Supir Untuk Sang Nyonya

Supir Untuk Sang Nyonya
Bab 74. Usaha Rexy kembali pada Sandra.


__ADS_3

*Marshella POV.


Tante Sandra menimbang akan menerima panggilan telepon itu atau tidak. Dahinya mengernyit seakan bertanya siapakah orang yang menelponnya.


"Halo, siapa ini ya?" Tante Sandra bertanya tanpa basa-basi.


Suara di ujung sana terdengar begitu pelan dan samar. Raut wajah tante berubah kaget.


"Jadi, ini kamu? maksud gue elo Rexy?" panik tanteku itu.


Tante Sandra mengubah panggilan beralih ke pengeras suara, aku bisa mendengar suara om Rexy.


Tante Sandra menyuruh diam melalui telunjuk yang di tempelkan ke bibir.


"Sayang, kamu ada dimana sekarang?" om Rexy bertanya.


"Gue ada di rumah. Emangnya kenapa?"


"Aku masih kangen sama kamu sayang! pliss ya kita ketemu sekarang juga!" pinta om Rexy.


"Gue lagi ada kerjaan di rumah! gak bisa keluar!" bohong tanteku.


"Jangan gitu dong, kalau gitu aku kesana ya? biar aku temenin kamu ngerjain kerjaan kamu!" tawar om Rexy.


"Pfftttt," tak sengaja aku menahan ketawa.


Ternyata om Rexy bisa tergila-gila dengan tanteku yang norak dan Arrogant ini. Padahal om Rexy model majalah popular di luar negeri. Dia bisa bergonta-ganti perempuan yang dia mau. Tapi, anehnya om Rexy hanya mau melihat tanteku seorang. sungguh diluar dugaan.


"Kalau elo kesini, yang ada kerjaan gue gak selesai tau." Tolak tante.


"Aku kangen sama kamu sayang! nanti malam Dinner Bareng yuk!" ajak om Rexy.


Dari nada suaranya terdengar begitu memelas.


"Maaf, gue gak bisa. Udah dulu ya! bye....!" tante Sandra langsung mematikan panggilannya.


"Dih, tante nih gak sopan ya! kasian om Rexy tau tant!" sungutku.


"Biarin ah, tante masih jengkel dan kesal dengannya." Sahut tanteku.

__ADS_1


Tante Sandra langsung mematikan ponselnya.


Setelah menutup panggilan om Rexy.


"Padahal baru saja tante mau curhat masalah om Rexy. Eh, orangnya telpon malah di cuekin." Gerutuku sebal.


"Kan gue cuma pengen curhat doang Shel, gak lebih kok!" sahut tanteku.


"Terserah lah Tante. Shella mau siap-siap pergi ke kampus nih! sorry ya tante, curhat nya lain kali saja." Usirku halus.


"Elo selalu gitu. Gak bisa jadi temen curhat!" sungut tanteku.


"Laen kali kan bisa tante. Sekarang ini Shella harus bersiap, bentar lagi sohib Shella bakalan jemput tant!" jelas ku.


"Iya deh, tante keluar nih!" tante Sandra meninggalkanku seorang diri di kamar.


Cling.


Suara pesan dari ponsel.


Aku membacanya. Pesan itu dari kedua sohibku. Mereka akan kesini 40 menit lagi. Aku memasukkan laptop dan catatan penting kedalam tas ransel.


...----------------...


*Malik POV.


Setelah selesai mengobrol dengan keluargaku,


Elisa akhirnya menemui ku diruangan ini.


Tanpa banyak bicara dia memberikan sebuah katalog pakaian merek terkenal.


Aku yang tak mengerti akan maksud nya hanya mengernyitkan dahi.


"Ini apa? kenapa kamu kasih ke aku?"


"ini buat mas Mj pilih, ada keluaran terbaru. Sepertinya cocok buat mas Mj pakai kalau kita sedang makan diluar." Gumam Elisa.


Elisa menoleh ke kanan dan kekiri. Mungkin saja dia kuatir pekerja nya melihat kami berdua membicarakan ini.

__ADS_1


"Terserah kamu saja lah yang mana! aku ikut aja pilihanmu itu!"


"Tapi, kalau nanti mas gak suka warnanya gimana?"


"Aku semua warna bisa make kok, bahkan warna pink sekalipun." Cengir ku lebar.


"Ya udah deh, biar Elisa aja yang pilihin. Mas gak usah protes ya!"


Aku hanya mengangguk pasrah. Selama ini memang Elisa yang memilihkanku pakaian-pakaian itu.


Selang beberapa lama, dia mengajakku makan siang di restoran favoritnya.


Mungkin dia sudah lapar. Apalagi dari pagi sampai sekarang tak kulihat dia memakan makanan apapun.


Kami sampai di restoran ini. Tanpa sengaja Elisa ditabraknseseorang yang berjalan dengan arah yang berlawanan.


Bruagh....


"Aw..." Elisa mengeluh.


"Maaf, gue gak sengaja!" ujar pria itu.


"Lain kali hati-hati mas kalau jalan!" seru Elisa.


"Lho, kamu.....kamu kan wanita itu!" ujar pria itu.


Dia menelisik Elisa.


Siapa pria ini? kenapa dia kenal dengan Elisa.


Elisa mengingat pria itu.


"Ah, aku inget sekarang. Jadi kamu itu...."


*


*


*

__ADS_1


Selamat membaca. 🥰🥰


__ADS_2