adalah sosok tegas yang memberikan rasa segan padanya.
Chandra hanya berdiam diri dengan rasa kecewa. Bagaimana pun, apa yang telah dilakukan Erma tak luput dari kegagalan mendidik istri.
Chandra tidak menyangka, selalu menutupi kesalahan Erma dan memanjakannya malah membuat kehancuran. Dia merasa sangatlah gagal.
Erma memang memanfaatkan Joe, tapi dia tidak mencintainya sama sekali. Cintanya hanya pada Chandra seorang, yang mampu menerima apa adanya.
Bukan karena Joe adalah pria buruk yang tidak bisa di cintai. Tapi Joe kalah telak dalam urusan pengertian wanita, Joe hanya ingin dimengerti.
Tidak menyangka bukan, Joe yang sudah memberikan kehangatan seorang kakak pada adiknya malah sebaliknya dalam cerita Erma.
..........
Hari sudah mulai sore, tidak terasa sudah 24 jam kejadian itu berlalu. Jesslyn pulang ke rumah semasa dia kecil.
__ADS_1
Ayahnya menyambut dengan senyum.
"Sayang, capek ya?"
"Lumayan pah, lumayan capek dan lumayan senang juga."
"Senang?"
"Ya, senang. Akhirnya sudah terealisasi janji Jesslyn pada kak Joe, pada papah juga. Jesslyn pastikan pelakunya akan mendapat hukuman yang setimpal."
"Papah senang dengarnya, kamu memang putri papah yang paling kuat. Tapi, kamu yakin kalau kamu baik-baik aja?"
"Iya, baik-baik aja." jawab Jesslyn yakin.
K**an udah ketemu tadi.
"Yasudah, kalau gitu papah mau bicara sama kamu nanti, setelah kamu sudah membersihkan diri lalu makan."
"Iya pah."
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...
Jangan lupa bahagia