Tak Kan Kulepas Lagi

Tak Kan Kulepas Lagi
Nyonya Dirga Anggara


__ADS_3

Tiga hari sudah Dirga merawat Niar dan tak menjauh dari Niar. Ketakutan masih membayangi Niar, meskipun Dirga sudah mengatakan bahwa Jicko sudah masuk ke dalam jeruji besi. Dan tidak akan ada yang bisa menyelamatkannya dari kasus hukum.


"Kita ke Jakarta, ya. Kita bertemu dengan orangtua ku. Sekalian bertemu dengan sahabat-sahabat kamu." Wajah Niar berbinar mendengar kata sahabat.


Niar sangat merindukan Bila dan juga Rena. Sudah lima tahun mereka tidak bertemu. Sedangkan dua sahabat Niar yang lain sudah menikah dan dibawa oleh suaminya masing-masing.


"Kamu mau, kan?" Niar mengangguk cepat.


"Hari ini kita konsultasi ke dokter, kalo keadaanmu sudah oke secepatnya kita terbang ke Jakarta."


Dirga dan Niar serta ditemani Kenan menemui seorang dokter yang menangani Niar. Menanyakan bagaimana kondisi Niar sebenarnya. Setelah dokter mengatakan sudah membaik, wajah Dirga pun nampak senang begitu pun Niar.


"Sayang, kita jalan-jalan dulu, yuk. Udah lama gak jalan berdua," ucap Dirga.


"Lah ... saya dianggap apa Bos?" tanya Kenan bingung.


"Sopir." Niar pun tertawa dan memukul bahu Dirga. Genggaman tangan mereka berdua membuat Kenan menggelengkan kepalanya.


Kalo udah jatuh cinta mah lupa sama orang disekeliling. Berasa dunia milik berdua, dan yang lainnya cuma ngontrak.


Dirga dan Niar berjalan-jalan di sebuah mall besar di Kota Malang. Seperti mengenang masa-masa pacaran semasa putih abu-abu.


"Ay, mau itu." Dirga hanya tertawa. Niarnya masih sama seperti yang dulu. Selalu senang dengan permainan japit boneka.


"Beli aja lah, Yang. Jangan main kayak ginian," ucap Dirga karena sudah frustasi. Dari tadi dia tidak mampu memenangkan permainan.


Niar pun tersenyum dan merangkul lengan Dirga. "Ayangku jangan ngambek dong," kata Niar dengan manja.

__ADS_1


"Kamu ya, selalu bisa buat aku luluh," balas Dirga sambil mencubit hidung Niar.


Mereka asyik bermain-main di mall tersebut, nonton serta makan. Hingga kaki Niar sudah lelah dan meminta untuk pulang.


"Cape?" tanya Dirga pada Niar yang sudah membaringkan kepalanya di pundak Dirga.


"Pegel, Ay."


Dirga mengusap lembut kepala Niar dan mengecup ujung kepalanya. Tak dia hiraukan Kenan sedang berdecak kesal dibalik kemudi.


"Mau ke apartment aku atau ke rumah kamu?"


"Aku ingin berendam, Ay."


"Ke apartment aku, ya." Niar pun mengangguk.


Sesampainya di apartment, Dirga menggendong tubuh Niar menuju kamarnya. Nampak terlihat jelas Niar sudah kelelahan.


Dirga meletakkan tubuh Niar di atas tempat tidur berukuran king size miliknya. Menyelimutinya dengan selimut tebal. Tak lupa mencopot sepatu yang dia gunakan.


Dirga membawa Kenan ke ruang kerjanya. "Pesankan tiket pesawat untukku dan Niar. Kita akan ke Jakarta." Kenan pun mengangguk dan mulutnya menguap bertanda dia telah mengantuk.


Setelah membersihkan diri, Dirga berbaring di samping Niar. Dikecupnya kening dan bibir Niar.


"Bukannya aku tidak bernafsu jika, tidur bersama kamu. Hanya saja cintaku lebih besar dibanding dengan nafsuku. Aku akan menjagamu, hingga aku yang berhak membuka segel kesucianmu."


Pagi menjelang, Dirga sudah rapi dengan pakaiannya. Namun. Niar baru bangun dari tidurnya.

__ADS_1


"Kamu mau ke mana, Ay?" tanya Niar heran.


"Kita ke Jakarta, Sayang."


"Jakarta? Hari ini?"


Dirga mengangguk pelan. "Tapi, aku belum menyiapkan apa-apa, Ay." Niar mulai panik.


Dirga menyerahkan beberapa paper bag kepada Niar. "Ini apa Ay?" Di dalam paper bag itu ada baju, tas, sepatu, jam tangan, dan juga dompet yang sudah diisi kartu dan juga uang.


"Itu buat kamu, Sayang. Sebentar lagi kamu akan jadi Nyonya Dirga Anggara. Jadi, penampilanmu harus luar biasa." Niar pun tertawa dan memeluk tubuh Dirga dengan eratnya.


"Makasih ya, Ay."


Cup.


Kecupan hangat mendarat di bibir Dirga. Tanpa melewatkan kesempatan, Dirga menarik dagu Niar dan menciumnya lebih dalam lagi. Hingga kecupan mereka berubah menjadi ciuman panas di pagi hari.


"Astaga ... mata gua ternoda ...."


****


2 bab dulu ya ..


Jangan lupa like dan komen, terbit langsung baca ya jangan ditimbun.


Lope you 😘

__ADS_1


Happy reading ..


__ADS_2