Suamiku Bukan Orang Kaya

Suamiku Bukan Orang Kaya
Ide papah


__ADS_3

"Sayang, bagaimana dengan pernikahanmu?"


Terdengar helaan nafas Jesslyn ketika mendengar pertanyaan ayahnya. Dari raut wajah tampak jelas wanita itu sedang menyembunyikan kegelisahan.


"Maksud papah?"


"Jangan pura-pura tidak tahu nak, pasti kamu sangat tahu apa maksud papah."


Jesslyn masih diam. Ragu, apakah dia harus menceritakan pada sang ayah, yang pernah membuat kecewa dengan lari dari kenyataan.


"Papah tau kamu pernah kecewa, tapi apa tidak ada kesempatan untuk papah memperbaiki? papah mohon jangan lagi memikul beban mu sendirian."


"Nak.."


"Pah, aku takut jika meneruskan pernikahan ini Dodo malah tersakiti."


"Tersakiti karena apa sayang? papah lihat kamu mencintai dia begitupun sebaliknya."


"Huh memangnya papah tau darimana?"


"Papah sudah bilang, papah sedang dalam masa memperbaiki kesalahan papah. jadi tahu apa yang sedang dialami anaknya."


"Nak, hidup ini begitu singkat jika di lewati dengan orang yang salah. papah harap kamu mengerti apa maksudnya. Jadi, biarkanlah dirimu bahagia."


Jesslyn merenung, mencermati kalimat ayahnya barusan. Terbesit di benak rasa ingin berbagi masalah dengan ayahnya, agar bahagia bisa di raih.


"Pah, Jesslyn mau cerita, tapi harus berbisik."


"Lakukanlah nak."


Jesslyn memberitahukan perasaan yang sebenarnya dan ketakutan yang di alami. Ayah Jesslyn tidak menyangka masalahnya akan menjadi rumit. Kasihan sekali putrinya berada di situasi antara kehampaan dan kehancuran.


"Papah punya ide, tapi untuk memberitahukan padamu harus berbisik juga."


Mereka akhirnya saling berbisikan.


...........

__ADS_1


Di dalam kamar.


Rasa rindu itu datang kembali, Jesslyn tidak hentinya memutar bayangan Dodo di dalam pikiran, daripada tersiksa dengan rasa yang tertahan, jesslyn memilih untuk menghubungi Dodo lewat nomor barunya, nomor yang khusus dipersiapkan untuk menghubungi suaminya. Mereka lantas berkirim pesan.


^^^"Do"^^^


"Iya, ini siapa?"


^^^"Terimakasih atas makanannya hari ini. rasanya enak. Sangat enak untuk dikenang."^^^


"Non?"


^^^"Iya do"^^^


"Saya senang dengarnya, syukurlah kalau non suka, besok saya akan bikinkan lagi."


^^^"Iya do, selalu bikinin untukku setiap hari ya. Kalau sampai lupa, kamu akan mendapat hukuman."^^^


"Siap, saya pasti akan selalu mengingatnya."


Bukanya membalas lagi, Jesslyn malah sibuk berguling kesana kemari. Wajahnya sudah merah padam, setelah bertransaksi catering gratis dengan rasa cinta. Uwaaw indahnya.


Sudah tahu kan sekarang, apa konsekuensi jika Dodo sampai lupa. Bos nya itu akan mati kelaparan.


Tring...


Pesan masuk lagi, tapi bukan dari nomor barunya.


Bram memberikan kabar bahwa lusa akan dilakukan sidang. Jesslyn pun menyerahkan semua tugas pada bram, asisten nya itu hanya diperbolehkan menjalani tugas, tidak dengan yang lain.


Matanya beralih kembali pada ponsel satunya, berharap ada pesan jawaban dari my Dodo. Namun apa yang dilakukan adalah sia-sia, karena pesan berakhir di Jesslyn yang tak membalas.


Jesslyn uring-uringan.


Dia pun memiliki ide selanjutnya untuk video call sang suami.


"Iya non, ada apa?"

__ADS_1


"Do, kamu melupakan tugas, tempat tidurku belum kamu periksa keamanannya."


"Oh iya, ya sudah non arahkan kameranya sesuai perintah saya ya non. Pertama coba ke pojok atas tempat tidur."


Benar, Jesslyn memang benar mengarahkan sesuai perintah. Tapi ada yang aneh, wajah Jesslyn selalu ikut dengan kamera.


Dodo dibuat gemas menyadari hal aneh itu, sehingga dia kesulitan untuk memeriksa keamanan karena fokus yang terbagi.


"Non, sepertinya jika seperti ini saya kurang teliti untuk memeriksanya. Coba non bisa tidak buka pintu kamarnya dulu?"


"Ok, tapi emang ada hubungannya sama pintu kamar?"


"Ada non."


Jesslyn melakukan apa yang diperintah, dia membuka pintu dan kemudian menjerit.


Lelaki itu sudah ada di depan kamarnya, dengan penampilan rapi dan wangi, serta rambut yang tertata belah pinggir dengan bumbu senyuman manis mampu membuat Jesslyn terpaku.


"Boleh saya masuk untuk memeriksa?"


*A*aahhh boleh banget.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Warganet: Thor kamar gua juga mau diperiksain dong Ama Dodo.


Author : laah, emang ada curutnya?

__ADS_1


Jangan lupa bahagia.


__ADS_2