Tak Kan Kulepas Lagi

Tak Kan Kulepas Lagi
Bukti Cinta


__ADS_3

"Aku mau pulang." Isakan lirih membuat Dirga sedih. Dirga memeluk tubuh Niar namun, Niar terus meronta.


"Jangan peluk aku!" teriak Niar.


Pikiran Dirga menerawang ke masa lalu. Apa seperti ini depresi Niar ketika itu? Dia melihat ada gurat trauma di mata Niar. Trauma akan kesakitan dan ditinggalkan.


"Lepaskan aku, Dirga," teriaknya lagi.


Dirga semakin memeluk erat tubuh Niar, tak terasa air matanya pun menetes.


"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan mu. Sudah cukup lima tahun aku kehilangan mu. Sudah cukup lima tahun aku hidup bagai tak bernyawa, sudah cukup, Niar. Aku ingin bahagia bersamamu, menghabiskan masa tua dengan mu. Biarkan hanya maut yang akan memisahkan kita."


"Aku hanya mencintaimu, sangat mencintaimu." Dirga berucap dengan berderai air mata.


Niar hanya diam dan air matanya terus menetes membasahi pipinya. Egonya masih menguasai hatinya.


"Lepaskan aku, dan kamu boleh menikah dengan dia." Perkataan Niar membuat mata Dirga melebar dengan sempurna.


"Siapa yang kamu maksud, Sayang?"

__ADS_1


Niar melepaskan pelukan Dirga dan menatap Dirga dengan penuh luka. "Aku akan pergi, dan tidak akan menjadi penghalang untuk mu dan juga mantan istrimu." Niar beranjak dari tempat tidur menuju ke lemari menutupi tubuhnya dengan selimut.


Dirga tercengang mendengar ucapan Niar. Pikirannya bergerilya ke sana ke mari.


Apa yang sudah dikatakan Wulan?


Dirga langsung menghampiri Niar yang sudah berganti pakaian. Niar langsung menyambar tas miliknya di atas nakas dan tidak menghiraukan keberadaan Dirga.


"Sayang," panggil Dirga dan berlari ke arahnya.


Niar tak bergeming, langkahnya semakin cepat keluar dari apartment Dirga. Hatinya sangat sakit sungguh sakit.


Dirga terus berlari mengejar Niar, dan Niar sudah masuk ke dalam lift dengan air mata yang telah menetes.


Dirga mengejar Niar menggunakan tangga darurat. Tak dia hiraukan kondisi tubuhnya yang baru saja sembuh pasca kecelakaan kemarin. Yang Dirga pikirkan adalah mengejar Niar.


Niar telah sampai di lantai begitu pun Dirga. Dirga langsung memeluk tubuh Niar dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu Niar.


"Jangan tinggalkan aku, aku gak bisa hidup tanpa kamu," lirih Dirga.

__ADS_1


"Aku harus membuktikan apa lagi supaya kamu percaya, kalo aku cuma sayang sama kamu, cinta sama kamu." Ucapan yang benar-benar tulus dari seorang Dirga Anggara.


Niar tak bergeming, dia terus berusaha melepaskan pelukan Dirga. Terlebih, mereka menjadi tontonan orang-orang yang berlalu lalang.


Dirga pun berlutut di kaki Niar, memeluk kaki Niar dengan eratnya.


"Sayang, tolong percaya sama aku. Apa yang kamu dengar itu belum tentu benar."


"Lima tahun ini aku menutup hatiku untuk wanita mana pun. Karena hanya kamu yang aku cintai. Hanya kamu yang aku sayangi. Jika, kamu menganggap aku berbohong, untuk apa aku masih sendiri hingga sampai saat ini? Apa masih kurang, bukti cintaku kepadamu?"


Langkah semua orang terhenti ketika melihat adegan yang mengharu biru di depan mata mereka. Seperti menonton FTV di dunia nyata.


Kenan hanya mematung di tempatnya. Dia hanya menggelengkan kepala tidak percaya. Atasannya yang terbilang tegas dan dingin ternyata memiliki cinta yang besar untuk seorang wanita yang sudah lima tahun ini pergi dari hidupnya.


Pelukan tangan Dirga perlahan mengendur dan semua orang berteriak ....


****


Semoga feel-nya dapat ya,🤧

__ADS_1


__ADS_2